Nyoman Artawa dan Istri
Nyoman Artawa dan Istri
sewa motor matic murah dibali

GIANYAR, balipuspanews. com – Pasca menjadi sorotan publik, Izin memberangkatkan tenaga kerja oleh PT Mentari Keiichi Bali sampai saat ini masih dalam tahap proses di Jepang.

“Saat ini izin PT Mentari Kelichi Bali masih dalam proses di Konjen Indonesia di Jepang, ” kata Nyoman Artawa Putra penanggungjawab LPK MentariAsa Bali ketika ditemui dikantornya Jalan Dharma Giri 99X, Kelurahan Bitera, Gianyar, Kamis (12/9/2019).

Sambung mantan anggota DPRD Gianyar periode 2014-2019, yang juga pernah menjabat Ketua Komisi III DPRD Gianyar ini masalah peredaran brosur lebih dulu sebelum izin selesai tuntas menurutnya tidak masalah sebagai bagian dari promosi.

Cuman yang tidak boleh dilakukan adalah memberangkatkan tenaga kerja melalui PT Mentari Kelichi Bali ke Jepang, sebelum izin tuntas dengan Perjanjian LPK mentari Asa Bali dengan Asosiasi pengawas di Jepang yang menaungi pengusaha disana harus diketahui dan terdaftar di Konjen Indonesia di jepang.

Setelah semua dinyatakan komplit baru kita lampirkan sebagai syarat pengajuan ijin ke kementrian tenaga kerja dan Transmigrasi pusat ( Binalantas ).

” Saya tahu aturan kok, justru saya inginkan memberangkatan tenaga kerja ke Jepang perjanjiannya sudah selesai di Bali artinya apa janji diteken di Bali begitulah terjadi di Jepang, ” ujarnya didanpingi sang istri, Kiyomi Iwataka
Untuk itu pihaknya sebagai usaha pelayanan mesti mengikuti beberapa prosedur sebelum diberangkatkan ke Jepang.

Pertama siswa yang berminat ke Jepang mesti mengikuti pendidikan singkat bahasa dan budaya Jepang di
LPK Mentari Asa Bali.

Pada tahapan ini, peminat dipungut bayaran sebesar Rp 200 ribu perbulannya.

Kemudian setelah mendapatkan pendidikan, pihaknya mendatangkan user atau penerima tenaga kerja di Jepang.

“Nah kalau sudah dites user, calon Pekerja kembali mendapatkan pendidikan, ” jelasnya.

Pendidikan ini selama 4 bulan secara intensive, selama pendidikan atau training ini dibebankan biaya El 22 Juta sudah termasuk dokumen keberangkatan.

” Semua ada prosedural rencana kami akan launching keberangkatan tenaga kerja pertama kami, ” ucapnya sembari menampik keras dinyatakan perusahaannya bodong. (art/bpn/tim)