sewa motor matic murah dibali

SINGARAJA, balipuspanews.com — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke – 74, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja mengadakan sosialisasi penyebaran informasi kepada masyarakat khususnya di bidang keimigrasian mengenai aplikasi pendaftaran paspor online dan upaya pencegahan tindak pidana perdagangan orang.

Nah, sosialisasi ini didasari pada Undang – Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang keimigrasian Pasal 89 ayat 2 huruf c (memberikan penyuluhan hukum kepada masyarakat bahwa perbuatan perdagangan orang dan penyelundupan manusia merupak tindak pidana agar orang tidak menjadi korban).

Kegiatan sosialisasi ini diadakan di tiga sekolah pariwisata antara lain, PPLP Mapindo Singaraja tanggal 05 Agustus 2019, Hotel and Cruise International (HI) Singaraja tanggal 9 Agustus 2019 dan World Training Center (WTC) Karangasem tanggal 14 Agustus 2019 dengan jumlah peserta 160 siswa.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja, I Gusti Agung (IGA) Komang Artawan mengatakan, tujuan sosialisasi tak lain untuk memberikan pengetahuan tentang dampak dan akibat dari perdagangan orang, yaitu para korban TPPO diperjualbelikan untuk dieksploitasi tenaga atas dasar paksaan, perbudakan seks, kekerasan fisik dan perdagangan organ tubuh dan sebagainya.

Imbuh IGA Artawan, dalam sosialisasi keimigrasian juga dijelaskan bahwa saat ini Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja telah menetapkan aplikasi pendaftaran paspor online (APAPO) yang dapat diunduh pada playstore pada gadget android.

“Segala jenis handphone android, AppsStore pada iphone juga bisa memberikan kemudahan dalam pelayanan kepada masyarakat dalam hal pendaftaran permohonan paspor dengan menentukan jadwal seperti tanggal, hari dan jam kedatangan. Semua itu agar terhindar dari antrian yang padat dengan membawa persyaratan permohonan paspor (KTP, KK, Akte lahir/Ijazah/Surat Nikah),” singkatnya.