Singaraja, balipuspanews.com – Puluhan ekor bayi kura-kura laut yang baru menetas dilepas kembali menuju habitatnya. Pelepasan tukik-tersebut tak lain merupakan hasil konservasi yang dilakukan Kelompok Nelayan Sari Segara Pantai Penimbangan.
Sejak bulan Mei lalu, kelompok Sari Segara berhasil menyelamatkan ribuan telur penyu di kawasan Pantai Penimbangan. Total telur yang kini dilestarikan kelompok di bak penangkaran, jumlahnya lebih dari seribu butir.
Total sekitar 23 ekor tukik yang dilepas ke alam bebas yang dilakukan pada Kamis (20/7) pagi.
Ketua Kelompok Nelayan Sari Segara Pantai Penimbangan, Putu Naca mengatakan, sejak bulan Mei lalu sudah ada 12 ekor penyu yang bertelur di Pantai Penimbangan.
Sepekan lalu, ada 90 ekor tukik menetas dari telurnya. Sebanyak 23 ekor diantaranya dilepas pagi kemarin, dan 67 ekor sisanya akan dilepas Sabtu (22/7).
Pelepasan tukik perdana dilakukan oleh tokoh masyarakat di Desa Baktiseraga, bersama sejumlah pengusaha yang ada di sekitar wilayah Pantai Penimbangan.
“Sementara yang bertelur baru 12 ekor. Ini sudah lebih banyak dari tahun lalu. Tahun lalu hanya ada delapan ekor. Saya yakin sampai akhir Juli ini akan ada lagi penyu-penyu yang bertelur di sini,” kata Naca.
Banyaknya penyu yang bertelur tentu saja mempengaruhi kondisi penangkaran. Sarang-sarang buatan harus diletakkan berdekatan, karena luas bak penangkaran terbatas. Meski sudah sempat melakukan perluasan sebulan lalu, ternyata masih belum cukup menampung telur-telur penyu. Karena sekali bertelur, penyu bisa mengeluarkan lebih dari seratus butir penyu.
“Penangkarannya memang masih terlalu sempit. Kami akan koordinasi dengan perbekel, biar disediakan tempat lebih luas lagi. Ada tempat di sisi timur, mudah-mudahan dapat tambahan dana,” harapnya.
Sementara itu, Perbekel Baktiseraga Gusti Putu Armada mengatakan, tahun ini pihaknya telah mengalokasikan anggaran Rp 18 juta untuk penangkaran penyu. Selain itu desa juga menyiapkan dana Rp 20 juta bagi kegiatan pelestarian terumbu karang. Armada meminta agar pelestarian penyu di Pantai Penimbangan didukung semua pihak, sehingga upaya-upaya pelestarian bisa berjalan lebih efektif.
“Ini harus sinergi semua pihak. Tidak bisa parsial hanya kelompok nelayan saja. Sudah ada pihak swasta juga yang siap membantu. Kami akan upayakan mencari lahan yang layak bagi penangkaran ini,” singkatnya.



