Jumat, Juli 26, 2024
BerandaNewsPolitikJelang Pilkada Bangli, Made Gianyar Mundur dari Kepengurusan DPD PDIP Bali

Jelang Pilkada Bangli, Made Gianyar Mundur dari Kepengurusan DPD PDIP Bali

DENPASAR, balipuspanews.com- Eskalasi politik menjelang Pilkada Bangli Desember 2020 mendatang mulai memanas. Ini setelah bupati Bangli yang juga wakil ketua DPD PDIP Bali bidang kaderisasi dan ideologi, I Made Gianyar menyatakan mundur dari kepengurusan partai moncong putih.

Mundurnya politikus asal Bunutin, Kintamani itu memunculkan banyak spekulasi. Salah satunya adalah majunya I Made Subrata, adik kandung Made Gianyar sebagai calon bupati dari Partai Golkar.

Menyikapi pengunduran Gianyar yang sudah dua kali menjabat bupati Bangli itu, DPD PDIP Bali langsung menggelar rapat khusus Jumat (17/7/2020). Lantas bagaimana hasilnya?

Wakil ketua DPD PDIP Bali bidang organisasi I Wayan Sutena menyebutkan, alasan Gianyar mundur dari kepengurusan DPD PDIP karena tidak mampu melakukan pembinaan terhadap adiknya Made Subrata yang maju sebagai calon bupati dari partai lain di luar PDIP.

“ Pengunduran diri hanya sebagai pengurus saja, statusnya masih sebagai kader PDIP,” kata Sutena.

Lantas bagaimana jika nanti Gianyar membela adiknya dalam Pilkada Bangli?
Mantan ketua DPRD Klungkung itu menegaskan, partai tentu akan mengambil langkah tegas sesuai mekanisme yang ada.

“ JIka ada indikasi cawe-cawe memenangkan partai lain atau tidak konsisten dan tidak konsekuen yang didukung atau memenangkan calon lain, konsekuensinya jelas ada dari partai, antara lain pemecatan, yang diusulkan oleh DPD, selanjutnya dibawa ke DPP, ” tegas Sutena.

Sementara wakil ketua DPD PDIP Bali bidang kehormatan Ketut Suryadi menjelaskan, sebelumnya pihaknya sudah memanggil Made Gianyar bulan lalu, tepatnya (19/6/2020) ke kantor DPD PDIP Bali.

Dalam pertemuan tersebut, Suryadi meminta sikap Gianyar, apakah manut dengan garis partai, atau membuat pernyataan membela partai.

“ Keputusanya bebas, kalau membela adik konsekuensinya harus mundur, atau membuat pernyataan membela partai,” tutur politisi yang kini menjabat sebagai anggota DPRD Bali asal Tabanan.

Setelah melakukan pertemuan bulan Juni tersebut, akhirnya Gianyar melayangkan surat pengunduran diri ke DPD PDIP Bali Kamis (16/7/2020).

Selanjutnya, kata Suryadi, keseriusan Gianyar akan dipantau nanti melalui kader partai di tingkat DPC.

“ Kalau nyata- nyata membela adiknya, tentu mahkamah partai akan melakukan tindakan,” tegas politikus yang akrab dipanggil Boping itu.

Selain mengevaluasi Made Gianyar, DPD PDIP Bali juga membahas kader PDIP asal Tembuku Bangli Ngakan Made Kutha Parwatha yang berpasangan dengan Subrata sebagai calon wakil bupati dari Golkar.

Politikus yang akrab dipanggil Gus Dek itu diusulkan dipecat dari PDIP. Selain I Wayan Sutena dan Suryadi, hadir dalam rapat tersebut Wakil Sekretaris Bidang Internal Tjokorda Gede Agung, Wakil Sekretaris Bidang Eksternal serta I Made Suparta.

PENULIS : Nengah Budiarta

EDITOR : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular