Sabtu, Februari 24, 2024
BerandaJembranaKapal Oleng, Truk Muat Kayu Roboh, Timpa Dua Truk

Kapal Oleng, Truk Muat Kayu Roboh, Timpa Dua Truk


JEMBRANA, balipuspanews.com– Selain karena siklus pasang surut, penyeberangan lintas Jawa-Bali juga diganggu cuaca buruk. Gelombang tinggi yang terjadi di Selat Bali, Jumat (7/7/2023) membuat kapal yang sedang berlayar oleng dan salah satu truk yang dimuat roboh.

Peristiwa truk roboh diatas kapal itu terjadi sekitar pukul 22.53 Wita. Awalnya kapal motor penumpang (KMP) Dharma Ferry l berlayar dari pelabuhan ketapang sekitar pukul 21.25 Wita kapal menuju Pelabuhan Gilimanuk.

Saat itu ditengah laut gelombang tinggi. Ditengah pelayaran sekitar pukul 22.53 Wita, kapal milik PT Dharma Lautan Utama yang dinahkodadi Gunawan pada posisi 08°08.517′ LS dan 114025.193 kapal dihantam gelombang tinggi.

Kapal lalu oleng dan kendaraan yang dimuatnya juga ikut bergoyang. Apesnya saat kapal oleng tali lasing (pengikat) truk sedang isuzu Elf warna putih, DK 8135 WO, lepas karena besi reling tempat tali diikatkan patah akibat tidak kuat menahan beban muatan yang berat.

Karena rali lasingnya lepas maka truk yang memuat layu kamper dari Gresik itu semakin keras bergoyang lalu roboh kekanan.

BACA :  Menko PMK Minta Perguruan Tinggi Kedepankan Wajah Sosialnya

Truk yang dikemudikan, I Komang Suarta,51, warga Banjar Baluk ll, Desa Baluk kecamatan Negara itu menimpa dua truk disebelahnya yakni truk Towing K 8673 TK, yang memuat 5 sepeda motor trail dan truk sedang Mitsubishi Colt Diesel warna Kuning P 8522 UW.

“Truk isuzu Elf DK 8135 WO, mengalami kerusakan pada bagian bak truk bagian kanan. Tidak ada korban jiwa atau luka-kuka akibat peristiwa itu,”ujar Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Kompol Dewa Putu Werdiana.

Koorsatpel Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) pelabuhan Gilimanuk, I Nyoman Agus Sugiarta menambahkan, sesuai berita acara uang dibuat Nahkoda pukul 23.45 Wita KMP Datma Ferry tiba di Pelabuhan Gilimanuk dan sandar sempurna di MB III.

“Kemudian kapal melakukan pembongkaran muatan dan penumpang,”ungkapnya.

Setelah selesai bongkar muatan, ada 5 unit truck yang masih di atas kapal karena belum bisa keluar akibat terhalang truk yang roboh pukul 24.40 Wita kapal keluar lintasan dari Pelabuhan Gilimanuk dengan membawa 3 truk muatan dan dilakukan evakuasi truk yang roboh tersebut sampai dengan selesai.

BACA :  Dukung Kemajuan Pendidikan, Desa Adat Panjer Hibahkan Lahan untuk SDN 1 Panjer

“Setelah truk berhasil dievakuasi lalu diturunkan dari kapal,”pungkasnya.

Penulis: Anom
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular