27 C
Denpasar
12/04/2021, 4:48 AM
BaliDenpasarKakao Jembrana Termahal di Indonesia

Kakao Jembrana Termahal di Indonesia

balipuspanews google news

DENPASAR TIMUR, balipuspanews.com- Kakao Jembrana bak “Putri Cantik Dunia”, yang diburu buyer dunia karena keunggulan kualitasnya. Para petani di Melaya memang sudah melakukan fermentasi, sehingga kualitas kakao dan harga jualnya paling tinggi di Indonesia.

Kepala Bidang Perkebunan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Propinsi Bali, Ir. Lanang Aryawan, MMA., memaparkan Harganya di pasaran lokal berkisaran sekitar Rp 25.000 perkilogramnya untuk non fermentasi dan Rp 31.000 hingga Rp 34.000 untuk fermentasi. Tetapi untuk kakao fermentasi dari Jembrana harganya jauh lebih mahal yaitu mencapai Rp 62.000 perkilogramnya.

Mahalnya kakao asal Jembarana ini kata Lanang karena biji kakao yang dihasilkan besar-besar. Itu artinya kandungan lemak coklatnya banyak. Dalam kakao, lemak coklat inilah yang dicari dan harganya memang mahal. Semakin banyak kandungan lemak coklatnya, semakin mahal harga jualnya. “Dalam penentuan kualitas biji kakao ada yang namanya bean count atau penghitungan biji. Untuk kakao fermentasi, standar bean countnya adalah tidak lebih dari 86 biji untuk berat 100 gram,” ungkapnya. Sementara kakao asal Jembrana bean countnya hanya 77 biji per 100 gram yang artinya bijinya besar dan kandungan lemaknya banyak.

Keberhasilan petani kakao di Jembrana, diharapkan bisa dilakukan oleh petani kakao lain di Bali. Sayangnya, petani kakao di Bali kebanyakan masih mengolah biji kakaonya secara non fermentasi dan lebih banyak tidak melakukan perawatan tanaman bsik pemupukan dan pemangkasan secara rutin.

Akibatnya biji kakao yang dihasilkan sangat kecil dan jauh dibawah standar bean count. Sehingga harga jual jauh lebih rendah dari kakao Jembrana, meski dilakukan fermentasi.

Menjawab persoalan tersebut petani kakao harus melakukan peremajaan tanaman kakaonya. Menurut Lanang, usia tanaman kakao di Bali rata-rata sudah berusia 40-50 tahun. Sementara produksi yang baik untuk tanaman kakao maksimal pada usia 30 tahun dan lebih dari itu memerlukan peremajaan. Sayangnya, masih banyak petani kakao di Bali yang enggan melakukan peremajaan dengan mengaku sayang terhadap tanaman kakao yang lama. ”Tidak disalahkan juga kalau petani menjadi enggan meremajakan tanamannya. Karena mereka tergantung dari hasil penjualan kakao. Jika diremajakan, mereka tidak bisa panen paling tidak dua tahun,” jelas Lanang

Namun bila petani ingin menikmati harga tinggi seperti petani di Melaya, mereka memang harus melakukan peremajaan, perawatan dan fermentasi. Apalagi bila melihat peluang pasar kakao dunia yang begitu besar.

“Serapan komoditi kakao di pasar dunia mencapai 3,2 juta ton per tahunnya. Indonesia sendiri merupakan negara ke-3 penghasil kakao namun hanya bisa memenuhi sekitar 11 persen hingga 13 persen dari kebutuhan tersebut. Hal ini dikarenakan kualitas kakao Indonesia dianggap paling buruk dari semua negara penghasil kakao. Buruknya kualitas kakao di Indonesia karena petaninya jarang ada yang mau mengolah biji kakaonya secara fermentasi. (bud/bpn/tim).

- Advertisement -
balipuspanews android app
- Advertisment -
Balipuspanews TV
Video thumbnail
Pedoman Perayaan Tahun Baru
00:54
Video thumbnail
Kebiasaan Baru yang Diterapkan Ketika ke Museum
01:03
Video thumbnail
Tips Solo Travelling di Masa Pandemi
01:17
Video thumbnail
Tips Aman Menerima Paket di Masa Pandemi
00:42
Video thumbnail
#ingatpesanibu Selalu Menerapkan 3M
00:36
Video thumbnail
Tips Liburan Bersama Keluarga di Masa Pandemi
01:21
Video thumbnail
Tips Ketika Keluar Rumah di Masa Pandemi
01:11
Video thumbnail
Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Anak Bermain di Taman Bermain
01:03
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berbelanja di Mall
00:47
Video thumbnail
Etika Bersin yang Benar
00:45
Video thumbnail
Nak Ubud Gelar Pasar Kaget, Sebagian Hasil Penjualan Didonasikan Bagi yang Terdampak Covid 19
03:03
Video thumbnail
Tips Aman ke Bank di Masa Pandemi
01:00
Video thumbnail
5 Waktu Penting Cuci Tangan Dengan Sabun
00:48
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Mengantri
01:03
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berwisata
00:54
Video thumbnail
Tips Menaiki Pesawat di Masa Pandemi
01:06
Video thumbnail
Hal-hal yang Mesti Diperhatikan Setelah Keluar Rumah
00:48
Video thumbnail
Gaya Hidup Sehat yang Bisa Diterapkan di Tengah Pandemi
01:03
Video thumbnail
Perlengkapan yang Wajib Dibawa Dalam Tas di Masa Pandemi
00:57
Video thumbnail
Protokol Kesehatan di Tempat Ibadah
00:57
Video thumbnail
Tips Berkendara di Masa Pandemi
01:12
Video thumbnail
3 Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berkunjung ke Suatu Tempat
00:47
Video thumbnail
Langkah Mencegah Kluster Keluarga
01:03
Video thumbnail
Panduan Menggunakan ATM di Masa Pandemi
01:22
Video thumbnail
Tanda Daya Tahan Tubuh Melemah
00:52
Video thumbnail
6 Jenis Salam Pengganti Jabat Tangan yang Populer di Masa Pandemi
00:55
Video thumbnail
Lindungi Lansia dari Covid-19
00:44
Video thumbnail
Tips Aman Nyoblos di Masa Pandemi
00:56
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Pergi Bekerja
00:56
Video thumbnail
Tips Menggunakan Kendaraan Umum di Masa Pandemi
01:05
Video thumbnail
Tips Aman Makan di Rumah Makan di Masa Pandemi
01:03
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Dihindari Saat Memakai Masker
00:50
Video thumbnail
Penggunaan Masker yang Benar
01:18
Video thumbnail
Tips Menjaga Imunitas Tubuh di Masa Pandemi
00:51
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berbelanja ke Supermarket
00:57
Video thumbnail
Tips Aman Berjualan di Masa Pandemi
00:45
Video thumbnail
Cara Mencuci Masker Kain Dengan Benar
02:25
Video thumbnail
Manfaat Menggunakan Masker Dengan Benar
00:45
Video thumbnail
Tips Aman Keluar Rumah di Masa Pandemi
00:56
Video thumbnail
Tips Aman Berbelanja di Pasar di Masa Pandemi
00:55
Video thumbnail
Protokol Kesehatan yang Harus Dilakukan Driver Taksi Online
00:56
Video thumbnail
Protokol Kesehatan yang Mesti Dipatuhi Driver Ojek Online di Masa Pandemi
00:56
Video thumbnail
Protokol Kesehatan Bagi Pekerja di Masa Pandemi
00:55
Video thumbnail
Tips Aman Menggunakan Taksi Online di Masa Pandemi Covid-19
00:54
Video thumbnail
Tips Aman Menaiki Ojek Online di Masa Pandemi
01:10
Video thumbnail
Tips Aman Liburan Bersama Keluarga di Masa Pandemi
01:26
Video thumbnail
7 Langkah Mencuci Tangan Benar
01:09
Video thumbnail
Etika Bersin yang Benar
00:50
Video thumbnail
Etika Batuk yang Benar
00:51
Video thumbnail
Tips Aman Menerima Paket di Masa Pandemi
00:49
Member of