26.5 C
Denpasar
04/07/2022, 11:40 PM
NewsSeni & BudayaJalur Rempah Mengandung Nilai Sejarah dan Kebudayaan

Jalur Rempah Mengandung Nilai Sejarah dan Kebudayaan

balipuspanews google news
- Advertisement -

JAKARTA, balipuspanews.com – Rektor Universitas Pattimura Ambon MJ Sapteno dalam webinar bertema ”Jalur Rempah, Jalan Kebudayaan Menuju Sustainable Living”, mempertanyakan alasan jalur rempah tidak dijadikan destinasi pariwisata yang seharusnya bisa dipadukan dengan keindahan alam Maluku.

Sedangkan, Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy mengatakan, Maluku adalah masa depan Indonesia. “Di masa lampau, rempah menjadi primadona. Namun, setelah harga rempah jatuh
Maluku masih punya cadangan sumber daya alam yang tinggi. Ada ikan, minyak, dan gas bumi,” kata Richard, Rabu (16/2).

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, lewat rekaman video mengatakan, jalur rempah merupakan potensi besar yang perlu dikelola bersama. Didalamnya mengandung nilai sejarah dan kebudayan. Ia mengajak semua pemangku kepentingan agar memanfaatkan potensi tersebut.

Baca :  Penampilan Gong Kebyar Duta Kabupaten Tabanan Disambut Antusiasme Ribuan Penonton

Dalam sesi diskusi yang menghadirkan enam orang narasumber, Direktur Pusat Konservasi Keanekaragaman Hayati Maluku Universitas Pattimura, DR. Ir. Samuel Leunufna, sepakat bahwa rempah Maluku merupakan pemicu pengembangan dunia pada berbagai sektor berabad-abad lalu. Sedangkan, Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan, Ditjen
Kebudayaan Kemendikbudristek, Dr. Restu Gunawan, M. Hum, berpendapat bahwa Jalur Rempah, dapat digunakan sebagai pengembangan diplomasi budaya untuk memperkuat pengaruh Indonesia dalam perkembangan peradaban dunia.

Direktur Pusat Maritim dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura, Dr. Gino V.
Limmon, menjelaskan bahwa Keanekaragaman Hayati merupakan Ekonomi yang penting saat ini.

Sosiolog asal Banda Aceh, Otto Syamsuddin Ishak mengatakan bahwa Jalur Rempah memiliki usia yang lebih tua daripada Jalur Sutra. Menurutnya Jalur Rempah sudah ada sejak 10.000 tahun sebelum masehi sedangkan Jalur Sutra baru ada pada 2 tahun sebelum masehi.
Dekan Fakultas Pariwisata Universitas Pelita Harapan (UPH), Prof. Dr. Diena Mutiara Lemy, A. Par., M.M., CHE., mengatakan bahwa pengembangan pariwisata berkelanjutan berbasis
Jalur Rempah selain adanya keterlibatan dari semua pihak harus dibarengi dengan marketing yang benar. Sebagai penutup, Bahasa Basudara, London, Dr. Jeffrey Malaiholo, PhD, meminta agar pada masa depan, pemerintah diminta untuk berhati-hati dalam mengelola kekayaan yang dimiliki oleh Maluku sehingga dapat dipastikan kekayaan yang dimiliki dapat berkelanjutan dan menciptakan kekayaan bagi penduduk Maluku. Sejarah jalur rempah telah mengubah peradaban dunia, tidak seharusnya hanya menjadi nostalgia masa lampau bagi Maluku. Hal itu dapat dikelola menjadi sesuatu yang bernilai tambah sehingga dapat tercapai sustainable living atau kesejahteraan berkelanjutan bagi masyarakat.

Baca :  Penampilan Gong Kebyar Duta Kabupaten Tabanan Disambut Antusiasme Ribuan Penonton

Penulis/editor : Ivan Iskandaria.

- Advertisement -
- Advertisment -

Terpopuler

Balipuspanews TV
Video thumbnail
DPRD Buleleng Beserta Jajaran Mengucapkan Selamat Menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan
01:14
Video thumbnail
Sambutan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, S T Tentang Hari Raya Galungan dan Kuningan
00:53
Video thumbnail
Jajaran Pemerintah Kabupaten Buleleng Mengucapkan Selamat Hari Suci Idul Fitri 1443 Hijriah
01:09
Video thumbnail
Jelang Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok di Karangasem Masih Stabil
01:11
Video thumbnail
Pelaku Illegal Logging Ditangkap Petugas TNBB
01:29
Video thumbnail
Memasuki Bulan Ramadhan, Kunjungan Wisatawan ke Desa Penglipuran Menurun
01:23
Video thumbnail
Tahap Perbaikan, Pelabuhan Padangbai Hanya Operasikan Satu Dermaga
01:27
Video thumbnail
Wujudkan Keselamatan Mudik Lebaran, Dishub Denpasar Cek Kondisi Angkutan
02:26
Video thumbnail
Nikahi Wanita Pujaan, Tersangka Narkoba Dikawal Ketat Polisi
03:03
Video thumbnail
Panen Raya, Karangasem Semakin Menggeliat Jadi Sentra Kapas
03:58
Video thumbnail
Jelang Arus Mudik, Sejumlah SPBU di Jembrana Diperiksa
02:41
Video thumbnail
Denpasar Akan Jadi Pilot Project Transisi Energi Bersih
02:29
Video thumbnail
Diserbu Pembeli, Agen Migor Curah di Pasar Negara Kehabisan Stok
01:42
Video thumbnail
Stok Solar untuk Nelayan Mulai Aman
02:17
Video thumbnail
Megangsingan Diinstruksikan Jadi Agenda Rutin Kepariwisataan
03:19
Video thumbnail
Kasus Gigitan Anjing Rabies Terus Bertambah, Vaksinasi Digencarkan di Zona Merah
01:47
Video thumbnail
Desa Adat Gerokgak Segera Buat Upacara Pasca Sejumlah Makam Dirusak Misterius
02:47
Video thumbnail
Kue “Hati” yang Dibagikan kepada Siswa SMP di Gianyar Negatif Narkoba
03:14
Video thumbnail
Orang Tak Dikenal Bagikan Kue ke Anak Sekolah Viral di Medsos, Polisi Lakukan Pengecekan
02:09
Video thumbnail
Percetakan Terbakar, Api Hanguskan Ribuan Naskah Ujian SD dan SMP se Kabupaten Buleleng
03:27
Video thumbnail
Pertamina Buka Suara Terkait Pasokan Pertalite dan Solar
03:07
Video thumbnail
Covid 19 Melandai, Kasus DBD Melonjak di Karangasem
01:34
Video thumbnail
449 Ribu Lebih Unit Motor di Bali Nunggak Pajak
03:32
Video thumbnail
PTM di Buleleng Dimulai Lagi, Sejumlah Sekolah Masih Terapkan PTM Terbatas
02:09
Video thumbnail
BBM Naik, Pertalite Mulai Langka di Gianyar
01:34
Video thumbnail
April 2022, Sebagian Besar Wilayah Karangasem Diperkirakan Memasuki Awal Musim Kemarau
02:04
Video thumbnail
Harga Minyak Curah di Karangasem Merangkak Naik
01:13
Video thumbnail
Selama Tiga Bulan, Kasus Gigitan Anjing Rabies di Jembrana Tertinggi di Bali
01:24
Video thumbnail
Erick Thohir Minta Fasilitas UMKM Lokal Diperluas di Pelabuhan Sanur
02:13
Video thumbnail
Sembahyang ke Pura Besakih Kena Retribusi, Ini Penjelasan Pengelola
02:30
Video thumbnail
Harga Lebih Murah, Warga Rela Antre Beli Migor Curah
01:09
Video thumbnail
Hujan Deras di Desa Mayong, Jalan Utama Sebagian Ambles Tergerus Longsor
01:49
Video thumbnail
Warga Korban Banjir di Desa Pengambengan Mulai Mengeluh Gatal gatal
02:07
Video thumbnail
Masyarakat yang Ikut Vaksinasi dan Bawa Sampah Plastik, Dapat Sembako
02:54
Video thumbnail
Bangkitkan Heritage City Tour, Sejumlah Dokar Gratis Disediakan di Denpasar
02:06
Video thumbnail
Vaksinasi Booster Masih Rendah, Buleleng Terus Kejar Target
02:31
Video thumbnail
BOR di Rumah Sakit Kabupaten Buleleng 1,72 persen
01:52
Video thumbnail
Presiden Jokowi Terima Pebalap MotoGP di Istana Merdeka
02:28
Video thumbnail
Desa Beraban dan Dauh Peken, Tabanan Ditetapkan Sebagai Desa Ramah Perempuan & Peduli Anak Bersinar
03:49
Video thumbnail
Tanah dan Air Suci dari Pura Pusering Jagat untuk IKN Nusantara Disaksikan Jokowi
03:57
Video thumbnail
Denpasar Targetkan Cakupan Vaksinasi Booster Capai 50 Persen di April 2022
02:33
Video thumbnail
Seluruh RTH Dibuka, Masyarakat Diimbau Jangan Lengah Prokes
01:32
Video thumbnail
Bookingan Kamar Hotel Penonton Moto GP Mandalika di Karangasem Terancam Batal
01:32
Video thumbnail
PTM di Buleleng Masih Dibatasi 50 Persen
01:45
Video thumbnail
Ribuan Lebih Produk Bernilai Puluhan Juta Hasil Penindakan Loka Pom Dimusnahkan
02:37
Video thumbnail
Pendakian Lewat Jalur Pura Pasar Agung Dilarang Jelang Piodalan Purnama Kedasa
01:29
Video thumbnail
Isoter Asrama Undiksha Ditutup
01:52
Video thumbnail
Kasus Terus Melandai, Vaksinasi Booster di Buleleng Terus Digencarkan
01:49
Video thumbnail
Genjot Vaksinasi Booster, Pemkab Jembrana Juga Sediakan Hadiah Menarik
02:26
Video thumbnail
Volume Sampah di Denpasar Meningkat 20 Persen Pasca Nyepi
02:32
Member of