IBM. Surya Cakrabawa, yang akrab disapa Gus Dex merilis album ditengah pandemic corona. Foto istimewa
IBM. Surya Cakrabawa, yang akrab disapa Gus Dex merilis album ditengah pandemic corona. Foto istimewa

DENPASAR, balipuspanews.com – Dampak wabah virus corona atau covid 19 semakin hari terasa begitu meresahkan. Bahkan kehidupan perekonomian masyarakat pun semakin terasa sangat sulit.

Terlebih lagi, segala aktivitas publik secara terbuka atas kebijakan pemerintah ditiadakan. Dimana warga wajib bekerja, beribadah dan tinggal di rumah.

Sebagai tindakan pencegahan dari penyebaran pendemik “gerubug gumi” ini, pemerintah bersinergis dengan desa adat mengadakan pembatasan dalam berkumpul hingga menekankan pentingnya menjaga kebersihan.

Menyikapi fenomena itulah penyanyi IBM. Surya Cakrabawa, yang akrab disapa Gus Dex merasa semakin tergugah dalam menciptakan karya kreatifnya sebagai seniman. Sebagai wujud rasa jengah penyanyi kelahiran 25 Mei 1974 silam ini nekat merilis single berjudul Sandykalaning Purnama. Single ini mengapresiasi sekaligus dalam upaya bertahan, agar tetap bisa menghadapi kondisi sulit ini.

Musik dan video klip dari single ciptaan Gus Dex ini digarap oleh musisi Bali I Komang Arjawa. Menariknya, proses kreatifnya berlangsung sangat singkat tak kurang dari sepekan saja.

Penyanyi asal Singaraja ini menuturkan bahwa single terbarunya sebagai ungkapan keresahan, dan berontak terhadap keadaan dengan wabah dunia ini.
Katanya, bahkan alam sudah memberi tanda – tanda. Namun, kita harus segera menyadari keadaan sulit ini dengan terus berkreasi mencari solusi tanpa menyalahkan siapapun.

“ Saya berharap single ini dapat menghibur dan sekaligus memberi kontribusi terhadap pemajuan seni budaya ke depannya,” harapnya.

Ditambahkan, I Komang Arjawa, yang juga pengurus Pramusti Bali mengakui memang kondisi sulit ini sebagai tantangan tersendiri bagi semua kalangan masyarakat, termasuk kalangan seniman tentunya agar tetap bisa bertahan.

Diakuinya, single ini nantinya dapat dinikmati melalui media sosial youtube chanel Komang Arjawa dan Leucopsar Production. Semoga karya kreatif ini dapat mengugah denyut nadi industri blantika musik Bali secara global.

“ Tentunya sekaligus nantinya dapat memberi manfaat ekonomis bagi kalangan senimannya,” tegasnya. (rls/bas)

Facebook Comments