Jenazah Terjatuh di Desa Madenan Dikubur Selasa Depan

Proses evakuasi ambulance pengangkut mayat yang terjatuh
Proses evakuasi ambulance pengangkut mayat yang terjatuh

TEJAKULA, balipuspanews.com – Pihak keluarga akan menguburkan jenazah yang jatuh lantaran mobil ambulancenya terperosok ke jurang di Desa Tembok, Kecamatan Tejakula, Buleleng pada hari Selasa (26/5/2020).

“Ya akan dikubur 4 hari lagi,” kata Kapolsek Tejakula, AKP Nyoman Adika ketika dimintai keterangannya pada hari Jumat (22/5/2020)siang.

Sebelumnya pada saat mobil ambulance yang mengangkut jenazah terjatuh, warga Desa Tembok bergotng -royong mengangkut jenazah yang sudah berada di dalam peti tersebut.

Seperti diketahui Mobil ambulance dari RSUD Kapal menuju Desa Tembok, Kecamatan Tejakula, Buleleng terperosok ke jurang di Desa Madenan, Kamis sore (21/05) sekitar pukul 16.00 Wita.

Kejadian itu diawali ketika pengemudi ambulance Komang Beni Sastrawan (35), alamat sesuai KTP Br. Dinas Sanih, Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan membawa jenazah datang dari selatan (Denpasar) menuju ke Desa Tembok. Setelah tiba di TKP, kendaraan oleng ke kiri dan keluar dari badan jalan sempat menabrak pohon dan jatuh ke jurang sedalam kurang lebih 10 meter. Saat terjatuh, posisi kendaraan bagian depan kendaraan menghadap ke timur (atas), mobil ambulance jenis APV Nopol. DK-1002-QL mengangkut jenazah dan 3 orang penumpang.

Pengemudi dalam keadaan selamat, sementara jenazah sudah di evakuasi keluarga dibantu masyarakat setempat dan dibawa pihak keluarga dengan menggunakan mobil ambulance dari Desa Tembok.

Cuaca dan kondisi jalan licin dan cuaca dalam keadaan hujan.

Editor : Putu Artayasa