Jelang Pujawali Dahan Pohon Kacu di Pura Muncaksari Patah Timpa Bale Aket, Kerugian Ditaksir Rp. 250 Juta

dahan pohon kacu yang patah menimpa Bale Aket di Pura Luhur Muncaksari, Penebel, Tabanan
dahan pohon kacu yang patah menimpa Bale Aket di Pura Luhur Muncaksari, Penebel, Tabanan

TABANAN, balipuspanews.com – Menjelang karya pujawali di Pura Luhur Muncaksari, Desa Pakraman Banjar Anyar, Sangketan, Penebel, Tabanan mengalami musibah. Yakni patahnya dahan pohon kacu. Pohon ini tumbuh di utamaning mandala khayangan yang pujawalinya akan jatuh dua hari lagi atau pada rahina Buda Umanis wuku Medangsia, Rabu (7/10).

Patahnya dahan pohon kacu ini menimpa sebuah bangunan penunjang di khayangan tersebut. Yakni bangunan Bale Aket yang posisinya persih disebelah timur pohon tersebut.

Menurut Bendesa Adat Drs. I Wayan Sumandia, patahnya dahan pohon yang cukup besar ini posisinya dibagian timur. Kejadiannya sendiri pada Minggu (4/10) sekitar pukul 22:00 WITA.

“Semalam disekitar sini turun hujan deras. Kemungkinan dahan pohon tersebut patah sekitar pukul 22:00 WITA dan baru diketahui tadi pagi,” ungkapnya.

Sumandia menyebutkan, atas terjadinya peristiwa tersebut pihak prejuru pura segera melakukan prosesi pecaruan. Terlebih lagi dahan pohon yang patah ini telah menghancurkan Bale Aket di khayangan tersebut.

“Kerugian dari musibah ini kurang lebih Rp. 250 juta,” jelasnya.

Sementara terkait prosesi pujawali di pura ini yang puncaknya akan jatuh pada Rabu (7/10) nanti, Sumandia mengatakan akan sedikit berbeda. Yakni hanya berlangsung satu hari, tanpa prosesi nyejer. Umat yang boleh melakukan persembahyanganpun dibatasi hanya untuk krama pengempon.

Adapun rangkaian karya pujawali ini akan dimulai dengan Ida Bethara Mesiram (ngubeng) pada pukul 11 siang. Nganteb pujawali pukul 9 malam dan dilanjutkan dengan prosesi Rejang Penyaksi, Ngider Kidung, Linggih Agung, Rejang Pemendak, Mapica dan prosesi penyineban.

Penulis: Ngurah Arthadana

Editor: Oka