Jual Narkoba, Ibu Rumah Tangga Diringkus BNNP Bali

Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali meringkus seorang ibu rumah tangga berinisial, SS,40
Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali meringkus seorang ibu rumah tangga berinisial, SS,40

DENPASAR, balipuspanews.com – Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali meringkus seorang ibu rumah tangga berinisial, SS,40. SS sendiri salah seorang residivis narkoba.

Tersangka SS tidak bisa mengelak setelah dua kamar kosnya digeledah, pada Senin (11/01/2021) dan ditemukan 11 butir ekstasi berlogo Redbull, sabu seberat 0,29 gram, dan 40 butir pil PCC warna kuning.

Menurut Kabid Berantas BNNP Bali Putu Agus Arjaya didampingi Sulaiman Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Denpasar mengatakan tersangka SS merupakan seorang residivis yang baru 6 bulan keluar dari Lapas Kerobokan.

Selama bebas keluar dari penjara, SS tidak berniat tobat, malah kembali berbisnis jual narkoba. Sehingga kegiatan haram tersangka ini di endus petugas BNNP Bali.

“Ya, dia ini (SS) residivis narkoba. Bahkan dia baru bebas kurang lebih 6 bulan lalu. Dia jual kue nyambi pengedar narkoba,” ungkap Arjaya saat rilis di Kantor BNNP Bali, Selasa (26/01/2021).

Setelah diselidiki, petugas BNNP Bali menyanggong kamar kos tersangka SS di Jalan Pondok Indah, Denpasar Utara, Senin (11/01/2021) pagi. Hasil penggeledahan di kamar kos tersebut, disita 11 butir ekstasi berlogo Redbull dan 40 butir pil PCC warna kuning.

Petugas juga menyanggong kamar kos kedua SS yang terletak di Jalan Cempaka, Denpasar. Di kamar tersebut disita sabu-sabu seberat 0,29 gram yang ditemukan di tempat tidur.

“Kami temukan 40 butir pil PCC warna kuning, dua paket sabu ditempat tidur, dan 11 butir ekstasi,” kata Arjaya.

Diterangkannya, berdasarkan hasil pengembangan narkoba tersebut dipasok dari Kendari, Sulawesi Tenggara. Barang haram itu dikirim melalui jasa ekspedisi.

“Katanya dikirim melalui jasa ekspedisi. Masih kami kembangkan siapa saja jaringannya di Bali,” tegas Arjaya.

Penulis : Kontributor Denpasar 

Editor : Oka Suryawan