Gubernur Bali, I Wayan Koster dalam ritual Tumpek Landep
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Denpasar, balipuspanews.com – Para paranormal atau Balian di Bali bisa melaksanakan praktek di Rumah Sakit dan tempat lainnya asalkan telah memiliki Surat Teregistrasi Penyehat Tradisional (STPT) dan SIPT).

“Untuk praktek harus mempunyai Surat Teregistrasi Penyehat Tradisional (STPT) dan SIPT),” kata Dr.rer.nat. I Made Agus Gelgel Wirasuta. M.Si, Apt.  Tim Ahli Pembangunan Bali 2018-2023 dalam keterangannya, Jumat (2/11).

Kata Wirasuta, tenaga balian yang dimaksud Gubernur Bali, I Wayan Koster itu dinamakan Hattra (Penyehat Tradisional).

Ia mengatakan dasar pemikiran tersebut tertuang dalam PP 103 tahun 2014 tentang pelayanan pengobatan tradisional.

Menurutnya berdasarkan  UU 36 tahun  2009 pengobat tradisional terakomodasi sebagai tenaga kesehatan demikian juga pada  UU Tenaga Kesehatan

Menurutnya untuk dapat praktek tenaga kesehatan tradisional harus mendapatkan Surat Tanda Register (STR).

“Syarat STR ni salah satunya adalah mendapatkan sertifikan kompetensi, UNHI telah menyiapkan lembaga pendidikannya di bawah Fakultas Ayur wedha. S1 Ayur wedha sedang disiapkan untuk mendapatkan rekomendasi dari PP SDM, untuk mengakui lulusan S1 pengobat tradisional Ayur Wedha sebagai tenaga Kesehatan Tradisional,” jelasnya.

Sertifikat Kompetensi UNHI ini namtinya sebagai dasar untuk memohon STR ke Kementrian Kesehatankolegium pengobat tradisional.

“Jadi balian yang disampikan Pak Gub, akan tersertifikasi dan mendapatkan Surat Tanda Register (STR), balian terstandar dan masuk kedalam sistem pengobatan kesehatan nasional,” ungkapnya mematenkan. (arr/bpn/tim)

Advertisement

Tinggalkan Komentar...