eluarga Maksan Anyar Banjar Dinas Abang Kaler, Desa Abang, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem ludes terbakar.

Karangasem, balipuspanews.com- Lantaran ditinggal sembahyang, istana dewa uang atau Ida Bhetare Rambut Sedana di pura keluarga Maksan Anyar Banjar Dinas Abang Kaler, Desa Abang, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem ludes terbakar.

Awal kejadian pada hari selasa tanggal 21 Februari 2017 sekira pukul 15.30 wita korban
Ketut Kamasan bersama melaksanakan persembahyangan di Pura Maksan Anyar yang mana pura tersebut menjadi satu dengan pekarangan rumah dari Korban.

Selanjutnya setelah selesai melaksanakan persembahyangan sekitar pukul 15.45 wita korban bersama dengan keluarganya melaksanakan persembahyangan ke Pura Panti/Ibu Pande yang jaraknya kuarang lebih 200 meter dari rumah korban sehingga rumah dalam keadaan kosong.

Kemudian sekitar pukul 16.30 wita saat korban sedang melakukan persembahyangan datang Saksi I Wayan Labek memberitahukan bahwa Pura Maksan Anyar terbakar mendengar hal tersebut korban langsung bergegas pulang dan menemukan Pelinggih Pura Rambut Sedana yang ada di Pura Maksan Anyar sudah ludes terbakar.
Pura tersebut terbuat dari Kayu dengan atap Ijuk dengan ukuran kurang lebih 50 Cm x 50 Cm. Dan api sudah padam shg tdk merembet ke bangunan lainnya.

“Penyebab dari kebakaran tersebut diduga dari api dupa yang menyala setelah selesai melakukan persembahyangan yang ditinggal oleh korban,” kata Kapolsek Abang itu, AKP Sugita Yasa.

Kata Sugita,  akibat dari peristiwa tersebut korban mengalami kerugian materiil dari Pura yang terbakar sebesar Rp. 7 000 000 (tujuh juta rupiah).