Kamar Kos Pengedar Narkoba Digerebek, Amankan Sabu, Ganja dan Ekstasi

Hendrik Restu Putra Rimin (26) ditangkap anggota restik Polresta Denpasar di rumahnya di Perumahan Pengending Permai Blok VIII nomor 1 Banjar Pengending Desa Dalung Kuta Utara Badung, Jumat (12/6/2020) siang
Hendrik Restu Putra Rimin (26) ditangkap anggota restik Polresta Denpasar di rumahnya di Perumahan Pengending Permai Blok VIII nomor 1 Banjar Pengending Desa Dalung Kuta Utara Badung, Jumat (12/6/2020) siang

DENPASAR, balipuspanews.com – Jaringan pengedar narkoba kakap kembali dijebloskan ke penjara. Adalah Hendrik Restu Putra Rimin (26) ditangkap anggota restik Polresta Denpasar di rumahnya di Perumahan Pengending Permai Blok VIII nomor 1 Banjar Pengending Desa Dalung Kuta Utara Badung, Jumat (12/6/2020) siang.

Dalam penggeledahan yang berlangsung sekitar pukul 15.20 Wita, Polisi menyita barang bukti belasan paketan sabu, ganja kering dan 60 butir ekstasi.

Proses penangkapan terhadap tersangka Hendrik awalnya berlangsung di Jalan Tunjung 1 Persada Banjar Pengipian Desa Kerobokan Klod Kuta Utara Badung. Kabar dilapangan, ia sudah seminggu lamanya menjadi target operasi anggota restik Polresta Denpasar.

“Dari informasi masyarakat tersangka adalah seorang pengedar kakap narkoba,” bisik sumber, Senin (15/6/2020).

Pria yang hanya tamatan SMK itu terlihat masuk ke dalam rumah di TKP dan langsung ditangkap Polisi yang sudah standby menunggu.

Pria berpostur gendut dan rambut di semir warna kuning digeledah, dan petugas menemukan 5 paketan sabu di dalam tas selempang yang dikenakannya.

Petugas menginterogasi apakah masih memiliki narkoba lain dan dijawab tersangka disimpan di rumahnya. Tanpa pikir panjang, petugas menggiring tersangka ke rumahnya di Perumahan Pegending Permai Blok VIII Nomor 1 Banjar Pegending Desa Dalung Kuta Utara Badung.

Setelah rumahnya digeledah, tersangka menunjukkan sejumlah barang bukti narkoba yang disimpannya. Hasil pengeledahan di kamar tersebut, petugas mengamankan 12 paket plastik berisi masing-masing 5 butir ekstasi warna hijau tua, hijau muda, orange dan ungu.

“Total ekstasi sebanyak 60 butir,” ungkap sumber.

Selain itu dirumah tersangka asal Bandung, Jawa Barat itu juga disita 19 paket sabu seberat 8.16 gram, paketan ganja kering seberat 1.31 gram.

“Ada juga tas ransel, buku catatan penjualan, isolasi, 1 bong di kamar mandi, kertas linting rokok dan 2 timbangan elektrik,” ujar sumber.

Setelah mendata keseluruhan barang bukti, tersangka Hendrik langsung digelandang ke Mapolresta Denpasar untuk diperiksa. Sementara dari keterangan tersangka, dia sudah lama mengedarkan narkoba untuk mencari biaya hidup sehari-hari.

Bahkan pengakuannya, dia sudah menempel belasan paket sabu di seputaran Denpasar.

“Dalam pengakuannya dia memperoleh narkoba narkoba itu dari seseorang dan dia kemudian mengedarkannya kembali sesuai pesanan,” bisik sumber.

Sementara terkait penangkapan pengedar kakap Hendrik Restu Putra Rimin, Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi belum memberikan komentar.

Penulis : Kontributor Denpasar. 

Editor : Putu Artayasa