Ini Dia Dampak Hujan Yang Terjadi Sejak Minggu Hingga Senin di Buleleng

Petugas BPBD Kabupaten Buleleng saat membersihkan pohon tumbang yang menimpa rumah warga akibat hujan dan angin kencang di Desa Sambangan
Petugas BPBD Kabupaten Buleleng saat membersihkan pohon tumbang yang menimpa rumah warga akibat hujan dan angin kencang di Desa Sambangan

BULELENG, balipuspanews.com – Hujan deras disertai angin kencang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Buleleng sejak hari Minggu (5/12/2021) sekitar pukul 13.00 WITA hingga Senin (6/12/2021) siang. Hal itu mengakibatkan beberapa bencana alam seperti pohon tumbang serta tergerusnya tanah akibat derasnya aliran air hujan dan longsor.

Berdasarkan data yang didapat dari Badan Penanggulangan Becana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng kejadian pohon tumbang terjadi di beberapa wilayah seperti di Desa Sambangan, Desa Padangbulia, Desa Temukus, Desa Banjar, dan Desa Penyabangan.

Selain itu hujan juga merusak beberapa fasilitas umum masyarakat seperti:

– Desa Tangguwisia air hujan membuat air sungai meluap sehingga sebuah senderan sekolah tepatnya di SDN 1 Desa Tangguwisia tergerus dan jebol.

Baca Juga :  Ditabrak Mobil, Pengendara Motor Asal Tamblang Meregang Nyawa

– Desa Sidatapa hujan deras membuat Jalan Kabupaten sepanjang 25 Meter tergerus air dan sebagian jebol.

-Desa Sepang Kelod hujan deras membuat Lantai Bangunan TK Widi Dharma Desa Sepang Kelod dan bangunan Padmasana milik SDN 1 Sepang Kelod ikut tergerus air, kemudian hujan juga membuat sebanyak empat KK rumah warga tertimpa longsor.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Buleleng, Putu Ariadi Pribadi yang dikonfirmasi berdasarkan data tersebut membenarkan bahwa hujan deras dan angin kencang membuat bencana di sejumlah wilayah di Buleleng.

Namun tim TRC dibantu masyarakat pemerintah desa, TNI/Polri telah dengan sigap melakukan penanganan terhadap beberapa kejadian tersebut sehingga aktivitas masyarakat bisa kembali normal.

Baca Juga :  Salah Umumkan Juara Gerak Jalan 45, Begini Klarifikasi KONI Buleleng

“Dari seluruh peristiwa yang terjadi tim dibantu masyarakat telah melakukan asesment dan penanganan disetiap lokasi bencana,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Senin (6/12/2021) petang.

Mantan Kadis Lingkungan Hidup inipun menjelaskan semua bencana yang terjadi murni karena faktor alam, sehingga Ia tidak bosan mengingatkan agar masyarakat tetap waspada akan adanya bencana akibat dampak dari La Nina. Ia pun mengakui jika dari seluruh dampak bencana tidak ada yang menimbulkan korban jiwa.

“Kami tetap mengingatkan masyarakat agar selalu waspada, sebab dampak La Nina masih akan berlanjut. Saat ini kami tetap siaga 24/7 untuk merespon laporan terkait bencana,” tutupnya.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan