Perlengkapan sarana Penjor
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Denpasar, balipuspanews.com- Menjelang perayaan hari raya Galungan dan Kuningan, pesanan akan sarana upakara khususnya penjor mengalami peningkatan hingga 500 penjor.

Seorang Pedagang penjor Made mangku Budiarta (55) yang beralamatkan Jalan Kepundung, no 57 Denpasar, mengatakan, sejak 10 hari sebelum galungan pesanan sudah berdatangan. Hingga kini sudah 200 pesanan penjor yang sudah selesai.

” Sudah 200 penjor yang sudah selesai, dan pesanan baru datang dari langganan, diperkirakan akan meningkat hingga senin depan,”paparnya.

Hingga kini, lanjut budiarta, dirinya menyediakan bambu 500 buah, diperkirakan habis hingga perayaan tiba sampai Selasa.

Adapun persediaan bambu didatangkan dari Bangli, sementara tidak mengalami kesulitan untuk pasokan ini. Namun, kesulitan bahan yang sulit didapat yaitu janur atau daun pinang muda.

“Untuk pasokan ental saya datangkan langsung dari Madura dan Sulawesi, karena ental di Bali tidak cukup memenuhi permintaan pembeli,”paparnya.

Penjualan penjor yang mendominasi untuk wilayah seputaran Denpasar dan Badung. Dan pembelinya berbagai kalangan ada untuk instansi pemerintah, kantor perusahaan, hotel dan kalangan pribadi.

“Dihari biasa saya mempekerjakan tujuh orang pekerja. Namun, untuk Galungan ini saya menambah pekerja freelance lagi 15 orang. Karena jumlah pesanan yang terus meningkat sehingga kami harus nambah tenaga,” jelasnya.

Persiapan kebutuhan perlengkapan penjor menjelang hari raya Galungan ini, sudah dipersiapkan sejak sebulan lalu, untuk mengangtisipasi pesanan yang meningkat. Pengerjaan penjor saya kerjakan hingga larut malam, agar bisa melayani pesanan dan tepat waktu pemasangan.

Selain menjual penjor jadi, Budiarta juga menjual bahan-bahan pembuatan penjor, seperti sampian, padi, gebogan, bambu, dan lain -lain. Lonjakan harga bahan-bahan pun semua mengalami kenaikan harga.

” Harga penjor, mulai dari harga 250 ribu, 300 ribu, 450 ribu, 750 ribu, sampai harga satu juta, tergantung dari bahan yang digunakan dan besar ukurannya. Pesanan yang mendominasi yaitu harga yang paling murah kisaran 250 ribu sampai 300 ribu, jelasnya. (bud/bpn/tim)

Advertisement

Tinggalkan Komentar...