28.8 C
Denpasar
10/05/2021, 11:43 AM
BaliBulelengIstri Meninggal Dipatuk Ular, Sariasa Minta Pemerintah Bebaskan Biaya Rumah Sakit

Istri Meninggal Dipatuk Ular, Sariasa Minta Pemerintah Bebaskan Biaya Rumah Sakit

balipuspanews google news

Singaraja, balipuspanews.com — Kesedihan menyelimuti rumah duka Luh Asri (38). Ibu rumah tangga asal Banjar Dinas Dangin Yeh, Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan, Buleleng meninggal dunia pada Minggu (25/2), setelah kelingking kaki kanannya dipatuk oleh ular.

Sejatinya, peristiwa menimpa Luh Asri terjadi pada Kamis (22/2) sore lalu. Saat itu dirinya hendak mengangkat rebusan pakan untuk ternak babinya di dapur.

Luh Asri sempat dibuat terkejut, ketika melihat kehadiran seekor ular yang melintas di dekatnya. Namun karena ukuran ular terbilang cukup kecil, Luh Asri pun memutuskan untuk membiarkan ular tersebut dan tidak mengusirnya.

Keputusan Luh Asri ini rupanya berakibat fatal. Selang beberapa menit memasak di dapur, ular itu langsung mengigit jari kelingking kaki kirinya.

Kronologis kejadian diceritakan Nyoman Sariasa selaku suami Luh Asri, terjadi pada Kamis (22/2) sekitar pukul 18.30 Wita.

Kala itu, Asri sedang mengambil pakan ternak babi (dagdag) direbus di dapur posisinya berada di sebelah barat rumahnya.

Dalam posisi mengangkat rebusan dagdag ternak babi, Asri melihat seekor ular berukuran pendek melintas dihadapannya.

Asri pun tidak memperdulikan hal tersebut, karena perasaannya beranggapan, ular tersebut hanya sekedar lewat.

“Istri baru sadar dipatuk ular beberapa jam kemudian, setelah luka bekas gigitan di kelingking kaki kiri mengeluarkan darah,” kata Sariasa, ditemui di rumah duka, Minggu (25/2) sore.

Setelah digigit ular, Asri pun tidak panik, atau merasa sakit dan ketakutan. Ia hanya membasuh luka bekas gigitan ular dengan air.

Lalu, kejadian itupun diceritakan kepada anaknya bernama Kadek Artana (15) masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Artana pun sempat menanyakan kondisi ibunya setelah digigit ular, namun dijawab kondisinya baik-baik saja.

“Tiba dirumah, pulang nyopir dari Jakarta Jumat (23/2) pagi, saya belum tau jika istri sempat dipatuk ular,” imbuhnya.

Asri pun rupanya tak mengetahui jika efek racun dari ular berbisa mulai bereaksi, hingga tubuhnya mendadak lemas, meriang, dan kesemutan pada kaki bagian kiri, tepatnya Jumat (23/2) sore.

“Istri gelisah, demam, lalu saya ajak berobat ke bidan desa, disuntik, dan diberikan obat penurun panas,” terangnya.

Sepulang berobat dari bidan, bukannya membaik, kondisi Luh Asri nyatanya kian memburuk.

Pada Jumat (23/2) malam, Sariasa yang kala itu tengah tidur, tiba-tiba terbangun ketika melihat tubu sang istri bergetar kencang layaknya orang yang sedang mengigil.

Asri pun akhirnya mengaku jika sebelumnya sempat digigit ular ketika sedang mengangkat rebusan dagdag di dapur.

Mendengar pengakuan itu, Sariasa merupakan salah satu keluarga miskin, dibantu sejumlah tetangga membawa istrinya ke RSUD Buleleng pada Sabtu (24/2).

“Meski tidak punya biaya, dan jaminan kesehatan gratis, istri langsung saya bawa ke rumah sakit,” ujar Sariasa.

Sehari berjuang melawan sakit, nyawa Asri pun akhirnya tak tertolong, dan menghembuskan nafas terakhir pada Minggu (25/2).

Tak hanya bersedih kehilangan istri yang sangat dicintainya, Sariasa kini harus memeras otak, mencari uang sebesar Rp 3,2 juta, membayar hutangnya kepada RSUD Buleleng.

“Kami belum bisa bayar. Jenazah bisa dibawa pulang, karena kepala desa (Wayan Sunarsa) jadi jaminannya. Tiyang (saya) sangat berharap pemerintah bisa meringankan beban kami, membebaskan biaya pengobatan dan perawatan RSUD Buleleng. KIS kami tidak punya, dan status istri sebagai pasien umum ketika dirawat,” ungkap Sariasa dengan pancaran wajah penuh kesedihan.

Terpisah, Kasubag Humas RSUD Buleleng, Ketut Budiantara menjelaskan, jika pasien atas mama Luh Asri diterima oleh pihaknya pada Sabtu (24/2) sekira pukul 12.30 wita, dengan diagnosa snack bite (digigit ular).

Pihak medis pun sebut dia, sudah berusaha memberikan tindakan berupa pemberian Anti Bisa Ular (ABU) dan terapi obat lain, namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan, dan meninggal dunia pada Minggu (25/2)  pukul 10.00 Wita.

“Pasien juga sempat terial-teriak dan dikonsultasikan ke dokter spesialis jiwa. Pasien meninggal jam 10.00 pagi, sudah di bluecode namun tetap tidak tertolong. Kalau biaya totalnya Rp 3,2 juta,” jelasnya dihubungi melalui telepon seluler, Minggu (25/2) malam.

Sementara, Perbekel Desa Giri Emas, Wayan Sunarsa saat dikonfirmasi tak menampik jika keluarga Nyoman Sariasa merupakan salah satu warga kurang mampu di Desa Giri Emas.

“Sementara saya jadi jaminan di RSUD Buleleng, agar jenazah bisa dipulangkan,” kata Perbekel Sunarsa.

Terkait hutang dengan jumlah Rp 3,2 juta, pihaknya pun akan mengupayakan solusi terbaik meringankan beban duka dihadapi keluarga Sariasa.

“Besok (Senin) kami akan berupaya meminta bantuan kepada dinas terkait, agar keluarga Sariasa bisa dibebaskan dari biaya perawatan di RSUD. Ya, memang tercatat sebagai keluarga kurang mampu, namun datanya tercecer,” tandasnya.

- Advertisement -
- Advertisment -
Balipuspanews TV
Video thumbnail
912 Peserta Ikuti Pameran Bonsaidi Alun-alun Kota Gianyar
05:38
Video thumbnail
Pedagang Sudah Pindah, Aktivitas Pasar Banyuasri Telah Dijadwalkan
02:35
Video thumbnail
Longsor di Dua Desa Wilayah Kecamatan Sawan, Kerugian Diperkirakan Ratusan Juta
02:30
Video thumbnail
Putu Supadma Rudana, MBA Mengajak Seluruh Masyarakat untuk Selalu Menerapkan 3M
02:35
Video thumbnail
Pedoman Perayaan Tahun Baru
00:54
Video thumbnail
Strategi Museum Rudana Menjaga Eksistensinya di Tengah Pandemi | Talkshow
44:25
Video thumbnail
Tempat Karaoke Terapkan Prokes, Sterilkan Microphone dengan Mesin Laser
03:13
Video thumbnail
Kebiasaan Baru yang Diterapkan Ketika ke Museum
01:03
Video thumbnail
Ketua Komisi IVDPRD Tabanan I Gusti Komang Wastana,S.Pd Mengajak Masyarakat Disiplin Terapkan Prokes
01:52
Video thumbnail
Kembali Gerebek Desa, Polsek Mengwi Lakukan Penyemprotan Disinfektan Dengan Mobil Water Canon
01:59
Video thumbnail
Tips Solo Travelling di Masa Pandemi
01:17
Video thumbnail
Situasi Ubud Menjelang Tahun Baru 2021
13:36
Video thumbnail
Polsek Selemadeg Barat Semprotkan Disinfektan di Rumah Warga yang Terpapar Covid-19
02:04
Video thumbnail
Tips Aman Menerima Paket di Masa Pandemi
00:42
Video thumbnail
Polres Badung Gelar Aksi Gerebek Desa, Cegah Penyebaran Covid-19
03:23
Video thumbnail
#ingatpesanibu Selalu Menerapkan 3M
00:36
Video thumbnail
Rencana Pembelajaran Tatap Muka Tahun 2021 di Kabupaten Tabanan | Talkshow
19:20
Video thumbnail
Tips Liburan Bersama Keluarga di Masa Pandemi
01:21
Video thumbnail
Minim Kasus Covid 19, Desa Kuwum Dinobatkan Sebagai Desa Tangguh Dewata Oleh Polres Badung
02:39
Video thumbnail
2 Cafe di Tabanan Tak Lengkapi Sarana Prokes,Tim Gabungan Sosialisasi SE Gubernur & Maklumat Kapolri
02:43
Video thumbnail
Tips Ketika Keluar Rumah di Masa Pandemi
01:11
Video thumbnail
Dalam Sehari Tim Yustisi Jaring 143 Pelanggar di Bangli
02:46
Video thumbnail
Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Anak Bermain di Taman Bermain
01:03
Video thumbnail
Aman Shopping ke Level 21 Mall di Tengah Pandemi Covid-19 | Talkshow
20:01
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berbelanja di Mall
00:47
Video thumbnail
Etika Bersin yang Benar
00:45
Video thumbnail
Nak Ubud Gelar Pasar Kaget, Sebagian Hasil Penjualan Didonasikan Bagi yang Terdampak Covid 19
03:03
Video thumbnail
Tips Aman ke Bank di Masa Pandemi
01:00
Video thumbnail
Beri Kenyamanan Pengunjung, Objek Wisata Taman Nusa Terapkan Prokes Covid-19 | Talkshow
27:17
Video thumbnail
Sidak Masker di Padangsambian Kaja Denpasar, 20 Pelanggar Terjaring
04:10
Video thumbnail
5 Waktu Penting Cuci Tangan Dengan Sabun
00:48
Video thumbnail
Tekan Kasus Penyebaran Covid 19 Desa Dauh Puri Kelod Gelar Monitoring Prokes Sasar Tempat Usaha
03:08
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Mengantri
01:03
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berwisata
00:54
Video thumbnail
Tips Menaiki Pesawat di Masa Pandemi
01:06
Video thumbnail
Ops Yustisi Sasar Wilayah Simpang Kampus Unud Jimbaran, Petugas Temukan 8 Pelanggar Prokes
02:45
Video thumbnail
Hal-hal yang Mesti Diperhatikan Setelah Keluar Rumah
00:48
Video thumbnail
Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Desa Bengkel, Tabanan | Talkshow
28:42
Video thumbnail
Satu Orang di Denda, Saat Tim Yustisi Laksanakan Sidak Prokes di Desa Tibubeneng Badung
03:39
Video thumbnail
Gaya Hidup Sehat yang Bisa Diterapkan di Tengah Pandemi
01:03
Video thumbnail
Kasus Fluktuatif, Klungkung Kembali Masuk Zona Orange Covid-19
02:38
Video thumbnail
Perlengkapan yang Wajib Dibawa Dalam Tas di Masa Pandemi
00:57
Video thumbnail
Pelanggar Prokes di Denpasar Capai 1 000 Lebih Dalam 4 Bulan
02:34
Video thumbnail
Protokol Kesehatan di Tempat Ibadah
00:57
Video thumbnail
Operasi Tertib Masker di Jalan Denpasar Gilimanuk, Petugas Gabungan Temukan 17 Pelanggar
01:51
Video thumbnail
Tips Berkendara di Masa Pandemi
01:12
Video thumbnail
3 Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berkunjung ke Suatu Tempat
00:47
Video thumbnail
Langkah Mencegah Kluster Keluarga
01:03
Video thumbnail
Usai Tugas Pilkada, Puluhan Personel Polres Klungkung Swab Test
02:39
Video thumbnail
Panduan Menggunakan ATM di Masa Pandemi
01:22
Member of