Ibu Asal Abang Karangasem Dinyatakan Terpapar Virus Corona Usai Melahirkan

Ket foto. Tim medis mendatangi keluarga NKS asal Abang, Karangasem
Ket foto. Tim medis mendatangi keluarga NKS asal Abang, Karangasem

KARANGASEM, balipuspanews.com-

Terpisah dengan si buah hati yang baru saja dilahirkan tentu saja menjadi hal yang sangat berat untuk dijalani bagi seorang ibu.

Kondisi ini dialami oleh seorang ibu berinisial NKS,35, yang berasal dari salah satu dusun di Desa Abang, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem.

Ia dinyatakan terpapar virus asal Wuhan tersebut setelah hasil swab – test yang kedua kalinya keluar pada 16 November 2020 lalu.

Padahal sebelumnya saat menjalani Swab – test untuk yang pertama pada tanggal 14 November 2020, istri dari Made S itu dinyatakan negatif sehingga tim medis ditempatnya bersalin bisa langsung melakukan tindakan oprasi.

“ Awalnya sebelum proses persalinan, istri saya dites Rapid dan ternyata hasilnya reaktif kemudian langsung diswab hasilnya negatif sehingga bisa langsung dilakukan operasi caesar,” tutur Made S.

Setelah melewati proses persalinan yang cukup mendebarkan, akhirnya tim medis yang menangani proses persalinan tersebut memberi kabar bahwa proses persalinan berjalan lancar dan telah lahir dengan selamat seorang bayi laki – laki berat 3,3 kilogram dengan panjang 50 cm sehat dan normal.

Atas kelahiran anak keduanya tersebut tentu saja kebahagiaan pasangan yang telah dikaruniai dua orang anak tersebut menjadi semangkin lengkap lantaran anak pertama mereka seorang perempuan dan kini mendapatkan seorang putra.

Namun hanya berselang sehari setelah melahirkan, rasa bahagia tersebut harus bercampur rasa cemas lantaran sang ibu mendapatkan kabar bahwa hasil Swab – tes keduanya telah keluar dan dinyatakan positif.

Mendengar kabar itu, Ibu muda tersebut sontak kaget bukan kepala, perasaannyapun bercampur aduk memikirkan keadaan buah hatinya jika harus terpisah dengannya.

“Saya mendapat telpon bahwa hasil Swab kedua saya hasilnya positif, saat itu saya terkejut dan langsung panik memikirkan anak saya yang baru lahir,” kata Ketut Sari.

Pasca dinyatakan positif corona, Perbekel Desa Abang, I Nyoman Sutirtayana bersama tim Puskesmas Abang 1 dan Satgas Desa Abang pagi ini, Kamis (19/11/2020) turun melakukan tracing kontak erat.

Mengacu hasil Swab yang kedua tersebut, Ketut Sari harus menjalani isolasi atau dikarantina. Selain NKS, Satgas dan Tim Kesehatan menyarankan agar sekeluarga melakukan karantina mandiri.

“ Suami, mertua dan bayinya karena termasuk kontak erat kita sarankan untuk lanjut melakukan Swab – test di Puskesmas Abang I demi memastikan apakah terpapar atau tidak,” kata Sutirtayana.

Ia juga mengatakan, selaku ketua satgas covid 19 Desa Abang pihaknya juga langsung mengusulkan bantuan untuk keluarga yang menjalani Karantina ke Dinas Sosial Kabupaten Karangasem

Sementara karena kondisi memiliki bayi yang baru berusia 5 hari dan terpisah dengan ibunya tentunya membutuhkan susu formula sebagai pengganti asi. Melihat kondisi keluarga yang kurang mampu, pihak Perbekel bersama perangkat Desa juga akan nyumbang untuk membantu kebutuhan si bayi.

Untuk diketahui, sejauh ini dengan kembali dinyatakan positif Covid-19, total warga Desa Abang yang terpapar virus corona berjumlah 9 orang dimana 7 orang diantaranya telah dinyatakan sehat, satu orang meninggal dan satu orang masih dikarantina mandiri.

Sutirtayana berharap, khususnya kepada warga Desa Abang agar selalau disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan dengan 3M (menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan) agar terhindar dari virus corona.

PENULIS : Gede Suartawan

EDITOR : Oka