DENPASAR, balipuspanews.com – Memelihara ikan koi sebagai salah satu hobi bukanlah hal yang baru lagi. Namun, akan menjadi cerita yang berbeda apabila hobi memelihara ikan koi yang digeluti dapat mendatangkan rejeki.
Demikianlah setidaknya yang disampaikan Wayan Gede Putra Wirawan saat ditemui dikediamannya yang berlokasi di Jalan Ratna Denpasar Timur, Jumat (17/7/2020).
Putra menyebutkan, sedikitnya belasan ekor ikan koi yang ditampung di kolam di rumahnya, serta puluhan ekor ikan koi kecil yang siap dijual dengan motif yang beragam.
Pada awalnya, ikan-ikan itu ia pelihara karena hobi. Namun seiring berjalannya waktu, hobi tersebut ia jadikan lahan bisnis.
Putra mengaku, bisnis ikan koi ini sudah ia geluti sejak tahun 2018. Dimana sebelum itu, ia tak benar-benar memahami cara merawat ikan koi sehingga sempat tak melanjutkan hobinya.
“Awalnya memang dari hobi sekitar tahun 2000-an. Namun pada saat itu belum terlalu memahami, jadi setiap beli mati, beli mati, beli mati. Putus asa, akhirnya kolam tidak terurus. Setelah itu pada tahun 2016 kembali tertarik pada koi. Mulai belajar sistem filtrasi dan semuanya. Akhirnya mulai 2017 sekadar menjalani hobi dan terus meningkat. Tahun 2018 akhir mulai tertarik untuk menjadikan hobi ini sebagai lahan bisnis. Di sanalah saya membuat keputusan bagaimana agar hobi ini mendatangkan penghasilan bagi saya,” kenangnya.
Selaku penghobi ikan koi, Putra menilai memelihara ikan merupakan obat yang mujarab saat pandemi. Ia juga percaya memelihara ikan dapat menurunkan tingkat stress di kala menghadapi situasi seperti ini.
“Kalau saya ini merupakan obat yang sangat ampuh mengusir jenuh. Jadi untuk jual ikan ini saya berharap orang-orang yang membeli ikan koi ini dapat mengurangi tingkat stressnya,” ujarnya.
Terkait biaya yang sudah ia keluarkan selama menggeluti hobi memelihara ikan koi tersebut, Putra tak bisa menyebutkan nominal pastinya.
“Biaya yang dihabiskan untuk menjalani hobi ini kalau dihitung-hitung lumayan besar. Untuk perbaikan kolam hitungannya sudah puluhan, itupun masih belum maksimal. Untuk pakan ikan rata-rata harganya sekitar 100 sampai 200 ribuan itu dipakai selama dua atau tiga minggu,” ungkapnya.
Di tengah mewabahnya pandemi Covid-19 ini, Putra mengaku persaingan menjadi bertambah ketat antar penjual ikan. Terutama seller baru yang bermunculan akibat banyaknya orang yang dirumahkan.
“Di sini saya menanggapinya (persaingan antar penjual ikan) dengan positif saja, yang jelas saya tetap berusaha berjualan dengan tetap menjaga kualitas dan paling penting menjaga kesehatan ikan,” kata dia.
Terkait kisaran harga yang dipatoknya, pihaknya masih mengejar untuk kelas menengah kebawah.
Pasalnya, masih banyak yang menilai bahwa hobi memelihara ikan koi ini merupakan hobi yang mahal. Di sini, Putra ingin menepis persepsi orang-orang yang masih menganggap demikian.
Untuk kisaran harga koi yang dijualnya, Putra memasang tarif mulai dari Rp. 15 ribu sampai dengan Rp. 5 juta. Ia pun menyediakan koi jenis lokal dan juga import.
“Kadang-kadang ada yang bilang bahwa koi itu adalah hobinya sultan, dan saya pribadi membantah hal itu. Saya memandangnya siapa saja boleh memiliki hobi memelihara koi,” tegasnya.
Penulis : Ni Kadek Rika Riyanti
Editor : Oka Suryawan



