Jelang Pilkada Karangasem, Golkar Berikan Pelatihan Saksi

Ket foto. Kader Golkar gelar pelatihan saksi jelang Pilkada Karangasem
Ket foto. Kader Golkar gelar pelatihan saksi jelang Pilkada Karangasem

KARANGASEM, balipuspanews.com- Menjelang Pilkada Karangasem, DPD Golkar Karangasem tidak ingin kecolongan dalam hajatan lima tahunan itu. Untuk mengantisipasi hal tersebut, 24 kader beringin Karangasem mengikuti Training Of Trainer (TOT) di Sekretariat Golkar Karangasem, Sabtu (21/11/2020).

24 kader yang ikut pelatihan adalah wakil dari 8 Kecamatan se Kabupaten Karangasem dengan tutor atau pemateri dari Badan Saksi Nasional Provinsi Bali.

Nantinya, seluruh kordinator yang mengikuti pelatihan akan turun untuk memberikan pelatihan bagi Saksi – saksi ditingkat desa dan TPS – TPS.

Menurut Ketua DPD Partai Golkar Karangasem, I Gusti Ngurah Setiawan, Saksi merupakan ujung tombak garda terdepan dalam memenangkan pemilu baik itu Pileg, Pilkada maupun Pilpre.

“ Peran saksi sangat penting, kita sudah berbulan – bulan mencurahkan pikiran tenaga dan materi, jangan sampai karena kelalaian saksi bisa mempengaruhi kemenagan kita,” kata Setiawan.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Badan Saksi Provinsi Bali, Muamar Kadafi saat membuka kegiatan menyampaikan, dengan adanya badan saksi nasional ini merupakan satur rangkuman pemikiran dari Pemilu ke pemilu yang selalu menghadapi persoalan yang sama baik itu soal perekrutan saksi, data dan tugas saksi serta kefalidan suara di TPS.

Selama ini, persoalan inilah yang selaku menjadi problem sehingga DPP Golkar memutuskan bahwa mau tidak mau agar persoalan yang sama tidak terjadi lagi sehingga perlu dibentuk badan saksi.

“ Badan saksi sudah terbentuk sekitar bulan September lalu, saksi merupakan garda terdepan untuk memenangkan pemilu, nantinya dalam Ilmu dan pengtahuan soal tugas saksi yang diberikan dalam pelatihan ini bisa benar – benar diterapkan dilapangan,” terangnya.

Ia juga menjelaskan, dengan terbentuknya badan saksi ini pihaknya juga telah mengusulkan ke pusat untuk melakukan perawatan, pembinaan jangka panjang untuk saksi – saksi ini baik dari sisi sumber daya maupun logistiknya.

“ Ya kita usulkan ke pusat, saksi ini kan permanen akan bertugas untuk selamanya setiap gelaran Pemilu, sehingga untuk membina jangka pajang tidak beli putus, bekerja sepanjang waktu. Untuk itu, tentu diperlukan sumber daya logistik walaupun tidak dalam bentuk bulanan tapi paling tidak dari teman teman eksekutif maupun legislatif serta fraksi DPR RI punya Bansos maupun CSR bisa diproritaskan untuk saksi dan kader kita ini,” tandasnya.

Selama ini diakui Kadafi, memang agak kesulitan dalam memverifikasi saksi, karena pola perekrutannya baru dilakukan menjelang pemilu. Dengan kondisi tersebut tentunya tidak sempat memverifikasi apakah yang bersangkutan memang kader atau hanya kader orang yang dititipkan

Lebih lanjut, kerja saksi ini nantinya tidak hanya di TPS, mereka juga berperan sebagai survei awal dalam pemetaan suara sehingga bisa dijadikan sebagai data riil nantinya.

PENULIS : Gede Suartawan

EDITOR : Oka Suryawan