28.7 C
Denpasar
29/01/2022, 6:35 PM
NewsEdukasiImplikasi Yuridis Putusan Mahkamah Agung Soal Penetapan Pemenang Pilpres Perlu Di Luruskan...

Implikasi Yuridis Putusan Mahkamah Agung Soal Penetapan Pemenang Pilpres Perlu Di Luruskan Secara Hukum

balipuspanews google news

JAKARTA, balipuspanews.com – Dalam amar putusannya, Mahkamah Agung memutuskan bahwa ketentuan Pasal 3 ayat (7) PKPU No. 5 Tahun 2019 tentang Penetapan Pasangan Calon Terpilih, Penetapan Perolehan Kursi, dan Penetapan Calon Terpilih dalam Pemilihan Umum bertentangan dengan UU No. 7 Tahun 2017. Pasal 3 ayat (7) PKPU No. 5 Tahun 2019 menyebutkan bila terdapat dua pasangan calon dalam pilpres, KPU menetapkan pasangan calon yang mendapat suara terbanyak sebagai paslon terpilih dinyatakan bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi yaitu Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, yang mengatur penetapan pemenang pilpres apabila memperoleh suara lebih dari 50% dari jumlah suara dalam pilpres, dengan sedikitnya 20% suara di setiap provinsi yang tersebar di lebih dari setengah jumlah provinsi di Indonesia.

Atas putusan tersebut, banyak pemberitaan dan komentar yang menyebutkan bahwa Putusan MA tersebut membawa implikasi Penetapan dan Pelantikan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden Terpilih 2019 menjadi tidak sah. namun ada juga yang mengatakan putusan MA tersebut tidak ada pengaruhnya. Kondisi ini menjadi perdebatan dunia politik dan akademik, karena itu perlu diluruskan secara hukum.

Terkait hal ini, Dosen Fakultas Hukum Universitas Nasional dan Advokat PERADI, Dr. Mustakim, S.H.,M.H. menyampaikan bahwa Putusan Mahkamah Agung No. 44 P/PHUM/2019 hanya berdampak pada PKPU No. 5 Tahun 2019 khususnya Pasal 3 ayat (7) dan tidak ada implikasi hukum apapun terhadap proses penetapan Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019 karenanya penetapan tersebut tetap sah dan berlaku.

“Perlunya ketaatan hukum bagi Lembaga-lembaga negara terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi dengan tetap memegang prinsip kebebasan hakim dan independensi hakim sebagai pemegang kekuasaan kehakiman,” kata Mustakim dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (18/7).

Lebih lanjut Mustakim mengatakan kecermatan lembaga negara yang diberikan kewenangan membentuk peraturan dengan mempertimbangkan kewenangan yang melekat dan perkembangan hukum serta yurisprudensi yang ada untuk menghindari kegaduhan dan implikasi hukum yang tidak bermanfaat bagi masyarakat umum, karena secara hukum tindak lanjut putusan MK itu harus diatur dalam UU sehingga DPR atau Pemerintah harus mempertimbangkannya dan Disarankan kepada KPU untuk segera berkoordinasi kepada pembuat Undang-Undang dan Lembaga-lembaga terkait untuk merumuskan dan/atau melakukan perubahan terhadap PKPU No. 5 Tahun 2019 sebagai peraturan tekhnis penyelenggaraan pemilu guna mewujudkan penyelenggaran pemilu yang berkepastian dan berkeadilan.

“Saya sependapat dengan Pakar Hukum Tata Negara Prof. Yusril Ihza Mahendra menyatakan bahwa : Dalam Putusan itu, MA hanya menguji secara materil Peraturan KPU Nomor 5 Tahun 2019 apakah secara normatif bertentangan dengan UU di atasnya atau tidak. Putusan itu sama sekali tidak masuk atau menyinggung kasus sudah menang atau belum Jokowi-Mah’ruf dalam Pilpres 2019,” ungkapnya.

Penulis/editor: Ivan Iskandaria.

- Advertisement -
- Advertisment -
Balipuspanews TV
Video thumbnail
Kemenkes Terbitkan Sertifikat Vaksin Internasional
01:56
Video thumbnail
Empat Siswa Dinyatakan Positif Covid 19, Siswa dan Guru di MAN 2 Jembrana Diswab
01:35
Video thumbnail
Siswa Tepapar Covid 19, PTM di Jembrana Dihentikan
01:38
Video thumbnail
Isoter Kembali Diaktifkan, Satgas Segera Berlakukan Jam Malam
02:57
Video thumbnail
Buleleng Siap Gelar Gebyar Vaksin Booster
01:32
Video thumbnail
Produk Olahan Cokelat Jembrana Tembus Pasar Dunia
02:33
Video thumbnail
Ular Pura Goa Lawah Muncul, Warga Menyebut Sebagai Pertanda Baik
01:29
Video thumbnail
Cegah Penularan Covid 19, Besuk Tahanan Dilarang
01:35
Video thumbnail
Rutan Polresta Membludak, Mayoritas Tahanan Narkoba dan Kriminal
02:19
Video thumbnail
Pantai di Klungkung Akan Dibuatkan Tanggu Pengaman
01:44
Video thumbnail
Pasca Berstatus Zona Hijau, RSU Klungkung Kembali Rawat Pasien Covid 19
02:13
Video thumbnail
Atlet Muaytai Klungkung Raih Lima Medali di Kejurnas Makassar
02:12
Video thumbnail
Warga Resah, Babi Milik Warga Abang Mati Misterius
02:01
Video thumbnail
Pasien Isoman di Denpasar Mulai Dipindahkan ke Isoter
02:17
Video thumbnail
Rest Area Goa Jepang Akan Menjadi Tempat Rekreasi
01:44
Video thumbnail
Hindari Tahanan Kembali Kabur, Polres Revitalisasi Sel
02:23
Video thumbnail
Hadapi Varian Omicron, Masyarakat Jangan Panik, Tetap Disiplin Prokes
02:50
Video thumbnail
Pengamen dan Gepeng di Denpasar Dipulangkan ke Daerah Asal
02:15
Video thumbnail
Harga Minyak Goreng di Klungkung Dipastikan Stabil
02:02
Video thumbnail
Pelayanan Vaksinasi Booster di Puskesmas Mulai Dilakukan
02:07
Video thumbnail
Seminggu, Minyak Goreng di Buleleng Harus Menyesuaikan di Harga Rp 14 Ribu
01:53
Video thumbnail
Vaksin Booster Sudah Bisa Dilakukan di Puskesmas, Ini Syaratnya
01:36
Video thumbnail
Polisi Bubarkan Kerumuman yang Bisa Meresahkan Masyarakat
01:36
Video thumbnail
BLT DD di Buleleng Kembali Bergulir
02:32
Video thumbnail
Ciptakan Ekosistem Ekonomi Digital, Bandara Ngurah Rai Dukung QRIS
03:10
Video thumbnail
Monumen “Sita Kepandung” Akan Dibangun di Simpang Enam Denpasar
03:20
Video thumbnail
Tiga Tahanan Kasus Pencurian Kabur
01:20
Video thumbnail
Desa Adat Buleleng Sepakat Tak Buat Ogoh Ogoh
02:42
Video thumbnail
Berkunjung ke Gianyar, Kak Seto Ajak Anak Dengarkan Dongeng
02:52
Video thumbnail
Korsleting Kerap Jadi Pemicu Kebakaran, Damkar Karangasem Himbau Warga Perhatikan Instalasi Listrik
01:52
Video thumbnail
Bali Kembali Dipilih Jadi Tuan Rumah Event Bertaraf Internasional
03:01
Video thumbnail
Harga Bawang Merah Turun Petani Kintamani Menjerit
02:08
Video thumbnail
Capaian Vaksin Sudah Penuhi Target, Buleleng Siap Terima Booster Dosis III
01:55
Video thumbnail
Pawai Ogoh Ogoh di Jembrana Menunggu Perkembangan Kasus Covid-19
03:42
Video thumbnail
Vaksinasi Anak Usia 6 11 Tahun Masuk Dosis ke II
02:23
Video thumbnail
Vaksin Booster Dimulai, Masyarakat Diminta Cek Tiket dan Jadwal Vaksinasi di PeduliLindungi
02:09
Video thumbnail
Bali Siap Terima Booster Dosis Ketiga
02:44
Video thumbnail
Penjual Hewan Penular Rabies di Pasar Satria Ditertibkan
02:21
Video thumbnail
Cegah Terjadinya Banjir, Pembersihan Saluran Air di Denpasar Terus Digencarkan
02:06
Video thumbnail
Badai dan Puting Beliung di Selat Bali, Penyeberangan Kembali Lumpuh
01:52
Video thumbnail
PTMT 100 Persen di Buleleng Sudah Mulai Dilakukan, Prokes Harus Tetap Diawasi
02:14
Video thumbnail
Tekan Penularan Kasus, Tracing Jemput Bola Terus Digencarkan di Denpasar
02:01
Video thumbnail
Diterjang Derasnya Air Sungai, Akses Jalan Menuju Villa dan Pantai di Tegal Besar, Klungkung Putus
01:42
Video thumbnail
Selama Dua Minggu Kasus Covid-19 Naik, Satgas Minta Warga Lebih Waspada
01:38
Video thumbnail
Tambah Daya Tarik Wisatawan, Pantai Jungutbatu, Nusa Penida Akan Ditata
02:14
Video thumbnail
Polisi Diminta Usut Tuntas Dugaan Vaksin Booster Ilegal
02:14
Video thumbnail
Puluhan Ekor Penyu Hasil Tangkapan Pangkalan TNI AL Dilepas di Pantai Kuta
01:30
Video thumbnail
Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Penyebrangan di Pelabuhan Gilimanuk Sempat Ditutup
01:48
Video thumbnail
Penanganan Omicron Diminta Fokus ke Faskes, Bukan Lagi pada Angka Penularan
02:25
Video thumbnail
Seniman Recycle Apresiasi Lampu Hijau Pembuatan Ogoh-Ogoh Sambut Nyepi Caka 1944
01:45
Member of