Selasa, Mei 21, 2024
BerandaGianyarJaga Mutu Layanan bagi Peserta JKN, FKTP Perlu Manfaatkan Digitalisasi Layanan

Jaga Mutu Layanan bagi Peserta JKN, FKTP Perlu Manfaatkan Digitalisasi Layanan

GIANYAR, balipuspanews.com– Sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan bagi peserta JKN, peran Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) melalui upaya promotif preventif perlu dijalankan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan komitmen yang dibangun, hal tersebut bisa memberikan dampak positif terhadap kemudahan akses bagi peserta dalam mendapatkan pelayanan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan, Lily Kresnowati saat mengunjungi Klinik Batubulan Medical (BBMC) di Gianyar, Jumat (30/12/2022).

“Peserta JKN harus mendapatkan layanan yang baik dari FKTP, karena fasilitas kesehatan ini merupakan wajah awal layanan kesehatan JKN. Kami mengapresiasi Klinik BBMC yang berkomitmen memberikan pelayanan semaksimalnya kepada peserta JKN. Di sini fasilitasnya sudah baik, ruangannya lengkap, parkirnya luas dan saya perhatikan beberapa layanan digital seperti antrean online dan layanan informasi sudah memadai,” ungkap Lily.

Ia juga mengecek pemanfaatan Aplikasi Mobile JKN oleh peserta JKN yang berkunjung ke klinik tersebut. Lily pun mendapati sejumlah peserta telah mengunduh aplikasi tersebut, namun ada sebagian yang belum terlalu paham terhadap fungsi pada aplikasi tersebut. Oleh karena itu, Lily berharap pihak FKTP bisa mengedukasi peserta JKN tentang manfaat Aplikasi Mobile JKN tersebut.

BACA :  Seminar Blue Economy Serangkaian WWF, Pj Gubernur Paparkan Potensi Kelautan Bali

“Kami berpesan kepada Klinik BBMC ini untuk memaksimalkan pemanfaatan Aplikasi Mobile JKN dan mengedukasikan manfaatnya kepada peserta JKN, sehingga mereka bisa merasakan kemudahan dari fasilitas yang tersedia tersebut,” lanjut Lily.

Sementara itu, Pimpinan Klinik BBMC, Anak Agung Gde Dananjaya Agung, menyambut baik kehadiran BPJS Kesehatan ke kliniknya. Ia pun siap menindaklanjuti masukan BPJS Kesehatan demi meningkatkan pelayanan kesehatan kepada peserta JKN yang mengakses layanan kesehatan.

Menurutnya, setiap bulan ada sekitar 5.600 orang pasien yang datang berkunjung ke klinik tersebut, 89% diantaranya merupakan pasien JKN.

“Per Desember 2022, total ada 19.931 jiwa peserta JKN yang terdaftar di klinik kami. Dengan bertambahnya peserta JKN, tentu kami berkomitmen menghadirkan layanan yang kian mudah, salah satunya melalui optimalisasi layanan digital dengan berbagai inovasi seperti yang dilakukan BPJS Kesehatan.

Selain antrean online, kami juga sudah menerapkan konsultasi dokter online melalui aplikasi Mobile JKN. Ke depannya kami akan berupaya meningkatkan pelayanan untuk memastikan pasien JKN yang berobat dapat tuntas ditangani di klinik,” ujarnya. (adv)

BACA :  Gandeng Rekanan, Dispar kenalkan Digitalisasi Pengelolaan DTW

Penulis: Gde Candra
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -
TS Poll - Loading poll ...

Most Popular