I Kadek Setiawan

SINGARAJA, balipuspanews.com — Calon legeslatif (Caleg) incumbent I Kadek Setiawan dipastikan merebut satu kursi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali dari jatah 12 kursi dapil V Bali (Kabupaten Buleleng) dalam perhelatan Pemilu 2019.

Setiawan merupakan politisi PDI Perjuangan (PDIP) asal desa Penglatan masih duduk di komisi IV DPRD Bali ini, kembali melenggang ke gedung dewan Bali setelah berhasil mendulang suara sementara sebanyak 25.644 di 119 desa dari total 148 desa/kelurahan se-Kabupaten Buleleng.

 

Penghitungan sementara berdasarkan hologram C1 Kabupaten.

Tak pelak, perolehan suara tersebut berbuah manis hingga membuat Setiawan menempati posisi terbanyak kedua setelah newcomer (pendatang baru) Gusti Ayu Aries Sujati yang tak lain adalah istri Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana dengan perolehan suara diperkirakan pada angka 29 ribu lebih.

Informasi sementara, untuk pemilihan legislatif (Pileg) DPRD Provinsi Bali di Pemilu 2019 ini, PDI Perjuangan Buleleng berhasil meraup suara sekitar 168 ribu lebih di Buleleng.

Alhasil, dari perhelatan Pemilu 2019, PDI Perjuangan Buleleng diprediksi bakal meloloskan 6 Caleg dari jatah 12 kursi dewan Bali. Jika prediksi ini benar, maka PDIP kemungkinan besar akan menambah 1 kursi dewan Bali dari dapil Buleleng. Dimana, Pileg 2014 lalu, PDI Perjuangan Buleleng berhasil merebut 5 kursi.

Menariknya lagi, ada tiga Caleg newcomer dipediksi lolos melangkah ke gedung dewan Bali. Tiga nama newcomer Caleg PDI Perjuangan Buleleng yang berhasil melangkah ke DPRD Provinsi Bali diantaranya, Gusti Ayu Aries Sujati. Disusul kemudian Bendahara DPD PDIP Bali yang masih duduk sebagai Ketua Komisi I DPRD Buleleng Putu Mangku Mertayasa diperkirakan mendulang suara sekitar 23 ribu lebih. Muncul nama Ketut Rochineng merupakan mantan birokrat Pemprov Bali dengan perolehan suara diperkirakan sekitar 22 ribu lebih.

Nah, dua nama incumbent selain I Kadek Setiawan, yakni Dewa Made Mahayadnya dengan perolehan suara sekitar 12 ribu lebih. Lalu, Gede Kusuma Putra dengan perolehan suara sekitar 12 ribu lebih.

Sementara, KPU Buleleng melalui PPKnya, saat ini masih melakukan pleno rekapitulasi perhitungan suara Pemilu 2019, dimulai dari 18 April hingga 4 Mei mendatang. Praktis,  hingga saat ini, KPU belum bisa memastikan caleg-caleg mana yang dipastikan melangkah ke gedung dewan Bali.

Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Buleleng, Gede Sutrawan mengatakan, pihaknya sudah menerima salinan formulir C-1 yang berisi hasil pemungutan dan penghitungan suara di tingkat TPS. Meski begitu, masing-masing PPK masih melakukan rekapitulasi sampai 4 Mei 2019. Berbeda dengan KPU yang memiliki waktu 18 April sampai 5 Mei.

KPU menargetkan, proses rekapitulasi tingkat kecamatan tuntas pada akhir April. Sehingga, rekapitulasi tingkat kabupaten akan dilakukan lebih awal dari batas akhir pada 5 Mei mendatang.

Khusus rekapitulasi di Kecamatan Buleleng, KPU memerkukan waktu yang cukup panjang, mengingat dari total 29 desa/kelurahan terdapat 411 TPS.

“Kami berharap, semua proses bisa selesai secepatnya,” singkat Sutrawan.