24.8 C
Denpasar
13/06/2021, 2:40 AM
NasionalJakartaJustifikasi Wawasan Kebangsaan untuk ASN Harus Dilakukan Adil dan Seimbang

Justifikasi Wawasan Kebangsaan untuk ASN Harus Dilakukan Adil dan Seimbang

balipuspanews google news

JAKARTA, balipuspanews.com – Kasus tidak lulusnya 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi aparatur sipil negara (ASN) karena terganjal tidak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK) membuat banyak pihak terkejut.

Wakil Ketua MPR RI, Syariefuddin Hasan (Syaeif Hasan) mengakui persoalan tersebut menjadi perhatian MPR RI sebagai lembaga tinggi negara yang mendapat amanat mensosialisasikan amandemen UUD NRI 1945 keempat termasuk di dalamnya nilai-nilai kebangsaan.

“Pada dasarnya kita akan mengambil hikmah dari semua itu. Karena justifikasi wawasan kebangsaan yang dilakukan secara parsial memang akan ada yang pro dan ada yang kontra. Tentunya banyak rambu-rambu yang harus dilakukan untuk justifikasi,” kata Syarif Hasan dalam diskusi Empat Pilar MPR di Media Center, Gedung MPR/DPR/DPD RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/6/2021).

Dalam diskusi yang bertajuk ‘Pentingnya Wawasan Kebangsaan bagi ASN’ itu, Syarif Hasan mengatakan tidak hanya satu parameter yang bisa menjadi ukuran, termasuk wawasan kebangsaan yang tidak bisa dijadikan parameter dalam mengukur baik tidaknya seseorang.

“Prestasi juga harus ada justifikasi, dedikasinya juga, loyalitasnya, integritasnya juga harus ada. Masing-masing ada skornya. Dengan demikian secara akumulatif baru bisa dinyatakan lulus atau tidak lulus. Saya pikir sistem itu harus satu justifikasi yang sangat adil bagi siapapun,” terang Syarif Hasan.

Sebaliknya, penilaian juga tidak harus berat sebelah hanya menilai dari sisi prestasinya saja, sebab kalau selama ini kinerjanya berprestasi tetapi untuk menjadi ASN tiba-tiba drop disitu, apakah tidak menjadi preferensi menjadi ASN?

“Jadi saya pikir ini harus justifikasi yang seimbang. Intinya harus ada sosialisasi. Kita sudah memiliki satu badan, yaitu BPIP. Saya pikir ini menjadi input bagi badan ini untuk melakukan sosialisasi ke ASN-ASN ataupun calon-calon ASN,” ucap Politisi Partai Demokrat ini.

Anggota MPR/DPR dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB), Yanuar Prihatin menilai wawasan kebangsaan adalah suatu yang hakiki, fundamental, dan seharusnya menjadi perilaku kehidupan dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Khususnya bagi ASN, TNI/Polri, serta masyarakat.

“Anehnya kenapa baru ribut sekarang? Apa karena 75 calon pegawai KPK tak lulus? Padahal wawasan kebangsaan itu harus terus kita gali dan kita kembamgkan bersama,” ujarnya.

Wawasan kebangsaan, menurut Yanuar terkait erat dengan ASN. Sebab, ASN itu yang akan memegang sekaligus mengendalikan pemerintahan, baik terkait dengan program maupun anggaran pembangunan dari pusat (APBN) hingga daerah (APBD). Demikian pula TNI Polri.

“Kalau ketiga golongan itu tidak memahami wawasan kebangsaan (Pancasila, UUD NRI 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI) ya wassalam, akan banyak problem besar Indonesia ke depan,” jelas Anggota Komisi II DPR ini.

Sementara itu, Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Sunanto (Cak Nanto) menilai bicara wawasan kebangsaan maka yang paling penting dari wawasan kebangsaan adalah bukan hanya sekedar memahaminya tetapi bagaimana pengetahuan dan pemahaman wawasan kebangsaan dapat diwujudkan dalam tindakan dan perbuatan keseharin seseorang.

“Kan lucu sebagai ASN yang dibiayai negara, tapi ideologinya berbeda bahkan merongrong negara. Sedangkan rakyat susah nyari uang hanya untuk makan saja. Kita ini masih terus berdebat di tempat soal ideologi negara, dan terus diulang-ulang, dengan narasi itu berarti kita tak mau maju-maju sebagai bangsa,” kata Cak Nanto.

Ia mengkritik tidak adanya keberlanjutan dari sebuah gagasan yang muncul dalam sebuah diskusi maupun forum. Misalnya diskusi tentang agama yang akan selesai pada tataran diskusi tersebut. Bahkan pada tataran pemerintah, seringkali keberlanjutan program pemerintah terdahulu mandek karena pemerintahannya berganti kepemimpinan.

“Jadi sebenarnya persoalan wawasan kebangsaan ini sudah selesai. Kalau masih ribut berarti kita tak mau maju sebagai bangsa. karena yang terpenting dari itu adalah tindaklanjut atau keberlanjutan dari pelaksanaan wawasan kebangsaan itu sendiri,” tegasnya.

Penulis : Hardianto

Editor : Oka Suryawan

- Advertisement -
- Advertisment -
Balipuspanews TV
Video thumbnail
Air Sungai Candi Gara Meluap, Puluhan Rumah Warga di Desa Kusamba Terendam Banjir
02:49
Video thumbnail
Knalpot Brong Dilarang, Polantas Datangi Bengkel Modifikasi
02:19
Video thumbnail
Bersihkan Saluran Irigasi, Pria Asal Desa Nongan Ini Tewas Tertimpa Pohon Dapdap
01:32
Video thumbnail
Sampai Awal Juni Sudah 154 749 Warga Karangasem Divaksinasi Covid 19
01:56
Video thumbnail
40 Pegawai Dinas PUPR Karangasem Menjalani Tes Urine
01:54
Video thumbnail
Hendak Keluar Beli Makan, Seorang Warga di Desa Tista Temukan Mayat Bayi
01:48
Video thumbnail
Hilang Empat Hari, Pemancing Asal Banyuwangi Ini Ditemukan Tak Bernyawa
01:56
Video thumbnail
Harga Bahan Naik, Pengusaha Tahu dan Tempe di Buleleng Kebingungan Berproduksi
03:30
Video thumbnail
Melihat Warga Desa Abang, Karangasem Berburu Ulat Gayas yang Kaya Protein
02:37
Video thumbnail
Ciptakan Sungai Bersih, Kawasan Sungai Taman Pancing Dilengkapi Trash Walker
02:28
Video thumbnail
TPS Sadu Sumerta Kaja Ubah Sampah Jadi Pellet Pembangkit Listrik
03:31
Video thumbnail
Lomba Baleganjur se Bali, Diharapkan Generasi Muda Tetap Berkarya
02:30
Video thumbnail
Jaga Kelestarian, 54 Ekor Jalak Bali Dilepas Liarkan
02:45
Video thumbnail
Hidupkan Kewirausahaan, PKK Desa Batununggul, Nusa Penida Produksi Dupa
02:08
Video thumbnail
Libur Idul Fitri, Pantai Sanur Tetap Jadi Destinasi Favorit Dikunjungi Wisdom
03:41
Video thumbnail
912 Peserta Ikuti Pameran Bonsaidi Alun-alun Kota Gianyar
05:38
Video thumbnail
Pedagang Sudah Pindah, Aktivitas Pasar Banyuasri Telah Dijadwalkan
02:35
Video thumbnail
Longsor di Dua Desa Wilayah Kecamatan Sawan, Kerugian Diperkirakan Ratusan Juta
02:30
Video thumbnail
Putu Supadma Rudana, MBA Mengajak Seluruh Masyarakat untuk Selalu Menerapkan 3M
02:35
Video thumbnail
Pedoman Perayaan Tahun Baru
00:54
Video thumbnail
Strategi Museum Rudana Menjaga Eksistensinya di Tengah Pandemi | Talkshow
44:25
Video thumbnail
Tempat Karaoke Terapkan Prokes, Sterilkan Microphone dengan Mesin Laser
03:13
Video thumbnail
Kebiasaan Baru yang Diterapkan Ketika ke Museum
01:03
Video thumbnail
Ketua Komisi IVDPRD Tabanan I Gusti Komang Wastana,S.Pd Mengajak Masyarakat Disiplin Terapkan Prokes
01:52
Video thumbnail
Kembali Gerebek Desa, Polsek Mengwi Lakukan Penyemprotan Disinfektan Dengan Mobil Water Canon
01:59
Video thumbnail
Tips Solo Travelling di Masa Pandemi
01:17
Video thumbnail
Situasi Ubud Menjelang Tahun Baru 2021
13:36
Video thumbnail
Polsek Selemadeg Barat Semprotkan Disinfektan di Rumah Warga yang Terpapar Covid-19
02:04
Video thumbnail
Tips Aman Menerima Paket di Masa Pandemi
00:42
Video thumbnail
Polres Badung Gelar Aksi Gerebek Desa, Cegah Penyebaran Covid-19
03:23
Video thumbnail
#ingatpesanibu Selalu Menerapkan 3M
00:36
Video thumbnail
Rencana Pembelajaran Tatap Muka Tahun 2021 di Kabupaten Tabanan | Talkshow
19:20
Video thumbnail
Tips Liburan Bersama Keluarga di Masa Pandemi
01:21
Video thumbnail
Minim Kasus Covid 19, Desa Kuwum Dinobatkan Sebagai Desa Tangguh Dewata Oleh Polres Badung
02:39
Video thumbnail
2 Cafe di Tabanan Tak Lengkapi Sarana Prokes,Tim Gabungan Sosialisasi SE Gubernur & Maklumat Kapolri
02:43
Video thumbnail
Tips Ketika Keluar Rumah di Masa Pandemi
01:11
Video thumbnail
Dalam Sehari Tim Yustisi Jaring 143 Pelanggar di Bangli
02:46
Video thumbnail
Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Anak Bermain di Taman Bermain
01:03
Video thumbnail
Aman Shopping ke Level 21 Mall di Tengah Pandemi Covid-19 | Talkshow
20:01
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berbelanja di Mall
00:47
Video thumbnail
Etika Bersin yang Benar
00:45
Video thumbnail
Nak Ubud Gelar Pasar Kaget, Sebagian Hasil Penjualan Didonasikan Bagi yang Terdampak Covid 19
03:03
Video thumbnail
Tips Aman ke Bank di Masa Pandemi
01:00
Video thumbnail
Beri Kenyamanan Pengunjung, Objek Wisata Taman Nusa Terapkan Prokes Covid-19 | Talkshow
27:17
Video thumbnail
Sidak Masker di Padangsambian Kaja Denpasar, 20 Pelanggar Terjaring
04:10
Video thumbnail
5 Waktu Penting Cuci Tangan Dengan Sabun
00:48
Video thumbnail
Tekan Kasus Penyebaran Covid 19 Desa Dauh Puri Kelod Gelar Monitoring Prokes Sasar Tempat Usaha
03:08
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Mengantri
01:03
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berwisata
00:54
Video thumbnail
Tips Menaiki Pesawat di Masa Pandemi
01:06
Member of