Minggu, Mei 19, 2024
BerandaDenpasarJaga Roh Budaya, Dewan Bali Garap Komunitas Adat Berbau Budaya untuk...

Jaga Roh Budaya, Dewan Bali Garap Komunitas Adat Berbau Budaya untuk Didanai

DENPASAR, balipuspanews.com – Kehadiran komunitas yang berada di wilayah masing -masing desa adat akan didanai, setelah sebelumnya keberadaannya masih tidak karuan alias terkatung -katung.

“Komunitas komunitas apa kah yang bersumber diadat di lokal gak karuan kalau sekarang betul betul dijaga kembali,dijaga dan dibiayai, ” kata anggota DPRD Bali,I Ketut Suryadi alias Boping usai rapat Pembahasan akhir Raperda tentang Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali di ruang banggar gedung DPRD Provinsi Bali, Jumat, (8/5/2020).

Komunitas ini diperhatikan jika benar benar membangkitkan serta membangkitkan budaya Bali.

“Barangkali ada komunitas komunitas yang membangkitkan nah itu kita dampingi oleh pemerintah bahkan dijaga betul kemudian di identifikasi setelah itu baru ada istilah pasupati kembali,” jelasnya.

Pada prinsipnya politisi PDI Perjuangan asal Tabanan itu mengatakan penyusunan Raperda Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali ini nantinya menjaga kebudayaan Bali sebagai roh barangkali didunia .

“Hanya bali yang memiliki kekuatan kebudayaan seperti ini dari semua aspek walaupun kita sangat terbuka dan banyak sekali kebudayaan dalam perda jelas yang mulai punah yang mulai luntur kita gali kembali,” ujarnya.

BACA :  Wawali Arya Wibawa Buka BRI REI Expo Bali

Raperda yang sudah selesai dibahas dan tinggal menunggu penetapan melalui sidang paripurna Dewan ini dibuat guna menjaga yang sudah ada kemudian bagaimana dia meperkuat peradaban bali kedepan untuk taksu bali untuk terjaga seperti ini.

“Ritus,situs,norma,nilai itu yang dijaga sepanjang hal itu memberi kekuatan kepada Bali dikuatkan betul,kalau tidak segara dilakukan perda ini kan akan pelan pelan bisa terkikis,kita bukannya tertutup dengan budaya luar tdak tapi yang asli ini harus dikuatkan, kita jujur saja melihat Bali yang sudah terlalu banyak terkena pengaruh luar tentang kehidupan suka duka yang sudah terkikis oleh jaman dan ego,” jelasnya. (Art/BPN/tim)

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -
TS Poll - Loading poll ...

Most Popular