Senin, Oktober 26, 2020
Beranda Editor's Picks Kapak Punggung hingga Sekarat, Kapolres Dewa Adnyana : Pelaku sudah Ditahan

Kapak Punggung hingga Sekarat, Kapolres Dewa Adnyana : Pelaku sudah Ditahan

- Advertisement -

BLAHBATUH, balipuspanews.com – Jajaran kepolisian menahan dua pelaku yang menebas korban sekarat dengan kapak dan parang di wilayah hukum Areal Pantai Masceti , Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Kabulatwn Gianyar,Jumat (3/1/2020) kemarin.

“Pelakunya sudah ditahan di Mapolsek Blahbatuh guna penyelidikan lebih lanjut,” kata Kapolres Gianyar, AKBP Dewa Adnyana ketika dimintai keterangannya terkait tindak lanjut tindak kekerasan di Pantai Masceti, Sabtu (4/1/2020).

Seperti diketahui sebelumnya berdasarkan informasi yang dikumpulkan oada hari Jumat tanggal 3 Januari 2020 sekira pukul 02.00 wita, tersangka I Made Suparta awalnya merasa terganggu dengan kehadiran dari pelapor I Nyoman Arastana dan korban I Wayan Suprapta serta teman-nya yang datang ke warung miliknya di areal Pantai Masceti, Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar.

Pada saat itu I Nyoman Arastana ( Pelapor, red) dan korban I Wayan Suprapta sempat adu mulut dengan para pelaku sampai terjadi pemukulan terhadap pelapor.

Kemudian pelapor dan korban berlalu kearah utara meninggalkan warung, tiba-tiba datang tersangka I Made Suparta melempar pelapor dengan botol bir yang mengenai kaki pelapor hingga luka.

Selanjutnya pelapor dan korban berjalan ke arah utara, tiba-tiba datang tersangka Suparta membawa sebilah kapak Langsung mengejar korban .

Pada saat korban hendak lari ditebas dari belakang oleh Tersangka Suparta  yang mengenai punggung korban dengan kapak dan menyebabkan korban tersungkur dan seketika tersangka lainnya I Ketut Sudana 1  menebas korban dengan menggunakan parang yang mengenai pelipis kanan korban.

Setelah kejadian dan melihat korban telah mengalami luka pada bagian pelipis kanan.

Setelah melakukan penebasan Suparta alias Kempur mengajak rekannya Swastika untuk membawa korban ke rumah sakit Kasih Ibu Saba.

Namun karena luka korban pada bagian pelipis dan punggung terus mengeluarkan darah hingga harus akhirnya pihak Rumah Sakit Kasih Ibu Saba merujuk korban ke Rumah Sakit Sanglah Denpasar .
Sampai saat ini Barang Bukti berupa satu buah Kapak dan satu Buah Parang masih dalam pencarian dibantu oleh Team Balawista di Pantai Masceti.(art/BPN/tim)

- Advertisement -

Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Pick Up Oleng Seruduk Mobil Avanza Parkir

BANGLI, balipuspanews.com – Akibat mengantuk dan hilang konsentrasi, mobil Pick Up bernopol DK 9670 KZ, yang dikendarai Kocong, 42, Pria asal Desa Songan B,...

Tak Hiraukan Teguran, Pabrik Penyulingan Daun Cengkeh Akhirnya Ditutup Paksa

Sebuah tempat usaha penyulingan daun cengkeh yang berada di Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada ditutup paksa oleh tim Satpol PP Kabupaten Buleleng. Hal itu dilakukan sebab pemilik tempat tidak menghiaraukan teguran petugas, sehingga Pol PP lalu bertindak tegas menutup paksa usaha penyulingan daun cengkeh yang beroperasi dan dianggap menimbulkan polusi udara.
Member of