Photo ilustrasi.

SINGARAJA, balipuspanews.com — Nasib nahas menimpa Gede Bayu Yudana (17). Pria tinggal di Banjar Darma Semadi, Desa Tukad Mungga Kecamatan/Kabupaten Buleleng, meninggal setelah terjatuh saat memasang kap baja ringan di rumah milik Gede Rapet (67) beralamat di Banjar Dauh Margi, Desa Pemaron, Kecamatan Buleleng.

Seizin Kapolres Buleleng, Kasubbag Humas Iptu Gede Sumarjaya mengungkapkan, kronologi kecelakaan kerja merenggut nyawa korban Bayu terjadi pada Selasa (28/1) sekira pukul 14.00 WITA bermula saat korban Bayu memasang kap baja ringan di rumah Gede Rapet yang baru saja menerima bantuan rehab rumah dari pemerintah.

Tak diduga, korban tiba-tiba terjatuh dari atas atap rumah yang sedang dikerjakannya.

“Informasi di tempat kejadian perkara (TKP), korban terjatuh diduga akibat kesetrum alat bor baut baja ringan yang digenggamnya,” kata Kasubbag Sumarjaya saat dikonfirmasi melalui telepon, Selasa (28/1) malam.

Tak pelak, kepala korban tanpa mengenakan alat keselamatan kerja terbentur ke tanah hingga mengalami cedera kepala bagian belakang.

“Korban Bayu langsung dilarikan ke RS Parama Sidhi, namun nyawa korban tak tertolong dan dinyatakan meninggal oleh tim medis,” terangnya.

 

Menurut Kasubbag Sumarjaya, keluarga korban sudah mengiklaskan meninggalnya korban dan menganggap kecelakaan kerja itu, sebagai sebuah musibah.