Jumat, Juni 14, 2024
BerandaBadungKabupaten Badung Dinobatkan Sebagai Daerah Lengkap Pertama Program PTSL

Kabupaten Badung Dinobatkan Sebagai Daerah Lengkap Pertama Program PTSL

BADUNG, balipuspanews.com
Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang diluncurkan Presiden Joko Widodo lewat Kementerian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional mampu diimplementasikan secara maksimal oleh Pemkab Badung.

Terbukti, kabupaten yang dipimpin oleh Bupati Nyoman Giri Prasta ini
dinobatkan sebagai Kabupaten Lengkap Pertama di Indonesia dalam pelaksanaan PTSL dengan telah terpetakan dan bersertipikatnya bidang tanah di Kabupaten Badung mencapai 99,85%.

Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta menyampaikan terimakasih atas penghargaan yang diberikan oleh pemerintah pusat tersebut.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Badung saya mengucapkan terimakasih kepada bapak Presiden Joko Widodo karena Beliau memiliki program agar bagaimana kabupaten/kota bisa menjadi kabupaten/kota lengkap PTSL, yang dimotori oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia,” demikian diungkapkan Bupati Badung, Giri Prasta seusai mengikuti acara Deklarasi/Launching Kabupaten Badung Lengkap Pertama di Indonesia yang dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat kepada PHDI oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) RI, Hadi Tjahjanto di Balai Budaya Giri Nata Mandala Puspem Badung, Kamis (25/5/2023).

BACA :  Majukan Potensi Wisata Daerah, BULD DPD RI Bahas Regulasi Kebijakan Pariwisata

Acara ini turut dihadiri oleh para Sulinggih, Ketua Umum PHDI Pusat Wisnu Bawa Tenaya, Ketua PHDI Bali, Sekretaris Pemerintah Provinsi Bali, anggota DPRD Kabupaten Badung, forkopimda Provinsi Bali, forkopimda Kabupaten Badung, kepala kantor wilayah BPN Provinsi Bali beserta jajaran, kepala kantor Pertanahan Kabupaten/Kota se-Provinsi Bali, dirut PT. PLN Persero, para pejabat di lingkungan Pemkab Badung, camat se-Kabupaten Badung, lurah/perbekel se-Kabupaten Badung, kepala lingkungan/kelian dinas se-Kabupaten Badung, bendesa adat se-Kabupaten Badung, dan pekaseh se-Kabupaten Badung.

Menurut Bupati Giri Prasta, capaian prestasi ini mampu diraih Badung berkat adanya sinergi dan kolaborasi yang kuat antara Pemkab Badung dengan Kanwil BPN Provinsi Bali dan Kanwil BPN Kabupaten Badung, dalam memberikan pelayanan di bidang administrasi pertanahan melalui program PTSL, sehingga masyarakat memiliki perlindungan dan kepastian hukum atas aset properti yang dimilikinya.

“Badung terpilih menjadi Kabupaten Lengkap Pertama di Indonesia, ini akan memberikan jaminan kepastian hukum kepada investor untuk berinvestasi di Badung, kita juga sudah menyelesaikan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) kita di Kabupaten Badung begitu pula dengan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan saat ini kita sudah masuk RTRK/Ruang Teknis Ruang Kawasan. Dari enam kecamatan di Kabupaten Badung kita sudah lengkap, tinggal kita melakukan migrasi data ke digitalisasi untuk mempermudah akses informasi maupun peta bidang tanah dalam proses investasi,” ujarnya.

BACA :  APBN 2025 Harus Fokus untuk Penyelenggaraan Negara, Bukan Dihabiskan Hanya untuk Gaji PNS

Ditambahkannya, dalam rangka mengurangi alih fungsi lahan di Kabupaten Badung disebutkan bahwa Badung berkomitmen penuh melakukan kebijakan yang terbaik, salah satunya dengan menjadikan lahan kering menjadi lahan basah, seperti yang dilakukan di Badung Utara di wilayah Desa Belok Sidan.

“Ini semua kita mendapatkan perhatian khusus dari BPN sehingga betul-betul kolaborasi yang kita lakukan dengan BPN ini luar biasa, intinya memberikan kepastian hukum kepada masyarakat kita,” imbuh Giri Prasta.

Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) RI, Hadi Tjahjanto mengatakan, Badung merupakan kabupaten pertama di Indonesia yang dideklarasikan sebagai kota lengkap administrasi pertanahan, yang akan menjadikan Badung mampu memberikan kepastian hukum kepada seluruh masyarakat atas hak tanahnya, sehingga perekonomian otomatis menjadi maju.

“Saya juga menyampaikan kepada bapak bupati agar mempersiapkan data-data manual terkait Barang Milik Negara/Barang Milik Daerah (BMN/BMD) termasuk aset yang lain untuk kita migrasi pada system digital, sehingga Bali ini nantinya menjadi provinsi lengkap dengan dilengkapi sistem digital terhadap aset tanah yang dimilikinya. Dengan harapan Bali menjadi tujuan investor untuk berinvestasi,” jelasnya.

BACA :  Pihak Keluarga Yakin Tulang Manusia di Desa Gegelang Adalah Jasad Kakek Widia

Penulis: Kadek Adnyana
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular