Bupati Made Gianyar, saat menghadiri penghijauan yang dilasanakan Polres Bangli di Desa Kintamani, Kamis (9/1)
Bupati Made Gianyar, saat menghadiri penghijauan yang dilasanakan Polres Bangli di Desa Kintamani, Kamis (9/1)

BANGLI, balipuspanews.com – Sebagai daerah konservasi dan penyangga air di Bali, Bupati Bangli I Made Gianyar mengajak semua pihak untuk ikut menjaga dan merawat alam Bangli agar tetap lestari. Menurutnya, jika alam Bangli sampai rusak, maka hal buruk yang tidak terbayangkan akan terjadi di Bali. Hal ini disampaikan Bupati Made Gianyar, saat menghadiri penghijauan yang dilasanakan Polres Bangli di Desa Kintamani, Kamis (9/1).

Lebih lanjut Bupati Made Gianyar mengatakan, untuk menjaga alam Bali khususnya di Kabupaten Bangli, reboisasi atau penanaman pohon merupakan salah satu langkah yang bisa dilakukan. Seperti penghijauan yang hari ini dilaksanakan oleh Polres Bangli, mungkin bisa digetok tularkan dan diikuti oleh lembaga maupun instansi lain. “Masalah di Jakarta, tidak ada hujan tetapi ada banjir, perlu kita antisipasi di Bali. Dan Bangli siap untuk itu. Maka saya ajak semua pihak untuk menjaga alam Bali dengan menanam pohon di Bangli. Dengan menanam pohon, ekosistem akan berjalan bagus dan ketika ada hujan airnya akan terserap, sehingga saudara kita yang ada di hilir tidak akan kebanjiran,” terangnya.

Bupati Made Gianyar juga mengatakan, saat ini tantangan yang dihadapi Bangli adalah, banyak masyarakat menebangi hutan bambu kemudian diganti dengan tanaman jeruk. Sebagai Bupati Bangli, ia tidak bisa melarang masyarakat yang mau menggati tanaman bambunya dengan jeruk. Ia berpendapat, mungkin solusi untuk masalah ini, Pemerintah Provinsi Bali maupun kabupaten yang berkepentingan akan alam Bangli bisa menyiapkan insentif bagi masyarakat yang mau menanam bambu pada lahan milik pribadinya atau desa yang bisa menjaga hutan desa. “Saat ini tantangan di Bangli adalah banyak masyarakat yang menebangi bambu dan diganti dengan jeruk. Semoga saudara kita yang dihilir bisa terbangun kesadarannya, sehingga masyarakat Bangli bisa sejahtera dengan menanam pohon,” harapnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Made Gianyar juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh jajajan Polri, Khususnya yang berada di wilayah hukum Polda Bali, terkhusus lagi Polres Bangli karena telah telah melakukan program Polri peduli penghijauan. “Mewakili masyarakat Bangli, hanya terima kasih yang bisa kami sampaikan kepada jajaran Polres Bangli karena memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kelestarian alam Bangli,” ucapnya.

Sementara itu Kaplores Bangli AKBP. I Gusti Agung Dhana Aryawan mengatakan, Polri peduli penghijauan merupakan kegiatan serentak yang dilakukan diseluruh jajaran Polda Bali, dimana penghijauan ini dilasanakan disemua asrama, kantor-kantor jajaran Polda Bali dan daerah yang memang perlu dilakukan penghijauan.

Ia mengatakan, dalam penghijauan ini, sebanyak 1.999 pohon akan ditanam. Baik jenis pohon penyangga maupun jenis buah-buahan. Adapun tujuan dari kegiatan ini, jelas dia adalah sebagai bentuk kecintaan Polri kepada bumi dan lingkungan. Ia juga mengatakan, kegiatan ini juga merupakan upaya mitigasi Polres Bangli untuk mencegah bencana, mengingat Bangli merupakan daerah yang rentan terhadap bencana alam. “Kegiatan ini merupakan salah satu upaya mitigasi yang kita untuk mencegah bencana yang terjadi di Bangli,” pungkasnya. (Rls/bpn/tim)