25.4 C
Denpasar
02/10/2022, 4:44 AM
Opini AndaImplementasi CHSE Sebagai Adaptasi Dampak Pandemi Covid-19 Pada Destinasi Wisata di Indonesia

Implementasi CHSE Sebagai Adaptasi Dampak Pandemi Covid-19 Pada Destinasi Wisata di Indonesia

balipuspanews google news
- Advertisement -

Penulis : Dr. Wayan Ardani

OPINI, balipuspanews.com – Pariwisata dan ekonomi kreatif merupakan dua sektor yang mempunyai kontribusi yang besar terhadap perekonomian nasional, tetapi mengalami penurunan signifikan sejak merebaknya pandemi Covid-19.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) membuat program CHSE dalam rangka pemulihan kembali industri pariwisata dan ekonomi kreatif.

CHSE adalah penerapan protokol kesehatan yang berbasis pada cleanliness (kebersihan), health (kesehatan), safety (keamanan), dan environment sustainability (kelestarian lingkungan).

CHSE mengacu pada protokol dan ketentuan lain yang telah ditetapkan Pemerintah Indonesia, World Health Organization (WHO), dan World Travel & Tourism Council (WTTC) dalam rangka pencegahan dan penanganan Covid-19.

Program ini merupakan upaya untuk mengembalikan kepercayaan wisatawan terhadap pariwisata Indonesia, mengingat saat ini wisatawan cenderung memilih destinasi wisata yang aman dan bersih untuk menghindari penyebaran COVID-19.

Sertifikasi CHSE diberikan kepada pelaku usaha pariwisata, usaha atau fasilitas lain yang terkait, dan lingkungan masyarakat sebagai bukti bahwa pelaku usaha telah menerapkan CHSE di lingkungan usahanya masing-masing.

Usaha pariwisata meliputi jasa transportasi wisata, hotel/homestay, restoran, dan Meetings, Incentives, Conferencing, Exhibitions (MICE), pusat informasi wisata, tempat penjualan suvenir, toilet umum, dan usaha atau fasilitas lain yang terkait pariwisata.

Lingkungan masyarakat meliputi lingkup administratif seperti Rukun Warga, Desa, atau Dusun yang menjadi bagian dari kawasan wisata atau berdekatan dengan lokasi wisata.

Destinasi wisata meliputi seluruh destinasi yang berada dalam lingkup provinsi, Kota/Kabupaten atau Desa/Kelurahan.

Konsistensi penerapan CHSE harus dilakukan di setiap destinasi wisata. Pelaku bisnis pariwisata harus memiliki standar Standar Operasional Prosedur (SOP) dan menginformasikan kepada karyawan, pemandu wisata lokal, pengunjung, masyarakat sekitar, dan pihak lain yang beraktivitas di destinasi wisata baik melalui media daring dan/atau luring.

SOP disusun dengan memperhatikan karakteristik dan kekhususan daya tarik wisata yang dikelola, baik daya tarik wisata alam, budaya, maupun hasil buatan manusia.

Pelatihan karyawan, pemandu wisata lokal,dan/atau masyarakat sekitar destinasi wisata perlu dilakukan untuk memastikan penerapan CHSE sesuai dengan SOP, sebelum destinasi wisata dibuka kembali.

Dimana kriteria CHSE berdasarkan Kemenparekraf yang diterbitkan pada Bulan Agustus 2020 bagi karyawan, pemandu wisata lokal, wisatawan, dan pihak lain yang beraktivitas di destinasiwisata adalah 1) memastikan diri dalam kondisi sehat, tidak memiliki gejala demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan/atau sesak napas sebelum beraktivitas di daya tarik wisata.

2) Melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat dengan cara tidak melakukan kontak fisik, menjaga jarak aman minimal 1 meter, mencuci tangan dengan sabun/menggunakan hand sanitizer, memakai alat pelindung diri sesuai keperluan, seperti masker dan sarung tangan.

3) Memberikan salam dengan cara mengatupkan kedua telapak tangan di dada sebagai pengganti berjabatan tangan,

4) Hindari menyentuh area dan barang publik yang berpotensi banyak disentuh orang.

5) Pengunjung sebaiknya melakukan reservasi melalui telepon, media sosial, atau media daring lainnya sebelum kunjungan dilakukan, dan melakukan pembayaran secara nontunai.

Pengusaha dan/atau Pengelola destinasi wisata harus menyediakan sarana yang mendukung pelaksanaan CHSE secara efektif sesuai dengan SOP, seperti penyediaan sarana cuci tangan pakai Sabun (CTPS)/hand sanitizer dalam jumlah cukup dan letakkan di tempat yang mudah dijangkau, peralatan pemeriksaan suhu tubuh, menyiapkan himbauan tertulis untuk tidak menyentuh area dan barang publik, mengatur antrean pengunjung dengan jarak aman minimal 1 meter, tempat sampah tertutup dan kebersihan toilet dan alat pembayaran non tunai.

Pengusaha dan/atau pengelola destinasi wisata memastikan pengolahan sampah dan limbah cair dari destinasi wisata dilakukan secara tuntas, sehat, dan ramah lingkungan sehingga dapat tetap menjaga lingkungan serta tidak menyebabkan sumber penyebaran baru Covid-19.

Evaluasi penerapan CHSE disetiap destinasi wisata perlu dilakukan secara berkala, baik oleh pelaku bisnis pariwisata maupun pemerintah daerah untuk memastikan CHSE diterapkan sesuai dengan SOP.

Hal tersebut akan mampu mempercepat pemulihan ekonomi nasional dari sektor pariwisata karena dapat menumbuhkan rasa percaya pada wisatawan bahwa suatu destinasi wisata nyaman dan aman untuk dikunjungi.

- Advertisement -
- Advertisment -

Terpopuler

Balipuspanews TV
Video thumbnail
Bupati dan Jajaran Pemkab Buleleng Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-77 Kemerdekaan RI
01:18
Video thumbnail
Sekda beserta Jajaran Pemkab Buleleng Mengucapkan Selamat Hari Ulang tahun ke-77 Republik Indonesia
01:24
Video thumbnail
DPRD Buleleng Beserta Jajaran Mengucapkan Selamat Menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan
01:14
Video thumbnail
Sambutan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, S T Tentang Hari Raya Galungan dan Kuningan
00:53
Video thumbnail
Jajaran Pemerintah Kabupaten Buleleng Mengucapkan Selamat Hari Suci Idul Fitri 1443 Hijriah
01:09
Video thumbnail
Jelang Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok di Karangasem Masih Stabil
01:11
Video thumbnail
Pelaku Illegal Logging Ditangkap Petugas TNBB
01:29
Video thumbnail
Memasuki Bulan Ramadhan, Kunjungan Wisatawan ke Desa Penglipuran Menurun
01:23
Video thumbnail
Tahap Perbaikan, Pelabuhan Padangbai Hanya Operasikan Satu Dermaga
01:27
Video thumbnail
Wujudkan Keselamatan Mudik Lebaran, Dishub Denpasar Cek Kondisi Angkutan
02:26
Video thumbnail
Nikahi Wanita Pujaan, Tersangka Narkoba Dikawal Ketat Polisi
03:03
Video thumbnail
Panen Raya, Karangasem Semakin Menggeliat Jadi Sentra Kapas
03:58
Video thumbnail
Jelang Arus Mudik, Sejumlah SPBU di Jembrana Diperiksa
02:41
Video thumbnail
Denpasar Akan Jadi Pilot Project Transisi Energi Bersih
02:29
Video thumbnail
Diserbu Pembeli, Agen Migor Curah di Pasar Negara Kehabisan Stok
01:42
Video thumbnail
Stok Solar untuk Nelayan Mulai Aman
02:17
Video thumbnail
Megangsingan Diinstruksikan Jadi Agenda Rutin Kepariwisataan
03:19
Video thumbnail
Kasus Gigitan Anjing Rabies Terus Bertambah, Vaksinasi Digencarkan di Zona Merah
01:47
Video thumbnail
Desa Adat Gerokgak Segera Buat Upacara Pasca Sejumlah Makam Dirusak Misterius
02:47
Video thumbnail
Kue “Hati” yang Dibagikan kepada Siswa SMP di Gianyar Negatif Narkoba
03:14
Video thumbnail
Orang Tak Dikenal Bagikan Kue ke Anak Sekolah Viral di Medsos, Polisi Lakukan Pengecekan
02:09
Video thumbnail
Percetakan Terbakar, Api Hanguskan Ribuan Naskah Ujian SD dan SMP se Kabupaten Buleleng
03:27
Video thumbnail
Pertamina Buka Suara Terkait Pasokan Pertalite dan Solar
03:07
Video thumbnail
Covid 19 Melandai, Kasus DBD Melonjak di Karangasem
01:34
Video thumbnail
449 Ribu Lebih Unit Motor di Bali Nunggak Pajak
03:32
Video thumbnail
PTM di Buleleng Dimulai Lagi, Sejumlah Sekolah Masih Terapkan PTM Terbatas
02:09
Video thumbnail
BBM Naik, Pertalite Mulai Langka di Gianyar
01:34
Video thumbnail
April 2022, Sebagian Besar Wilayah Karangasem Diperkirakan Memasuki Awal Musim Kemarau
02:04
Video thumbnail
Harga Minyak Curah di Karangasem Merangkak Naik
01:13
Video thumbnail
Selama Tiga Bulan, Kasus Gigitan Anjing Rabies di Jembrana Tertinggi di Bali
01:24
Video thumbnail
Erick Thohir Minta Fasilitas UMKM Lokal Diperluas di Pelabuhan Sanur
02:13
Video thumbnail
Sembahyang ke Pura Besakih Kena Retribusi, Ini Penjelasan Pengelola
02:30
Video thumbnail
Harga Lebih Murah, Warga Rela Antre Beli Migor Curah
01:09
Video thumbnail
Hujan Deras di Desa Mayong, Jalan Utama Sebagian Ambles Tergerus Longsor
01:49
Video thumbnail
Warga Korban Banjir di Desa Pengambengan Mulai Mengeluh Gatal gatal
02:07
Video thumbnail
Masyarakat yang Ikut Vaksinasi dan Bawa Sampah Plastik, Dapat Sembako
02:54
Video thumbnail
Bangkitkan Heritage City Tour, Sejumlah Dokar Gratis Disediakan di Denpasar
02:06
Video thumbnail
Vaksinasi Booster Masih Rendah, Buleleng Terus Kejar Target
02:31
Video thumbnail
BOR di Rumah Sakit Kabupaten Buleleng 1,72 persen
01:52
Video thumbnail
Presiden Jokowi Terima Pebalap MotoGP di Istana Merdeka
02:28
Video thumbnail
Desa Beraban dan Dauh Peken, Tabanan Ditetapkan Sebagai Desa Ramah Perempuan & Peduli Anak Bersinar
03:49
Video thumbnail
Tanah dan Air Suci dari Pura Pusering Jagat untuk IKN Nusantara Disaksikan Jokowi
03:57
Video thumbnail
Denpasar Targetkan Cakupan Vaksinasi Booster Capai 50 Persen di April 2022
02:33
Video thumbnail
Seluruh RTH Dibuka, Masyarakat Diimbau Jangan Lengah Prokes
01:32
Video thumbnail
Bookingan Kamar Hotel Penonton Moto GP Mandalika di Karangasem Terancam Batal
01:32
Video thumbnail
PTM di Buleleng Masih Dibatasi 50 Persen
01:45
Video thumbnail
Ribuan Lebih Produk Bernilai Puluhan Juta Hasil Penindakan Loka Pom Dimusnahkan
02:37
Video thumbnail
Pendakian Lewat Jalur Pura Pasar Agung Dilarang Jelang Piodalan Purnama Kedasa
01:29
Video thumbnail
Isoter Asrama Undiksha Ditutup
01:52
Video thumbnail
Kasus Terus Melandai, Vaksinasi Booster di Buleleng Terus Digencarkan
01:49
Member of