Ketua KPU Kabupaten Karangasem, I Gede Krisna Adi Wedana
Ketua KPU Kabupaten Karangasem, I Gede Krisna Adi Wedana
sewa motor matic murah dibali

KARANGASEM, Balipuspanews.com – Meski Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) bisa dikatakan masih cukup jauh, namun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karangasem nampaknya mulai mempersiapkan segala sesuatunya.

Seperti yang diungkapkan Ketua KPU Kabupaten Karangasem, I Gede Krisna Adi Wedana ketika ditemui media ini beberapa waktu, bahwa dalam waktu dekat ini, KPU akan berkordinasi dengan Disdukcapil untuk melakukan pendataan Daftar Agregat Kependudukan atau disingkat (DAK).

“Nanti DAK inilah yang akan menjadi dasar daftar pemilih potensial penduduk perkecamatan,” kata Krisna.

Setelah data DAK ini diperoleh, nantinya akan menjadi dasar Daftar Pemilih potensial penduduk perkecamatan (DP4) yang kemudian akan digabung dengan daftar pemilih tetap pemilu lalu dijadikan sebagai daftar pemilih sementara (DPS).

Meski demikian, Krisna masih harap harap cemas dengan nasib anggran Pilkada yang telah diajukan pihak KPU. Dimana apabila sampai anggran perubahan tidak ketok palu seperti anggran perubahan tahun sebelumnya maka tahapan Pilkada terancam tidak bias dilakukan.

“Penyusunan anggran Pilkada notabene pada 1 November 2019 sudah penandatanganan (NPHD) nota perjanjian hibah daerah, semoga pembahasan diperubahan nanti ketok palu,” harap Krisna.

Untuk anggaran Pilkada sendiri, KPU Kabupaten Karangasem mengajukan anggran sebesar Rp. 31 miliar. Jumlah tersebut dibagi menjadi dua, dimana pada anggaran perubahan diminta sebanyak Rp. 5 Miliar dan sisanya sebanyak Rp. 26 miliar dianggaran induk. (Stw/bpn/tim)