24.8 C
Denpasar
09/08/2022, 6:55 AM
NewsEdukasiImplikasi Yuridis Putusan Mahkamah Agung Soal Penetapan Pemenang Pilpres Perlu Di Luruskan...

Implikasi Yuridis Putusan Mahkamah Agung Soal Penetapan Pemenang Pilpres Perlu Di Luruskan Secara Hukum

balipuspanews google news
- Advertisement -

JAKARTA, balipuspanews.com – Dalam amar putusannya, Mahkamah Agung memutuskan bahwa ketentuan Pasal 3 ayat (7) PKPU No. 5 Tahun 2019 tentang Penetapan Pasangan Calon Terpilih, Penetapan Perolehan Kursi, dan Penetapan Calon Terpilih dalam Pemilihan Umum bertentangan dengan UU No. 7 Tahun 2017. Pasal 3 ayat (7) PKPU No. 5 Tahun 2019 menyebutkan bila terdapat dua pasangan calon dalam pilpres, KPU menetapkan pasangan calon yang mendapat suara terbanyak sebagai paslon terpilih dinyatakan bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi yaitu Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, yang mengatur penetapan pemenang pilpres apabila memperoleh suara lebih dari 50% dari jumlah suara dalam pilpres, dengan sedikitnya 20% suara di setiap provinsi yang tersebar di lebih dari setengah jumlah provinsi di Indonesia.

Baca Juga :  Teliti Ayam Kampung, Wayan Puger Raih Gelar Doktor

Atas putusan tersebut, banyak pemberitaan dan komentar yang menyebutkan bahwa Putusan MA tersebut membawa implikasi Penetapan dan Pelantikan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden Terpilih 2019 menjadi tidak sah. namun ada juga yang mengatakan putusan MA tersebut tidak ada pengaruhnya. Kondisi ini menjadi perdebatan dunia politik dan akademik, karena itu perlu diluruskan secara hukum.

Terkait hal ini, Dosen Fakultas Hukum Universitas Nasional dan Advokat PERADI, Dr. Mustakim, S.H.,M.H. menyampaikan bahwa Putusan Mahkamah Agung No. 44 P/PHUM/2019 hanya berdampak pada PKPU No. 5 Tahun 2019 khususnya Pasal 3 ayat (7) dan tidak ada implikasi hukum apapun terhadap proses penetapan Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019 karenanya penetapan tersebut tetap sah dan berlaku.

Baca Juga :  MBKM, Unud Teken PKS Pertukaran Mahasiswa dengan Universitas Pembangunan Jaya 

“Perlunya ketaatan hukum bagi Lembaga-lembaga negara terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi dengan tetap memegang prinsip kebebasan hakim dan independensi hakim sebagai pemegang kekuasaan kehakiman,” kata Mustakim dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (18/7).

Lebih lanjut Mustakim mengatakan kecermatan lembaga negara yang diberikan kewenangan membentuk peraturan dengan mempertimbangkan kewenangan yang melekat dan perkembangan hukum serta yurisprudensi yang ada untuk menghindari kegaduhan dan implikasi hukum yang tidak bermanfaat bagi masyarakat umum, karena secara hukum tindak lanjut putusan MK itu harus diatur dalam UU sehingga DPR atau Pemerintah harus mempertimbangkannya dan Disarankan kepada KPU untuk segera berkoordinasi kepada pembuat Undang-Undang dan Lembaga-lembaga terkait untuk merumuskan dan/atau melakukan perubahan terhadap PKPU No. 5 Tahun 2019 sebagai peraturan tekhnis penyelenggaraan pemilu guna mewujudkan penyelenggaran pemilu yang berkepastian dan berkeadilan.

Baca Juga :  Gelombang Relawan Sinyal Kuatnya PDIP Mengusung Puan

“Saya sependapat dengan Pakar Hukum Tata Negara Prof. Yusril Ihza Mahendra menyatakan bahwa : Dalam Putusan itu, MA hanya menguji secara materil Peraturan KPU Nomor 5 Tahun 2019 apakah secara normatif bertentangan dengan UU di atasnya atau tidak. Putusan itu sama sekali tidak masuk atau menyinggung kasus sudah menang atau belum Jokowi-Mah’ruf dalam Pilpres 2019,” ungkapnya.

Penulis/editor: Ivan Iskandaria.

- Advertisement -
- Advertisment -

Terpopuler

Balipuspanews TV
Video thumbnail
DPRD Buleleng Beserta Jajaran Mengucapkan Selamat Menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan
01:14
Video thumbnail
Sambutan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, S T Tentang Hari Raya Galungan dan Kuningan
00:53
Video thumbnail
Jajaran Pemerintah Kabupaten Buleleng Mengucapkan Selamat Hari Suci Idul Fitri 1443 Hijriah
01:09
Video thumbnail
Jelang Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok di Karangasem Masih Stabil
01:11
Video thumbnail
Pelaku Illegal Logging Ditangkap Petugas TNBB
01:29
Video thumbnail
Memasuki Bulan Ramadhan, Kunjungan Wisatawan ke Desa Penglipuran Menurun
01:23
Video thumbnail
Tahap Perbaikan, Pelabuhan Padangbai Hanya Operasikan Satu Dermaga
01:27
Video thumbnail
Wujudkan Keselamatan Mudik Lebaran, Dishub Denpasar Cek Kondisi Angkutan
02:26
Video thumbnail
Nikahi Wanita Pujaan, Tersangka Narkoba Dikawal Ketat Polisi
03:03
Video thumbnail
Panen Raya, Karangasem Semakin Menggeliat Jadi Sentra Kapas
03:58
Video thumbnail
Jelang Arus Mudik, Sejumlah SPBU di Jembrana Diperiksa
02:41
Video thumbnail
Denpasar Akan Jadi Pilot Project Transisi Energi Bersih
02:29
Video thumbnail
Diserbu Pembeli, Agen Migor Curah di Pasar Negara Kehabisan Stok
01:42
Video thumbnail
Stok Solar untuk Nelayan Mulai Aman
02:17
Video thumbnail
Megangsingan Diinstruksikan Jadi Agenda Rutin Kepariwisataan
03:19
Video thumbnail
Kasus Gigitan Anjing Rabies Terus Bertambah, Vaksinasi Digencarkan di Zona Merah
01:47
Video thumbnail
Desa Adat Gerokgak Segera Buat Upacara Pasca Sejumlah Makam Dirusak Misterius
02:47
Video thumbnail
Kue “Hati” yang Dibagikan kepada Siswa SMP di Gianyar Negatif Narkoba
03:14
Video thumbnail
Orang Tak Dikenal Bagikan Kue ke Anak Sekolah Viral di Medsos, Polisi Lakukan Pengecekan
02:09
Video thumbnail
Percetakan Terbakar, Api Hanguskan Ribuan Naskah Ujian SD dan SMP se Kabupaten Buleleng
03:27
Video thumbnail
Pertamina Buka Suara Terkait Pasokan Pertalite dan Solar
03:07
Video thumbnail
Covid 19 Melandai, Kasus DBD Melonjak di Karangasem
01:34
Video thumbnail
449 Ribu Lebih Unit Motor di Bali Nunggak Pajak
03:32
Video thumbnail
PTM di Buleleng Dimulai Lagi, Sejumlah Sekolah Masih Terapkan PTM Terbatas
02:09
Video thumbnail
BBM Naik, Pertalite Mulai Langka di Gianyar
01:34
Video thumbnail
April 2022, Sebagian Besar Wilayah Karangasem Diperkirakan Memasuki Awal Musim Kemarau
02:04
Video thumbnail
Harga Minyak Curah di Karangasem Merangkak Naik
01:13
Video thumbnail
Selama Tiga Bulan, Kasus Gigitan Anjing Rabies di Jembrana Tertinggi di Bali
01:24
Video thumbnail
Erick Thohir Minta Fasilitas UMKM Lokal Diperluas di Pelabuhan Sanur
02:13
Video thumbnail
Sembahyang ke Pura Besakih Kena Retribusi, Ini Penjelasan Pengelola
02:30
Video thumbnail
Harga Lebih Murah, Warga Rela Antre Beli Migor Curah
01:09
Video thumbnail
Hujan Deras di Desa Mayong, Jalan Utama Sebagian Ambles Tergerus Longsor
01:49
Video thumbnail
Warga Korban Banjir di Desa Pengambengan Mulai Mengeluh Gatal gatal
02:07
Video thumbnail
Masyarakat yang Ikut Vaksinasi dan Bawa Sampah Plastik, Dapat Sembako
02:54
Video thumbnail
Bangkitkan Heritage City Tour, Sejumlah Dokar Gratis Disediakan di Denpasar
02:06
Video thumbnail
Vaksinasi Booster Masih Rendah, Buleleng Terus Kejar Target
02:31
Video thumbnail
BOR di Rumah Sakit Kabupaten Buleleng 1,72 persen
01:52
Video thumbnail
Presiden Jokowi Terima Pebalap MotoGP di Istana Merdeka
02:28
Video thumbnail
Desa Beraban dan Dauh Peken, Tabanan Ditetapkan Sebagai Desa Ramah Perempuan & Peduli Anak Bersinar
03:49
Video thumbnail
Tanah dan Air Suci dari Pura Pusering Jagat untuk IKN Nusantara Disaksikan Jokowi
03:57
Video thumbnail
Denpasar Targetkan Cakupan Vaksinasi Booster Capai 50 Persen di April 2022
02:33
Video thumbnail
Seluruh RTH Dibuka, Masyarakat Diimbau Jangan Lengah Prokes
01:32
Video thumbnail
Bookingan Kamar Hotel Penonton Moto GP Mandalika di Karangasem Terancam Batal
01:32
Video thumbnail
PTM di Buleleng Masih Dibatasi 50 Persen
01:45
Video thumbnail
Ribuan Lebih Produk Bernilai Puluhan Juta Hasil Penindakan Loka Pom Dimusnahkan
02:37
Video thumbnail
Pendakian Lewat Jalur Pura Pasar Agung Dilarang Jelang Piodalan Purnama Kedasa
01:29
Video thumbnail
Isoter Asrama Undiksha Ditutup
01:52
Video thumbnail
Kasus Terus Melandai, Vaksinasi Booster di Buleleng Terus Digencarkan
01:49
Video thumbnail
Genjot Vaksinasi Booster, Pemkab Jembrana Juga Sediakan Hadiah Menarik
02:26
Video thumbnail
Volume Sampah di Denpasar Meningkat 20 Persen Pasca Nyepi
02:32
Member of