Imingi Korbannya Bisa Jadi PNS, Oknum Polisi Dijuk

Tersangka penipuan PNS yang salah satunya oknum polisi tertunduk malu dihadapan pers
Tersangka penipuan PNS yang salah satunya oknum polisi tertunduk malu dihadapan pers

BULELENG, balipuspanews.com – Nasib apes dialami seorang warga bernama Ketut Rentika asal Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar. Pasalnya Ia terkena tipu oleh dua tersangka yakni Made M,60, dan Wayan PY,48, dengan modus bisa meloloskan anaknya menjadi Pegawai Negeri Sipil di lingkup Kabupaten Buleleng.

Akan tetapi sangat disayangkan dari kedua tersangka itu salah satunya yakni Wayan PY merupakan oknum anggota polisi yang masih aktif berpangkat Aiptu yang bertugas di salah satu Polsek di Buleleng. Sedangkan Made M merupakan seorang wiraswasta. Akibat dari kasus itu korban mengalami kerugian sekitar Rp. 350 Juta.

Waka Polres Buleleng Kompol Loduwyk Tapilaha dalam rilis pers menyampaikan bahwa kejadian yang menimpa korban ini sudah terjadi sekitar tahun 2013 lalu.

Dimana tersangka Wayan PY bersama rekannya mencoba meyakinkan bahwa anak dari korban Ketut Rentika bisa menjadi seorang PNS di Kabupaten Buleleng.

Korban yang tanpa curiga akhirnya tertarik dengan bujuk rayu tersangka hingga korban bersedia merogoh kocek untuk membayar kepada tersangka sejumlah Rp. 350 juta secara bertahap hingga Agustus 2016.

Akan tetapi harapan besar korban justru tak kunjung terwujud untuk menjadikan anaknya sebagai PNS. Karena tak kunjung ada kabar akhirnya korban melaporkannya ke Polres Buleleng pada 29 September 2020.

“Korban diiming-imingi anaknya akan bisa menjadikan PNS akhirnya korban bersedia mebayar secara bertahap, dengan total uang sekitar 350 juta,” jelasnya.

Setelah menerima laporan itu pihaknya kemudian melakukan penyelidikan dan penyidikan sampai akhirnya berhasil menangkap kedua tersangka yang salah satunya yakni Made M merupakan residivis dengan kasus yang sama. Tersangka Made M dalam kasus ini meraup keuntungan sekitar Rp. 246 juta sedangkan oknum polisi mendapatkan sisanya.

Meski dalam kasus ini salah satu tersangka merupakan anggota aktif Ia menegaskan proses penegakan hukum kepada oknum polisi ini akan ditindak sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Perkara ini kami melakukan penyelidikan tanpa tebang pilih, pastinya kita melakukan semua proses secara professional,” tegasnya.

Namun berbeda dengan yang disampaikan tersangka yakni Made M yang mengaku hanya membantu menyediakan segala sesuatunya agar anak dari korban bisa menjadi PNS.

Namun pihak korban memberikan sejumlah uang, akan tetapi uangnya nanti akan saya kembalikan. Sementara akibat dari perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 378 KUHP Jo Pasal 55 Ayat (1) tentang Penipuan dengan ancaman penjara paling lama 4 tahun.

“Saya tidak ada niat apa. Saya dikasi bertahap. Dan saya akan kembalikan uang itu,” tandasnya.

Penulis : Nyoman Darma

Editor : Oka Suryawan