Senin, Oktober 26, 2020
Beranda Bali Denpasar Jadi Kurir Sabu, Wanita asal Gianyar ini Dibui 6 Tahun

Jadi Kurir Sabu, Wanita asal Gianyar ini Dibui 6 Tahun

- Advertisement -

DENPASAR, balipuspanews. com- Ida Ayu Putu Eka Semarayani, perempuan asal Gianyar ini terlihat tidak ada raut penyesalan saat ketok palu hakim menjatuhkan hukuman selama 6 tahun penjara. Iapun langsung menerima putusan tersebut.

Putusan yang dibacakan Wayan Kimiarsa,SH.MH di ruang sidang Candra, Senin (25/11) PN Denpasar, juga memutuskan terdakwa pidana denda sebesar Rp.1 miliar dan subsider 4 bulan penjara.

“Mengadili terdakwa bersalah melawan hukum sebagaimana tertuang pada Pasal 114 ayat (1) UU RI.No.35 tahun 2009 tentang narkotika golongan I bukan tanaman. Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa selama 6 tahun penjara,” ketok palu hakim.

Jaksa Gst Ayu Putu Hendrawati,SH yang sebelumnya mengajukan hukuman pidana selama 7 tahun penjara terhadap wanita 25 tahun itu, menyatakan menerima menyikapi putusan hakim.

Diuraikan jaksa Kejari Denpasar ini, bahwa terdakwa diamankan petugas langsung di tempat kosnya Jalan Raya Sesetan Gang Kali Sari Banjar Galuh, Denpasar Selatan pada Sabtu (13/7) pukul 17.00 Wita.

Petugas yang mendapat informasi dari masyarakat langsung meringsek masuk ke kamar kos terdakwa. Saat digeledah ditemukan berbagai plastik klip berisi sabu siap edar di dalam kamar.

“Ada 12 klip plastik berisi sabu yang saat dilakukan penimbangan beratnya mencapai 3,34 gram netto,” demikian diuraikan jaksa dalam dakwaan.

Terdakwa yang tinggal seorang diri di kosnya itu, mengaku selama ini mendapat perintah mengambil dan melakukan tempelan dari seseorang yang dikenalnya bernama Diki (DPO).

“Sebelum diamankan, terdakwa mengaku sudah empat kali mengambil tempelan dan sudah dua kali mengedarkan yang diperintahkna oleh Diki. Untuk sekali melakukan tempelan, terdakwa diberi upah sebesar Rp.50 ribu,” singkat Jaksa Gusti Ayu. (jro/bpn/tim)

- Advertisement -

Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Pick Up Oleng Seruduk Mobil Avanza Parkir

BANGLI, balipuspanews.com – Akibat mengantuk dan hilang konsentrasi, mobil Pick Up bernopol DK 9670 KZ, yang dikendarai Kocong, 42, Pria asal Desa Songan B,...

Tak Hiraukan Teguran, Pabrik Penyulingan Daun Cengkeh Akhirnya Ditutup Paksa

Sebuah tempat usaha penyulingan daun cengkeh yang berada di Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada ditutup paksa oleh tim Satpol PP Kabupaten Buleleng. Hal itu dilakukan sebab pemilik tempat tidak menghiaraukan teguran petugas, sehingga Pol PP lalu bertindak tegas menutup paksa usaha penyulingan daun cengkeh yang beroperasi dan dianggap menimbulkan polusi udara.
Member of