29.8 C
Denpasar
29/01/2022, 5:50 PM
NasionalJawa BaratJalur Alternatif Ibun Bandung Rawan Kecelakaan

Jalur Alternatif Ibun Bandung Rawan Kecelakaan

balipuspanews google news

BANDUNG, balipuspanews.com – Jalur alternatif yang sering digunakan oleh pemudik Bandung – Garut atau sebaliknya melalui Jalan Oma Anggawisastra Ibun Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung Jawa Barat. Ini merupakan jalur alternatif yang sangat berbahaya bagi keselamatan.

Pemantauan Balipuspanews.com, ruas jalan Ibun – Kamojang – Samarang Garut bisa digunakan 90 persen, akan tetapi masih ada jalan yang berlubang yaitu di ruas jalan Randukurung Kecamatan Samarang Kabupaten Garut sebelum memasuki Taman Bunga. Lubang yang posisinya ditengah jalan aspal sangat membahayakan bagi pengendara sepeda motor roda dua apalagi posisinya di tikungan.

Ada tiga titik tikungan dan tanjakan paling berbahaya sepanjang jalan Desa Laksana – Patrol Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung. Apabila dari arah Bandung titik pertama yaitu jembatan Cikaro depan Kedai Pring Kuning (Biro Jabar). Dimulianya jalan tanjakan berbrlokan tajam, titik kedua tanjakan pada makam tanpa nama (Stana) Patrol. Selain tanjakan yang mencapai 60 drajat, langsung berbelokaan.

Adapun titik paling rawan yakni jalan tanjakan sebelum SD Inpres pada posisis 80 drajat. Ditanjakan atau turunan ini sering terjadi kecelakaan dengan medan kanan bertebing dan kiri jurang mencapai 50 meter. Tidak sedikit kendaraan roda empat tidak mampu mendaki ditanjakan ini, begitu juga kendaraan sepeda motor roda dua. Sementara titik lainnya setelah jembatan Cukang Monteng sepanjang 4 km melewati jalan pendakian atau turunan.

Sedangkan jalan pendakian atau turunan terakhir pada ruas jalan Hotel Belanda depan Observasi Burung Elang. Jalan tanjakan dan menurun cukup panjang, dengan medan berkelok – kelok. Setelah melewati wilayah perbatasan antara Kabupaten Bandung dengan Kabupaten Garut.

Pada setiap titik terdapat rambu – rambu atau peringatan bagi pengendara “hati – hati jalan menurun” “periksa rem blong” “dinginkan mesin motor metic anda” “tempat istirahat” tanda rambu – rambu sebagai perirangatan agar sekiranya dapat dipatuhi bagi pengendara demi keselamatan.

Jalan alternatif Bandung – Garut via Ibun lebih cepat diabandingkan Bandung – Garut via Nagreg. Jalan alternatif Ibun memeiliki pemandangan yang sangat indah, apalagi setelah berada di Jembatan Monteng. Merupakan jembatan gantung sepanjang 100 meter, memiliki daya tarik bagi masyarakat untuk memgabadikan pada moument tertentu.

Asef Surahman (32) warga Bayongbong Garut Senin (20/5/2019) sa’at ditemui di Jembatan Monteng mengatakan. Setelah dioprasikannya jalan anyar penghubung antara Bandung – Garut 2016. Diakuinya setiap mudik hari biasa atau lebaran selalu menggunakan jalan alternatif Ibun. Beberapa alasan yang dikatakan Asef seperti keindahan alam Kamojang dan Jembatan Monteng yang begitu indah mempesona.

“kalau melalui jalan ini kita harus lebih hati – hati, tau sendiri kan selain jalan bertebing juga jurang nya sangat dalam serta tikungan taham sekali. Kalau pulang ke Garut tidak melalui jalan Ibun serasa kurang berkesan. Di sini kan bisa berselfi riya” uangkapnya.

Menurut Kasat Lantas Polres Bandung AKP Hasby Ristama dijumpai di Mapolres Bandung mengemukakan. Pihak kepolisian tidak merekomendasikan jalan Ibun sebagai jalan alternatif arus mudik tahun 2019. Alasan pihak kepolisian tidak merkomendasikan jalan tersebut karena tingkat kecuraman jalan sangat tinggi dan cukup terjal sehingga sangat membahayakan untuk masyarakat.

“kami tidak merekomendasikan sama sekali jalan ibun digunakan sebagai jalan alternatif arus mudik” ungakap Hasby.

Pihaknya lebih merekomendasikan jalan Cileunyi – Nagreg untuk jalan alternatif nagi pemudik, karena lebih aman. Artinya tetap memekai jalan biasa secara umum, sebagai jalur arus mudik lebaran 2019. ” saya menghimbau kepada masyarakat agar tetap menggunakan jalur alteri yang sudah ada baik Cileunyi, Kahatek, Limbangan. Karena petugas pengamaman dari kepolisian lebih banyak” katanya.

Akan tetapi, jalan ibun meskipun tidak direkomendasikan sebagai jalan alternatif, namun tetap pihak kepolisian Sektor Ibun Polres Bandung bersama Dinas Perhubungan dan Sat PoSat Pol PP disiagakan. Karena jalur Ibun banyak digunakan oleh masyarakat untuk arus mudik dan wisata. Jalur Ibun akan digunakan sebagai jalur alternatif apabila terjadi urgen.

Sementara itu Kapolsek Ibun Polres Bandung Iptu Carsona SH Senin (20/5/2019) ditemui di Mapolsek Ibun Polres Bandung kepada Balipuspanews.com mengatakan. Untuk mengatisipasi arus mudik pihaknya telah mempersiapkan upaya – upaya pencegahan terhadap kemungkinan terjadinya kecelakaan pada jalur Ibun menuju Garut dan sebaliknya.

Pada titik – titik tertentu yang dianggap rawan kecelakan telah dipasang bantalan – bantalan sebagai penyanggah bila terjadinya benturan. Meskipun jalan Ibun tidak dipergunakan sebagai jalan alternatif mudik lebaran 2019, namun tetap mengerahkan personilnya untuk tetap siaga. Bahkan telah mempersiapkan armada untuk angkutan pertolongan kepada masyarakat pengguna jalan.

“sejak awal bulan Ramadhan kami sudah melakukan kegiatan rutin patroli, dan memperbaiki lokasi yang dianggap rawan kecelakaan. Tidak menutup kemungkinan jalan Ibun diprediksi tetap banyak masyarakat pemudik yang menggunakan jalan alternatif ibun, apalagi usai lebaran akan dipadati kendaraan yang hendak berwisata” katanya.

Pihaknya telah melakukan koordinasi baik dengan Dinas Perhubungan, Satua Polisi Pamong Praja Kecamatan Ibun serta Komando Rayon Militer untuk bersinergi dalam mengatisipasi adanya kecelakaan pada arus mudik lebaran 2019. Pihaknya menekan agar jalur Ibun lebih aman dan nyaman. (Yadi/bpn/tim)

- Advertisement -
- Advertisment -
Balipuspanews TV
Video thumbnail
Kemenkes Terbitkan Sertifikat Vaksin Internasional
01:56
Video thumbnail
Empat Siswa Dinyatakan Positif Covid 19, Siswa dan Guru di MAN 2 Jembrana Diswab
01:35
Video thumbnail
Siswa Tepapar Covid 19, PTM di Jembrana Dihentikan
01:38
Video thumbnail
Isoter Kembali Diaktifkan, Satgas Segera Berlakukan Jam Malam
02:57
Video thumbnail
Buleleng Siap Gelar Gebyar Vaksin Booster
01:32
Video thumbnail
Produk Olahan Cokelat Jembrana Tembus Pasar Dunia
02:33
Video thumbnail
Ular Pura Goa Lawah Muncul, Warga Menyebut Sebagai Pertanda Baik
01:29
Video thumbnail
Cegah Penularan Covid 19, Besuk Tahanan Dilarang
01:35
Video thumbnail
Rutan Polresta Membludak, Mayoritas Tahanan Narkoba dan Kriminal
02:19
Video thumbnail
Pantai di Klungkung Akan Dibuatkan Tanggu Pengaman
01:44
Video thumbnail
Pasca Berstatus Zona Hijau, RSU Klungkung Kembali Rawat Pasien Covid 19
02:13
Video thumbnail
Atlet Muaytai Klungkung Raih Lima Medali di Kejurnas Makassar
02:12
Video thumbnail
Warga Resah, Babi Milik Warga Abang Mati Misterius
02:01
Video thumbnail
Pasien Isoman di Denpasar Mulai Dipindahkan ke Isoter
02:17
Video thumbnail
Rest Area Goa Jepang Akan Menjadi Tempat Rekreasi
01:44
Video thumbnail
Hindari Tahanan Kembali Kabur, Polres Revitalisasi Sel
02:23
Video thumbnail
Hadapi Varian Omicron, Masyarakat Jangan Panik, Tetap Disiplin Prokes
02:50
Video thumbnail
Pengamen dan Gepeng di Denpasar Dipulangkan ke Daerah Asal
02:15
Video thumbnail
Harga Minyak Goreng di Klungkung Dipastikan Stabil
02:02
Video thumbnail
Pelayanan Vaksinasi Booster di Puskesmas Mulai Dilakukan
02:07
Video thumbnail
Seminggu, Minyak Goreng di Buleleng Harus Menyesuaikan di Harga Rp 14 Ribu
01:53
Video thumbnail
Vaksin Booster Sudah Bisa Dilakukan di Puskesmas, Ini Syaratnya
01:36
Video thumbnail
Polisi Bubarkan Kerumuman yang Bisa Meresahkan Masyarakat
01:36
Video thumbnail
BLT DD di Buleleng Kembali Bergulir
02:32
Video thumbnail
Ciptakan Ekosistem Ekonomi Digital, Bandara Ngurah Rai Dukung QRIS
03:10
Video thumbnail
Monumen “Sita Kepandung” Akan Dibangun di Simpang Enam Denpasar
03:20
Video thumbnail
Tiga Tahanan Kasus Pencurian Kabur
01:20
Video thumbnail
Desa Adat Buleleng Sepakat Tak Buat Ogoh Ogoh
02:42
Video thumbnail
Berkunjung ke Gianyar, Kak Seto Ajak Anak Dengarkan Dongeng
02:52
Video thumbnail
Korsleting Kerap Jadi Pemicu Kebakaran, Damkar Karangasem Himbau Warga Perhatikan Instalasi Listrik
01:52
Video thumbnail
Bali Kembali Dipilih Jadi Tuan Rumah Event Bertaraf Internasional
03:01
Video thumbnail
Harga Bawang Merah Turun Petani Kintamani Menjerit
02:08
Video thumbnail
Capaian Vaksin Sudah Penuhi Target, Buleleng Siap Terima Booster Dosis III
01:55
Video thumbnail
Pawai Ogoh Ogoh di Jembrana Menunggu Perkembangan Kasus Covid-19
03:42
Video thumbnail
Vaksinasi Anak Usia 6 11 Tahun Masuk Dosis ke II
02:23
Video thumbnail
Vaksin Booster Dimulai, Masyarakat Diminta Cek Tiket dan Jadwal Vaksinasi di PeduliLindungi
02:09
Video thumbnail
Bali Siap Terima Booster Dosis Ketiga
02:44
Video thumbnail
Penjual Hewan Penular Rabies di Pasar Satria Ditertibkan
02:21
Video thumbnail
Cegah Terjadinya Banjir, Pembersihan Saluran Air di Denpasar Terus Digencarkan
02:06
Video thumbnail
Badai dan Puting Beliung di Selat Bali, Penyeberangan Kembali Lumpuh
01:52
Video thumbnail
PTMT 100 Persen di Buleleng Sudah Mulai Dilakukan, Prokes Harus Tetap Diawasi
02:14
Video thumbnail
Tekan Penularan Kasus, Tracing Jemput Bola Terus Digencarkan di Denpasar
02:01
Video thumbnail
Diterjang Derasnya Air Sungai, Akses Jalan Menuju Villa dan Pantai di Tegal Besar, Klungkung Putus
01:42
Video thumbnail
Selama Dua Minggu Kasus Covid-19 Naik, Satgas Minta Warga Lebih Waspada
01:38
Video thumbnail
Tambah Daya Tarik Wisatawan, Pantai Jungutbatu, Nusa Penida Akan Ditata
02:14
Video thumbnail
Polisi Diminta Usut Tuntas Dugaan Vaksin Booster Ilegal
02:14
Video thumbnail
Puluhan Ekor Penyu Hasil Tangkapan Pangkalan TNI AL Dilepas di Pantai Kuta
01:30
Video thumbnail
Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Penyebrangan di Pelabuhan Gilimanuk Sempat Ditutup
01:48
Video thumbnail
Penanganan Omicron Diminta Fokus ke Faskes, Bukan Lagi pada Angka Penularan
02:25
Video thumbnail
Seniman Recycle Apresiasi Lampu Hijau Pembuatan Ogoh-Ogoh Sambut Nyepi Caka 1944
01:45
Member of