Jaya Negara: Peran Perempuan Masih Sangat Kurang

- Advertisement -
- Advertisement -

Denpasar, balipuspanews.com- Kesetaraan gender telah menjadi menonjol dalam setiap platform pembangunan. Namun kenyataannya peran perempuan masih sangat kurang, terutama setelah merambah area publik. Untuk itu, perlu ditingkatkan terus kemampuan perempuan hingga kelak mampu bersaing dalam area publik.

“Tingkatkan terus kemampuan perempuan. Terlebih lagi, komposisi penduduk antara laki-laki dan perempuan kini hampir seimbang,” kata Plt Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara dalam sambutan tertulis dibacakan Asisten I Sekda Kota Denpasar I Made Toya saat membuka pendidikan kebangsaan berspektif gender yang diikuti 30 peserta perempuan pengurus partai, di Hotel Grand Mirah Denpasar, Selasa (24/4).

Pelatihan yang berlangsung selama dua hari ini diselenggarakan Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Denpasar.

Lebih lanjut Jaya Negara menyampaikan, perempuan mempunyai peran penting dalam memberikan pemahaman dan persepsi dalam pembangunan berdemokrasi. Untuk itu, pendidikan politik bagi perempuan hal yang harus dilaksanakan, sehingga terbentuk pemantapan pilar-pilar demokrasi. Menurutnya, pelatihan berpolitik untuk perempuan sangat penting untuk dilakukan, sehingga akan lebih meningkatkan peran serta perempuan dalam pembanungan, terutama dalam area publik.

BACA :  Kebakaran Gudang Kembang Api, Keluarkan Ledakan Silih Berganti, Bikin Kaget Warga

Sementara Kepala DP3AP2KB Kota Denpasar I Gusti Agung Laksmi Dharmayanti menambahkan, pelatihan ini sengaja menyasar perempuan yang telah menjadi pengurus partai. Melalui pelatihan ini, mereka diharapkan lebih mampu mempersiapkan diri untuk tampil di depan publik. Terlebih lagi saat ini memasuki tahun politik, tentunya dengan pelatihan ini para perempuan pengurus partai diharapkan lebih siap untuk berkiprah dalam dunia politik.

“Pendidikan ini saya harapkan dapat membantu peran perempuan dalam pembangunan melalui perwakilan yang ada di partai politik,” ujarnya sembari menambahkan, dengan demikian, keterwakilan perempuan di legeslatif khususnya, dapat mencapai 30 persen.

Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan dan Kualitas Keluarga, Data dan Informasi pada DP3AP2KB Kota Denpasar, Luh Emik Eka Indriyani mengatakan pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan peran dan posisi perempuan dalam politik dan jabatan publik. Terlebih perempuan mempunyai peran penting dalam memberikan pemahaman tentang berdemokrasi yang sehat, adil dan berkualitas. Untuk itu pendidikan politik bagi perempuan, khususnya pengurus partai, sangat diperlukan.

Ni Wayan Sari Galung, salah seorang peserta pendidikan mengatakan, pelatihan bagi perempuan semacam ini sangat penting, mengingat saat ini perempuan sangat jarang mau berpolitik, terlebih bagi perempuan Bali.

BACA :  Wali Kota Jaya Negara Apresiasi Kiprah Duta Seni Denpasar di PKB ke-48

Menurut dia, perempuan Bali mempunyai tugas sosial yang cukup besar, antara lain dalam melaksanakan kegiatan adat. Untuk itu, ke depannya para perempuan di Bali harus berani bangkit, sehingga mempunyai kesamaan dengan para pria seperti yang diamanatkan dalam undang-undang. (bp)

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular