Selasa, Juli 16, 2024
BerandaDenpasarJalani Wajib Lapor, Calon DPD RI Ditetapkan Jadi  Tersangka

Jalani Wajib Lapor, Calon DPD RI Ditetapkan Jadi  Tersangka

Denpasar, balipuspanews.com – Penyidik Satreskrim Polresta Denpasar akhirnya menetapkan tersangka kepada Bakal Calon DPD RI I Ketut Putra Ismaya Jaya.

Pentolan salah satu ormas di Bali itu ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan  melawan pejabat pemerintah. Namun, Ismaya tidak ditahan dan hanya dikenakan wajib lapor.

Penetapan tersangka terhadap Ismaya dilakukan penyidik Satreskrim Polresta Denpasar pada, Selasa (21/8) sekitar pukul 16.00 wita. Ismaya sebelumnya menjalani pemeriksaan, pada Senin (20/8) pukul 17.00 wita.

Baca Juga: Berlatar Dendam, Pelaku Penusukan di Pasar Tamblang Terancam Penjara 12 Tahun

Hal ini dibenarkan Kapolresta Denpasar Kombespol Hadi Purnomo, Selasa (21/8). “Iya benar, sudah ditetapkan tersangka. Silahkan konfirmasi lebih lanjut ke Kasat Reskrim,” terang Kombes Hadi.

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol I Wayan Arta Ariawan menegaskan, Ismaya ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan melawan pejabat pemerintah yang sedang menjalankan tugas negara dan atau penganiayaan dan atau kejahatan terhadap kemerdekaan orang. Hal ini sebagaimana diatur dalam Pasal 211, Pasal 212, Pasal 214 KUHP dan atau Pasal 351 KUHP dan atau Pasal 335 KUHP.

BACA :  Belasan Tabung Gas Meledak di Warung Sembako, Dadong Nyaris Tewas Terbakar

Mantan Kapolsek Kuta Utara ini mengatakan Ismaya tidak ditahan tapi dikenakan wajib lapor.

“Dia dikenakan wajib lapor,” ungkap Kompol Arta.

Sebelumnya memberitakan seorang petinggi salah satu ormas (Ketut Putra Ismaya Jaya, red) bersama 15 anggotanya mendatangi Kantor Satpol PP Provinsi Bali di Jalan DI Panjaitan, Denpasar, Senin (13/8). Mereka mempertanyakan penurunan baliho calon DPD RI Ketut Putra Ismaya di Jalan Cok Agung Tresna.

Dalam insiden itu, salah seorang oknum ormas menendang kaki salah seorang petugas Satpol PP berinisial MB.  Kedatangan anggota ormas itu ditemui Kabid Satpol PP Provinsi Bali Dewa Nyoman Rai Darmadi.

Dewa Nyoman Rai menyampaikan penurunan baliho sesuai hasil kesepakatan dalam rapat koordinasi yang dilaksanakan 9 Agustus lalu di Kantor Satpol PP dihadiri Polda Bali, KPU Provinsi Bali dan Satpol PP kabupaten/kota.

“Baliho yang sudah kadaluwarsa, tanpa izin ataupun  rusak termasuk alat pengenalan diri di seputar jalan protokol yang akan dilalui para delegasi/peserta IMF-World Bank Annual Meeting,” ujarnya.

Setelah mendengar penjelasan tersebut, mereka meninggalkan Kantor Satpol PP. Tidak lama kemudian, personel Dalmas Polresta Denpasar melakukan pengamanan di Kantor Satpol PP.

BACA :  Rumah Kontrakan Dijadikan Pengoplos Gas, Ratusan Tabung Gas 3 Kg Diamankan

Sedangkan masalah penganiayaan tidak dilaporkan oleh korban ke Polresta Denpasar. Meski demikian polisi menggunakan laporan model A untuk menjerat Ismaya sebagai tersangka.

Sementara itu, Bakal Calon DPD RI I Ketut Putra Ismaya Jaya ketika dikonfirmasi terkait masalah ini handphonenya tidak diangkat serta WA nya pun tidak dibalas.(pl/bpn/tim)

 

 

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular