Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Singaraja, balipuspanews.com — Petugas gabungan TNI dan Polri melakukan penggeledahan di Lembaga Pemasyarakatan (lapas) kelas IIB Singaraja  pada Senin (16/4) sekira pukul 09.00 wita.

Penggeledahan ini dilakukan secara serentak di seluruh lapas Indonesia, dalam rangka hari jadi Lembaga Pemasyarakatan ke-54.

Nah, dari hasil penggeledehan di Lapas Kelas IIB Singaraja dihuni oleh 223 orang tersebut, petugas menemukan sebuah panah berukuran kecil, lengkap dengan busurnya di dalam sel tahanan narkoba.

Selain menemukan panah, petugas juga mendapatkan sebotol air tembakau, paku, dan korek api gas yang disimpan oleh para napi di dalam kamar selnya.

Temuan ini pun langsung diamankan dan diserahkan kepada Kalapas Singaraja, Edi Cahyono untuk ditindak lanjuti.

Kalapas Edi Cahyono saat ditemui mengatakan, panah berbahan dasar bambu yang ditemukan oleh petugas gabungan itu murni hasil kerajinan tangan yang dibuat oleh salah satu napi kasus narkoba.

“Ya itu saya rasa hanya miniatur. Mereka membuat itu bukan untuk niat kejahatan, itu keterampilan. Karena panah itu bukan disembunyikan ya, ini mereka pajang di dalam kamar,” katanya.

Sementara untuk botol berisi air tembaku, kata Edy Cahyono juga digunakan oleh para napi untuk keperluan membersihkan sejumlah kerajinan tangan yang dibuat.

“Itu untuk membersihkan dan mengkilatkan hasil kerajinan yang mereka buat. Tidak ada indikasi narkobanya,” jelas Edi Cahyono.

Wakapolres Buleleng, Kompol Ronny Riantoko mengatakan, yang menjadi sasaran utama dalam sidak ini adalah narkoba, senjata tajam dan telepon seluler (HP). Sidak ini pun digelar atas instruksi kementerian dan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, dalam rangka hari pemasyarakatan ke 54.

“Kami TNI dan Polri itu membackup lapas dalam rangka hari pemasyarakatan ke 54 untuk melakukan penggeledahan. Juga untuk meyakinkan lapas kelas IIB Singaraja bersih dan telah melayani warga binaannya dengan baik,” ucapnya.

Jumlah personel yang diterjunkan dalam penggeledahan ini sebut Kompol Ronny berjumlah 93 orang, dengan rincian 83 orang dari Polres Buleleng, dan 10 orang dari Kodim 1609/Buleleng.

“Jumlah personel kami 83 orang, lengkap dari Sabhara, Reskrim dan Satnarkoba,” pungkasnya.

Advertisement

Tinggalkan Komentar...