Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) Kota Denpasar tahun 2019 ditutup secara resmi oleh Wakil Walikota Denpasar IGN. Jaya Negara di Stadion Ngurah Rai Denpasar pada Mingu (14/5) Sore
Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) Kota Denpasar tahun 2019 ditutup secara resmi oleh Wakil Walikota Denpasar IGN. Jaya Negara di Stadion Ngurah Rai Denpasar pada Mingu (14/5) Sore
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

DENPASAR, Balipuspanews.com -Untuk pertama kalinya SMKN 1 Denpasar tampil sebagai juara umum dalam Porsenijar Kota Denpasar. Predikat juara umum ini diraih setelah SMKN 1 Denpasar berhasil mendulang 30 emas, 19 perak dan 25 perunggu. Sukses ini cukup mengejutkan karena berhasil menyingkirkan langganan favorit juara SMAN 1 Denpasar. Pada cabang bergengsi Sepak Bola SMAN 2 Denpasar meraih medali emas setelah pada babak final mengalahkan SMAN 6 melalui drama adu pinalti. Sementara di  tingkat SMP juara umum diraih SMPN 3 Denpasar dengan mengumpulkan 5 emas, 1 perak dan 3 perunggu. Setelah berlangsung selama sepekan, tepatnya dimulai tanggal 9 april sampai dengan 14 april 2019, Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) Kota Denpasar tahun 2019  ditutup secara resmi oleh Wakil Walikota Denpasar  IGN. Jaya Negara di Stadion Ngurah Rai Denpasar pada Mingu (14/5) Sore. Hadir juga Sekda AAN. Rai Iswara serta Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar I Wayan Gunawan.

Wakil Walikota  Denpasar, IGN. Jaya Negara  di dampingi Sekda AAN Rai Iswara  mengatakan Porsenijar ini merupakan kegiatan pengembangan diri yang harus lebih diefektifkan. “Saya berharap melalui Porsenijar ini dapat  meningkatkan prestasi atlet atlet pelajar Kota Denpasar serta untuk ajang kebersamaan mengedapankan dan mengedepankan seportivitas,” kata Jaya Negara. Porsenijar juga sebagai ajang pencarian bibit atlet dan seniman Kota Denpasar. Menggali sebanyak mungkin potensi siswa sehingga pada kegiatan seperti Porsenijar akan lebih banyak lagi anak didik yang akan ikut berpartisipasi. Dengan semakin banyaknya anak didik yang terlibat maka semakin banyak pula bibit atlet dan seniman yang akan bersaing yang tentunya akan sangat baik bagi perkembangan prestasi olah raga dan seni di Kota Denpasar.

Ditambahkan pula seluruh atlet supaya memanfaatkan dengan maksimal semua sarana prasarana olah raga yang sudah disediakan Pemkot Denpasar. “Kita ingin kegiatan olahraga menjadi suatu budaya di Kota Denpasar sehingga kita harapkan masyarakat akan semakin bugar dan tentunya prestasi dalam bidang olahraga akan terus meningkat,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, Wayan Gunawan mengatakan Porsenijar yang telah berlangsung sepekan ini telah berjalan dengan lancar sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia. Selama dalam penyelenggaraan pertandingan tidak ada masalah-masalah yang menonjol. Namun setiap pertandingan olah raga menurut Gunawan pasti ada riak-riak kecil yang muncul akibat fanatisme para pendukung masing-masing sekolah. Hal tersebut masih dalam batas-batas yang wajar, karena semua komponen yang terlibat langsung selalu menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Lebih lanjut Gunawan mengucapkan selamat kepada sekolah yang telah mampu meraih juara, setelah melewati pertandingan selama sepekan akhirnya ditetapkan kontingen dengan medali emas terbanyak yang berhak atas piala bergilir. Di harapkan atlet yang menang porseni dapat masuk ke  Porjar provinsi Bali.

Dalam  Tingkat SD sebagai juara umum diraih Kecamatan Denpasar Barat dengan jumlah medali, 66 emas, 46 perak dan 67 perunggu. Sedangkan dalam cabang seni Tingkat SD berhasil sebagai juara umum Kecamatan Denpasar Timur dengan jumlah mendali, 13 emas, 12 perak dan 8 perunggu.  Dimana nantinya para atlet dan artis yang berhasil sebagai juara pada Porsenijar tahun ini akan mewakili Kota Denpasar dalam Porjar tingkat Propinsi Bali, (rls/bpn/min).

Advertisement
Loading...