sewa motor matic murah dibali

SINGARAJA, balipuspanews.com  — Anggota DPRD Kabupaten Buleleng, Ketut Sumardhana mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng untuk lebih serius menangani pembangunan jembatan penghubung antara Banjar Dinas Kubu Kelod dengan pusat desa setempat.

Apalagi, setelah melihat kondisi jembatan dibangun darurat oleh BPBD Buleleng, dimana kondisinya sekarang sudah rusak.

“Saat ini jembatan darurat mengalami kerusakan. Badan jembatan darurat sudah bolong-bolong tergerus banjir. Ditambah, ujung utara jembatan terendam banjir. Kami minta pemerintah segera lah melakukan perbaikan secara permanen,” kata Sumardhana, Rabu (23/1) sore.

Politisi Hanura asal Bungkulan itupun menilai, kondisi jembatan darurat memang sudah kurang layak lagi dan harus diganti dengan jembatan permanen.

Pasalnya, kondisi jembatan darurat cukup membahayakan ketika dilintasi oleh masyarakat.

“Kerusakannya kan sudah hampir dua tahun. Apalagi, Bupati Buleleng (Putu Agus Suradnyana) dihadapan masyarakat sempat berjanji akan segera memperbaiki jembatan ini,” ungkapnya.

Selaku wakil rakyat, Sumardhana pun mengaku ewuh pakewuh terhadap permintaan sejumlah masyarakat setempat yang mengadu, bahkan mereka pun mendesak dirinya untuk menanyakan keseriusan pemerintah membangun jembatan permanen setelah jembatan sebelumnya hanyut diterjang banjir bandang pada Februari 2017 lalu.

“Segera akan tiyang (saya) cross chek, apa terkendala anggaran atau usulan ke pusat. Setahu saya, di anggaran tahun 2018 lalu, memang ada anggaran perbaikan untuk jalan dan jembatan. Kami pasti kawal agar cepat terealisasi pembangunan jembatan ini, supaya kembali bisa dilintasi,” pungkasnya.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here