Jabar Era Millenial Terapkan Kliping Digital, Cyber Hoak Hingga Quick Respon

60
Dra Poppy Purbawati Kepalan Bagian Pelayanan Media dan Informasi Provinsi Jawa Barat didampingi Kepala Sub blBagian Pelayanan Informasi, Akhmad Taufiqrrachman, S. aP, MAB saat menerima Sekwan DPRD Bali, Gusti Ngurah Alit serta IGA Alit Wikrama Kabag Persidangan dan Risala DPRD Bali selaku pimpinan rombongan studi komparatif ke Provinsi yang dikenal dengan gedung satenya itu, Kamis (6/12).

Jawa Barat, balipuspanews. com – Pemerintah provinsi Jawa Barat menerapkan sejumlah program kliping digital, cyber hoak dan quick respon di era millenial saat ini dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat secara cepat.

“Dulu alat pemotong (cutter)  patah, belum lagi lem habis, sedangkan pimpinan minta cepat kliping agar  tahu soal informasi, semua itu menjadi kendala kami dalam pelayanan kliping manual, untuk itu kita terapkan kliping digital, ” kata Dra Poppy Purbawati Kepalan Bagian Pelayanan Media dan Informasi Provinsi Jawa Barat didampingi Kepala Sub Bagian Pelayanan Informasi, Akhmad Taufiqrrachman,  saat menerima Sekretaris  Dewan Bali, Gusti Ngurah Alit serta IGA Alit Wikrama Kepala Bagian  Persidangan dan Risala DPRD Bali selaku pimpinan rombongan studi komparatif ke Provinsi yang dikenal dengan gedung satenya itu, Kamis (6/12).

Ia mengatakan untuk mengakses kliping digital itu, cukup dengan membuka play store trus klik digiclip maka akan didapatkan aplikasinya.

Disisi lain, ditambahkan oleh Kepala Sub Bagian Pelayanan Informasi Provinsi Bali. Akhmad Taufiqrrachman mengatakan selama ini follower Gubernur Jawa Barat, Ridwal Kamil mencapai 9 juta orang lebih.

Biasanya ketika Gubernur memosting kegiatannya sejumlah aspirasi rakyat masuk.

“Sampai saat ini ada sekitar 20 Ribu aspirasi masyarakat, ” katanya.

Untuk memudahkan menerima aspirasi secara digital, akhirnya Gubernur Ridwan membuka program Jabar quick respon.

Dalam program ini, aspirasi dibatasi menjadi 7 bagian mulai dari pendidikan siswa miskin, pelayanan rumah tak layak, ekonomi masyarakat, pelayanan jembatan gantung dan kepentingan publik lainnya.

“Kegiatannya simpel kalau ada warga tak punya rumah layak huni, kita bantu dengan mengerahkan CSR atau bantuan dari BUMD dan BUMN yang ada di Bandung, ” ujarnya..
Begitu juga dengan kegiatan sosial lainnya, pihaknya bekerjasama dengan PMI dan lembaga sosial lainnya.

Lebih jauh ditekannya juga soal memerangi berita hoax, pada hari Jumat (7/12), Gubernur Ridwan Kamil akan melaunching Cyber Hoax.

” Cyber ini diawasi oleh leading sektor Infokom nantinya, ” ujarnya.

Sekwan  Bali, Gusti Ngurah Alit mengadopsi program dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Kami antusias dengan programnya mudah mudahan bisa terealisasi di Bali, ” ucapnya.(art/bpn/tim)

Loading...