KARANGASEM, balipuspanews.com -Buntut adanya isu sidak dikalangan pengusaha galian C Karangasem menyebabkan jumlah truk pengangkut material yang melintas menurun drastis.
Data menyebutkan, pada 19 Agustus 2025 lalu, jumlah truk merosot hingga dibawah 500 unit perharinya, padahal biasanya pada bulan-bulan ini rata-rata truk pengangkut material biasanya mencapai 1700 – 1800 per harinya.
Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi pejabat Kepala BPKAD Karangasem yang baru I Nyoman Siki Ngurah. Terlebih capaian pajak dari sektor MBLB belum memenuhi target yang ditetapkan pada APBD tahun 2025.
Berdasarkan data, capaian pajak dari sektor MBLB tahun 2025 dari target 104 Miliar hingga menjelang akhir bulan Agustus ini baru terealisasi Rp 55,7 Miliar atau sekitar 53,62 persen. Dengan jumlah tersebut, masih tersisa target yang belum tercapai sekitar 48,2 Miliar hingga akhir tahun.
Ditemui usai pelantikan, Rabu (21/8/2025), Kepala BPKAD Karangasem yang baru, I Nyoman Siki Ngurah mengaku akan melaksanakan tugas yang dipercayakan oleh Bupati dan Wakil Bupati Karangasem dengan sebaik-baiknya.
Terkait dengan pendapatan, pihaknya mengaku akan mengoptimalkan sektor-sektor yang masih bisa dimaksimalkan, serta menggali potensi pendapatan lain yang belum tergarap, serta berkordinasi dengan pejabat sebelumnya.
“Tugas saya, hal-hal yang belum bisa digali yang merupakan potensi, itu yang akan kita tindak lanjuti tentu dengan arahan pimpinan. Hal yang sudah dicapai termasuk juga dengan target, minimal itu harus bisa dipertahankan sebisanya harus ditingkatkan. Kami juga akan berkordinasi dengan pejabat sebelumya dan temen-temen disana, karena kita tidak bisa kerja sendiri, harus tim work,” kata Siki Ngurah, dikutip Kamis (21/8/2025).
Penulis: Gede Suartawan
Editor: Oka Suryawan



