Implementasi Pergub 45/2019, Gubernur Uji Coba Angkutan Shuttle Bus Listrik

- Advertisement -
- Advertisement -

DENPASAR, balipuspanews.com – Implementasi Peraturan Gubernur nomor 45 tahun 2019 tentang Bali Energi Bersih diwujudkan Gubernur Bali dengan melaunching ujicoba layanan angkutan pada Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) dan uji coba angkutan shuttle bus listrik untuk kawasan Kota Denpasar, Jumat (6/11) di Jaya Sabha, Rumah Jabatan Gubernur.

Dengan demikian, sebagai langkah awal keinginan mewujudkan visi misi Gubernur Bali dalam meuwujudkan menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya, untuk mewujudkan kehidupan krama dan gumi Bali yang sejahtera dan bahagia tidak butuh waktu lama akan terwujud.

Gubernur Bali Wayan Koster mengungkapkan, penggunaan bahan bakar ramah lingkungan bersumber dari energi listrik pada kendaraan bermotor merupakan salah satu implementasi nyata dari Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 45 Tahun 2019 tentang Bali Energi Bersih.

Dengan dilaunchingnya Bus Listrik di Pulau Dewata yang menyasar kawasan KSPN, Gubernur Koster menyampaikan apresiasi atas peluncuran penggunaan bahan bakar ramah lingkungan pada kendaraan bermotor yang untuk pertama kalinya diujicobakan terhadap angkutan shuttle bus. Hal ini sangat sejalan dengan visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali”.

BACA :  Fraksi Golkar DPRD Bali Soroti Belanja dan Pendapatan dalam Perubahan APBD 2026

“Penggunaan energi listrik pada kendaraan bus yang diujicobakan mulai hari ini sangat bagus. Kedepannya, tidak hanya mobil, kita juga akan terapkan untuk motor, peralatan rumah tangga dan meluas tidak hanya dalam bidang transportasi. Tetapi juga restauran, hotel, kita harapkan mulai menggunakan energi bersih terbarukan,” ungkapnya.

Gubernur Koster yang juga Ketua Umum DPD PDI Perjuangan Bali ini menambahkan, ke depannya untuk mewujudkan Bali mandiri energi bersih, maka pembangkit listrik yang akan dikembangkan di Pulau Dewata, semuanya akan bersumber dari energi baru terbarukan.

Seperti angin, tenaga surya, gelombang serta sumber energi ramah lingkungan lainnya, tidak lagi bersumber dari minyak bumi maupun batubara.

Dengan demikian diharapkan Bali sebagai destinasi pariwisata dunia akan benar-benar terjaga kesehatan lingkungannya yang diawali dengan penggunaan energi yang bersumber dari energi ramah lingkungan.

“Kalau penggunaan bahan bakar ramah lingkungan ini bisa kita terapkan secara menyeluruh, maka udara Bali akan bersih. Masyarakat menghirup udara yang segar dan sehat, sehingga kualitas kesehatan masyarakat juga meningkat,” tuturnya.

BACA :  Bupati Badung Bagikan Helm kepada Pelajar SMAN 2 Abiansemal, Dorong Tertib Berlalu Lintas

Ke depan sinergitas antar pemangku kepentingan akan terus ditingkatkan dan dukungan dari masyarakat guna mensukseskan uji coba ini sangat dibutuhkan.

“Sehingga kita bersama sama dapat mewujudkan Bali Energi Bersih sesuai dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali,” ucapnya.

Disebut Koster, selama masa uji coba bus KSPN berlangsung, akan melayani 5 trayek pariwisata. Di antaranya adalah Trayek 1: Bandara I Gusti Ngurah Rai-Central Park Kuta-Ubung-Mengwi-Bedugul-Singaraja. Trayek 2: Bandara I Gusti Ngurah, Rai-Sanur-Ubud-Kintamani-Singaraja. Trayek 3: Singaraja-Menjangan-Taman Nasional Bali Barat. Trayek 4: Bandara I Gusti Ngurah Rai-Goa Lawah-Padangbai-Manggis-Amuk-Amed. Sedangkan Trayek 5: Bandara I Gusti Ngurah Rai-Sanur-Klungkung-Besakih.

Tidak seperti bus atau angkutan umum lainnya, bus ini hanya berhenti pada titik-titik tertentu dan tidak menaik-turunkan penumpang selain di tempat yang telah disediakan.

Dalam acara yang turut dihadiri Pimpinan DPRD Provinsi Bali, Bupati/ Walikota se-Bali, jajaran Kementrian Perhubungan, serta OPD terkait di lingkungan Pemprov Bali ini, diisi pula dengan penandatangan MoU yang menandai uji coba pengoperasian bus listrik yang rencananya akan beroperasi sementara waktu di wilayah Kota Denpasar.

BACA :  Harumkan Nama Jembrana, Lima Siswa SMAN 1 Negara Raih Silver Medal di Malaysia

Penulis/Editor : Budiarta/Oka Suryawan

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular