Jumat, Juni 14, 2024
BerandaDenpasarKalap, Seorang Pria Ngamuk Bawa Pedang dan Pukul Bayi 9 Bulan Sedang...

Kalap, Seorang Pria Ngamuk Bawa Pedang dan Pukul Bayi 9 Bulan Sedang Disusui

DENPASAR, Balipuspnews.com – Diduga gara-gara persoalan rumah tangga, I Ketut Agus Supriadi (36) mengamuk membawa pedang ke rumah kosnya di Jalan Raya Sesetan nomor 365, Banjar Pegok Sesetan Denpasar, Sabtu (25/5 pagi.

Ia menghajar istrinya, Monica Susi Anggraini (21) hingga babak belur. Mengancam dengan pedang adik ibu mertuanya, Yan Badung (40) serta membanting tetangga kosnya Made Juwet (65) ke aspal.

Tidak hanya itu, akibat keberingasannya bayinya yang berusia 9 Bulan, Komang Loreta (40) turut menjadi sasaran pemukulan.

Penganiayaan itu dilakukan tersangka pada Sabtu (25/5) sekitar pukul 09.30 wita, ketika istrinya Monica sedang menyusui bayinya di rumah kos di Jalan Raya Sesetan nomor 365 Denpasar Selatan.

Tersangka Supriadi datang dalam keadaan emosi. Ia menggedor-gedor pintu rumah kos untuk memaksa masuk, sembari membawa pedang.

“Pasangan suami istri ini sudah tidak cocok lagi dan sering bertengkar,” bisik sumber dilapangan, Selasa (4/6).

Monica yang merasa ketakutan, namun akhirnya membuka pintu kamar. Nah, begitu pintu kamar terbuka, tersangka Supriadi langsung memukul alis istrinya dengan tangan mengepal.

BACA :  Kabupaten Klungkung Naik ke Peringkat Lima di Porjar Bali 2024

Karena akan dipukuli untuk kesekian kalinya, Monica memutar badannya. Namun naas, bayi yang digendongnya terkena sasaran dibagian kepala belakang. Sang bayi pun menangis histeris.

Dengan emosi yang meluap-luap, tersangka kembali mengamuk. Ia mengambil kipas angin dan melempar hingga mengenai punggung kanan istrinya. Tidak hanya itu, pinggang Monica juga dipukuli hingga perempuan berusia 21 tahun ini mengaduh kesakitan.

Tak tahan dipukuli, Monica kabur dari kamar sembari menggendong anaknya menuju toko depan rumahnya. Ia pun berteriak-teriak meminta bantuan bapak dan ibu mertuanya. Selanjutnya, ibu mertuanya membawa Monica dan bayinya ke rumah adik ibu mertuanya (Yan Badung) di rumah sebelah.

Namun, sekitar pukul 13.20 Wita tersangka Supriadi menyusul istrinya ke rumah adik ibu mertuanya. Disana, tersangka yang membawa pedang mengamuk dan bertengkar dengan Yan Badung didepan rumah kos.

“Yan Badung merasa terancam jiwanya karena tersangka sempat mengayun-ayunkan pedang ke arahnya,” tutur sumber.

Warga yang melihat keributan berdatangan dan mencoba menenangkan tersangka agar pedang yang dibawanya tidak melukai orang lain. Apes, salah seorang tetangga, Made Juwet, yang mencoba membantu melerai dibanting ke aspal oleh tersangka. Beberapa saat kemudian, keributan terhenti dan tersangka pergi.

BACA :  Tim Labfor dan Polresta Masih Kumpulkan Bukti Kebakaran Gudang Gas Elpiji

Selanjutnya, polisi pun datang dan mengamankan tersangka. Dikonfirmasi wartawan, Kanitreskrim Polsek Denpasar Selatan Iptu Hadimastika mengatakan tersangka Supriadi sudah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan.

“Penganiaan ini dilakukan tersangka karena masalah keluarga. Dia sudah diperiksa,” terangnya Selasa (4/6). (PL/bpn/tim)

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular