Salah satu dagangan pernak pernik kemerdekaan di Jalan Bypass Dharma Giri Gianyar. - Foto: Ketut Catur Kusumaningrat.
sewa motor matic murah dibali

GIANYAR, balipuspanews.com – Nampak cukup banyak pedagang musiman berjejer di sepanjang jalan Bypass Dharma Giri, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar. Mereka menjajakan souvenir atau pernak pernik bernuansa merah putih.

Tak main-main, pesagang musiman ini berani beralih profesi yang sebelumnya dijalankannya demi mencari untung tahunan ini. Hermanto, salah seorang pedagang bendera mengakui bahwa dirinya mandapatkan keuntungan sebesar Rp. 5 juta rupiah selama tiga hari menjajakan aksesoris kemerdekaan.

“Tiga hari saya berjualan sudah dapat lima juta, cuma berjualan bendera saja,” ujarnya, Kamis (15/8/2019).

Hermanto mengungkapkan bahwa dirinya berdagang dari jam 07.00 wita hingga jam 15.00 wita.

Para pedagang musiman ini berjualan di bahu jalan. Tentunya banyak para pembeli yang mampir, namun apakah ini melanggar peraturan?

Kepala Satpol PP Kabupaten Gianyar I Made Watha mengungkapkan bahwa berjualan di bahu jalan melanggar tata tertib, pihaknya mengakui sering menertibkan para pedagang yang menggunakan bahu jalan sebagai ladang bisnisnya.

“Kita tindak tegas, itu melanggar peraturan. Akan kami angkut bila melanggar,” katanya tegas.(catur/bpn/tim).