latihan menembak senjata ringan (Latbakjatri) di Lapangan Tembak Kodim 1617/Jembrana Banjar Ambyarsari Desa Blimbingsari, Melaya

NEGARA,balipuspanews.com- Sebagai prajurit kemapuan menembak memang menjadi keharusan.

Agar anggota Kodim Kodim 1617/Jembrana tetap mampu menembak dengan baik mereka kembali dilatih menembak senjata ringan (Latbakjatri) di Lapangan Tembak Kodim 1617/Jembrana Banjar Ambyarsari Desa Blimbingsari, Melaya Kamis (13/2).

Sekitar 100 orang prajuruit berlatih dengan senjata laras panjang M16 A-1 dengan amunisi tajam kaliber 5,56 mm 4 tj. Sedangkan untuk amunisi pistol P-1 Pindad menggunakan munisi tajam kaliber 9 mm Pindad.

Komandan latihan Kapten Inf Supena mengatakan, para prajuriit dilatih kembali menembak menggunakan senjata laras panjang dalam tiga sikap yaitu sikap tiarap, duduk dan berdiri dengan jarak 100 M 30 butir munisi dan untuk penggunaan senjata pistol, diasah kemampuannya membidik menggunakan dua tangan dengan jarak 20 Meter dengan tiga butir koreksi dan 10 butir penilaian.

Dandim 1617/Jembrana (Letkol Kav Djefri Marsono Hanok) mengatakan, kegiatan latihan menembak ini merupakan agenda rutin di TNI AD setiap triwulan tujuannya untuk meningkatkan profesionalisme kemampuan prajurit dalam menembak baik senjata api jenis pistol maupun laras panjang.

“Latbak Jatri wajib diikuti oleh seluruh prajurit Kodim 1617/Jembrana termasuk yang bertugas di Koramil jajaran Karena keterbatasan alat dan tempat, maka kegiatan latihan menembak dilaksanakan tiga hari berturut-turut agar seluruh anggota bisa mengikuti latihan secara bergiliran, setiap prajurit berkewajiban memelihara kemampuannya dalam hal menembak menggunakan senjata api tegas,’ ungkapnya. (nm/bpn/tim)