Jumat, Februari 23, 2024
BerandaAdvertorialJadi Peserta Rujuk Balik, Hipertensi Jero Terkontrol Dengan Bantuan JKN-KIS

Jadi Peserta Rujuk Balik, Hipertensi Jero Terkontrol Dengan Bantuan JKN-KIS

KLUNGKUNG, balipuspanews.com – Penyakit hipertensi mungkin cukup akrab di telinga masyarakat karena cukup banyak yang mengidap penyakit ini, bahkan penyakit ini dianggap sangat berbahaya dan memicu komplikasi jika tidak terkontrol dengan baik.

Hal ini dibenarkan oleh seorang ibu yang berasal dari Klungkung bernama Ni Nyoman Rasmin,58, atau yang akrab disapa Jero Sekar. Jero mengidap hipertensi sudah puluhan tahun lamanya dan merupakan penyakit keturunan di keluarganya.

Walaupun mengidap hipertensi sudah sangat lama, namun semangatnya untuk tetap sehat sangat luar biasa. Dirinya selalu menjaga pola hidupnya secara teratur dan berobat secara rutin ke dokter.

Hal tersebut ia lakukan semenjak tercatat sebagai peserta Program Rujuk Balik (PRB) BPJS Kesehatan karena ia berobat menggunakan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Rumah Sakit mengembalikan ia ke dokter keluarga karena kondisinya sudah stabil dan kini rutin kontrol dan berobat di dokter keluarga tempatnya terdaftar dan bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

“Saya merupakan peserta rujuk balik di salah satu dokter keluarga BPJS Kesehatan yang saya pilih, jadi saya bisa mengontrol hipertensi dengan baik setiap bulannya sesuai dengan petunjuk dokter,” ungkap Jero.

BACA :  HPN 2024, Presiden Jokowi Tandatangani Perpres Hak Cipta Penerbit

Jero yang kesehariannya merupakan pedagang di Pasar Klungkung mengaku kondisinya sangat sehat semenjak hipertensinya terkontrol seperti saat ini.

Ia juga menceritakan sangat banyak peserta yang memiliki penyakit hipertensi, diabetes, asma, jantung dan penyakit sejenis lainnya yang juga merupakan peserta PRB. Ia merasa program ini sangat bermanfaat bagi peserta seperti dirinya.

“Program ini sangat bermanfaat, sebab pengobatan yang kami jalankan dapat terjamin secara teratur, bahkan selama saya berobat baik itu di rumah sakit maupun di dokter keluarga tidak ada mengeluarkan biaya sepeserpun,” lanjutnya.

Setiap bulan Jero mendapatkan pemeriksaan tensi, gula darah, kolesterol dan pemeriksaan kesehatan lainnya serta edukasi untuk pola hidup sehat hanya dengan menunjukkan kartu rujuk balik dan KIS miliknya. Praktis ia sudah menjalani pengobatan yang berkelanjutan tanpa perlu memikirkan biaya.

Jero terdaftar di kelas 1 karena ditanggung oleh suaminya yang merupakan pensiunan guru di Kabupaten Klungkung. Jero berharap Program JKN-KIS dapat tetap berlangsung seperti saat ini agar peserta seperti dirinya dapat berobat secara baik.

BACA :  TPPS Kabupaten Gianyar Evaluasi Program Pencegahan Stunting

Penulis : Gde Candra
Editor : Oka Suryawan

 

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular