Jelang Idul Adha, Hewan Kurban Diperiksa

Bupati Jembrana, I Nengah Tamba bersama Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna melakukan pengecekan hewan kurban di UD. Santana, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Jumat (16/7/2021)
Bupati Jembrana, I Nengah Tamba bersama Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna melakukan pengecekan hewan kurban di UD. Santana, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Jumat (16/7/2021)

JEMBRANA,balipuspanewa.com- Hewan kurban yang akan disembelih saat Hari Raya Idul Adha harus benar-benar dalam kondisi sehat. Sehingga perlu dilakukan pengecekan sebelum hewan kurban itu dipotong.

Pengecekan itu dilakukan Bupati Jembrana, I Nengah Tamba bersama Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna di UD. Santana, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Jumat (16/7/2021).

Bupati Tamba mangatakan peninjauan ini guna memastikan hewan kurban tersebut aman dan sehat menjelang Hari Raya Idul Adha tahun 2021.

“Kita ingin pastikan bahwa hewan kurban itu sehat dan sudah memenuhi persyaratan untuk di kurbankan. Maka dari itu, kami mengirim tenaga dokter hewan dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana agar dicek betul-betuk kesehatan hewan secara menyeluruh” ujarnya.

Anggaran yang disediakan sebanyak Rp. 180 juta yang direalisasikan dalam bentuk hewan qurban dengan rincian 28 ekor kambing dan 6 ekor sapi.

Pemberian hewan kurban ini merupakan agenda rutin setiap tahunnya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Jembrana kepada masyarakat khususnya umat muslim dalam rangka hari raya Idul Adha.

Hanya saja dalam penyalurannya dilakukan dengan mengedepankan protokol kesehatan serta menghindari kerumunan.

“Guna menghindari keramian ditengah pemberlakuan PPKM Darurat, untuk penyalurannya nanti secara langsung kita antarkan ke tempat pemotongan masing-masing sehingga prokes dapat dijaga dengan ketat,” ungkapnya.

Dengan perayaan Hari Raya Iduh Adha ditengah pe mberlakuan PPKM Darurat, Bupati Tamba telah melaksanakan rapat koordinasi bersama Forkopimda dan FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Kabupaten Jembrana.

“Kami bersama jajaran Forkompinda dan FKUB telah memutuskan bersama terkait perayaan Hari Raya Idul Adha mengikuti aturan yang ditetapakan Pemerintah Pusat melalui Kementrian Agama yang seluruhnya terdapat dalam SE Menteri Agama No 17 Tahun 2021,” imbuhnya.

Penulis : Anom
Editor : Oka Suryawan