Sabtu, Mei 18, 2024
BerandaDenpasarInsiden Penyerangan Anggota Raider 900, Polda Bali Imbau Anggota TNI Untuk Menahan...

Insiden Penyerangan Anggota Raider 900, Polda Bali Imbau Anggota TNI Untuk Menahan Diri Agar Tidak Terprovokasi

DENPASAR, balipuspanews.com – Kabid Humas Polda Bali Kombespol Jansen Avitus Panjaitan minta kepada jajaran TNI untuk menahan diri menyusul kasus penyerangan anggota TNI Raider 900, Serda SH, yang menyebabkan luka-luka akibat penyerangan sekelompok pemuda di Big Ball Futsal Arena Jalan Raya Kerobokan, Kuta Utara, Badung, pada Rabu (7/2/2024) malam.

Menurutnya, kejadian ini sudah ditangani tim gabungan Polres Badung dan Denpom IX Udayana. Bahkan, berhasil menangkap 10 pelaku penyerangan. Para pelaku saat ini tengah menjalani pemeriksaan di Polres Badung.

“Para pelaku sudah dimintai keterangannya di Polres Badung,” beber Kombes Jansen, pada Kamis (8/2/2024).

Diterangkannya, korban Serda SH saat ini sudah dibawa ke RS Bali Med Mahendradatta untuk mendapatkan perawatan medis.

“Kami juga sudah mengecek korban Serda SH ke RS Bali Med dan sudah mendapatkan perawatan baik di sana,” ungkapnya.

Mantan Kapolresta Denpasar itu mengatakan pihak kepolisian sudah berkoordinasi dengan Kodim 1612 Badung, dan unsur TNI lainnya untuk bersama-sama memberikan himbauan kepada rekan-rekan anggota TNI. Imbauan ini juga ditujukan kepada seluruh lapisan masyarakat, tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda.

BACA :  PLN Jamin Keandalan Listrik Tanpa Kedip saat WWF Berlangsung di Bal

“Imbauan ini untuk selalu saling mengingatkan dan menguatkan serta agar menahan diri, mohon tidak terprovokasi dan mempercayakan proses hukumnya kepada Kepolisian. Mari pastikan bersama kita menjaga Bali tetap aman, damai dan tertib,” terangnya.

Kasus penyerangan anggota TNI Raider 900 terjadi di Big Ball Futsal Arena, Jalan Raya Kerobokan, Kuta Utara, Badung, Rabu (7/2/2024) sekitar pukul 20.00 WITA. Kasus penyerangan ini diduga akibat salah paham dan sekelompok pemuda marah menyerang TKP dengan membawa senjata tajam dan batu.

Mereka melakukan penyerangan sebanyak dua kali dan melempari belasan anggota TNI yang sedang mengikuti pertandingan futsal. Nahas, lemparan batu itu mengenai Serda SH hingga mengenai bagian kening dan kepala. Anggota dari Kompi A Yonif 900/SBW itu segera dilarikan ke RS Bali Med Mahendradatta untuk mendapatkan perawatan medis.

Penulis: Kontributor Denpasar

Editor: Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -
TS Poll - Loading poll ...

Most Popular