Minggu, April 14, 2024
BerandaBulelengIsoter Ditutup Sementara, OTG Kini Ditangani Desa

Isoter Ditutup Sementara, OTG Kini Ditangani Desa

BULELENG, balipuspanews.com – Sesuai hasil evaluasi serta melihat jumlah pasien yang saat ini menjalani Isolasi Terpusat (Isoter) di Kabupaten Buleleng terus menurun. Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng secara resmi menutup sementara Isoter yang ada di Kampus Undiksha di Desa Jinengdalem.

Kemudian untuk perawatan pasien terkonfirmasi yang masuk dalam kategori Orang Tanpa Gejala atau Gejala Ringan (OTG-GR) akan ditangani oleh masing-masing Desa melalui Isolasi Desa yang akan selalu dipantau terkait isolasi dari pasien bersangkutan.

Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd menegaskan hal itu usai melaksanakan Rapat Evaluasi Penananan Covid-19 bersama Tim Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng di Ruang Rapat Sekda Buleleng, Kamis (28/10/2021). Dimana Suyasa mengatakan keputusan menutup Isoter dilakukan atas dasar jumlah pasien yang dirawat di Isoter Jinengdalem hanya tersisa 1 orang.

“Kami lakukan ini agar efisien, karena pasien OTG yang dirawat hanya satu orang di Isoter Jinengdalem. Jadi kami yakin pihak desa mampu menangani jumlah pasien OTG satu dua orang di isolasi desa,” ungkapnya.

BACA :  Tingkatkan Produksi Padi, Distan Buleleng Terapkan Inovasi Pertama di Bali

Ia pun menambahkan jika, keputusan ini juga telah disepakati bersama tim Satgas Covid-19 Buleleng beserta dari unsur TNI dan Polri. Bahkan saat ini melalui penurunan level serta perkembangan kasus Covid-19 yang terus melandai dalam sebulan terakhir.

Pihaknya mengaku tidak akan menyurutkan pengawasan terhadap protokol kesehatan dan tidak terlalu melonggarkan pengawasan terhadap Prokes OTG-GR yang menjalani isolasi di Desa.

“standar operasional prosedur tetap kami lakukan, termasuk pada pengawasan isolasi desa. Hal ini kami lakukan untuk menjamin agar pelaksanaan isolasi berjalan dengan baik,” ujarnya.

Sementara saat disinggung menjelan libur panjang yang sudah dekat seperti Natal dan Tahun Baru pihaknya akan melakukan pengawasan pada kedua acara itu dan kini pihaknya akan berkoordinasi dengan unsur kepolisian dan TNI untuk melakukan pengawasan secara ketat.

“Pandemi ini kan belum berakhir, kasus konfirmasi masih terjadi. Maka kami tetap melakukan langkah antisipasi kendatipun kondisinya masih melandai. Nanti TNI/Polri akan melakukan inspeksi ke lapangan dibantu Sat Pol PP, BPBD dan Dinas Perhubungan untuk mengatur masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan,” tandasnya.

BACA :  14 Orang Warga Binaan Lapas Singaraja Tak Diusulkan Dapat Remisi, Ini Alasannya

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -
TS Poll - Loading poll ...

Most Popular