Kapolda Jayan Minta Bawaslu Tidak Hanya Perhatikan Aturan Pemilu Tapi Penerapan Prokes

DENPASAR, balipuspanews.com- Wabah pandemi covid-19 yang tak kunjung selesai menjadi perhatian serius Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra. Ditemui saat kunjungan di Bawaslu Provinsi Bali, Rabu (2/12/2020), Kapolda Jayan meminta agar pelaksanaan Pilkada di Bali tidak menambah kluster baru penyebaran covid -19 di masyarakat.

Dalam pertemuannya di Bawaslu, Jenderal bintang dua dipundak asal Bali ini mengatakan pihaknya akan terus bersinergi dengan seluruh stakeholder di Bali agar bisa meminimalisir dan mencegah penyebaran pandemi covid-19. Terlebih menjelang perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember 2020 mendatang.

 

Kapolda Jayan berharap penyelenggara Pemilu tidak hanya memerhatikan aturan Pemilu tapi juga bagaimana menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga :  Sekda Badung Adi Arnawa Hadiri Acara Road To Ministry Of Finance Festival 2022

“Jangan sampai pelaksanaan Pemilu ini jadi kluster baru penyebaran Covid-19,” terangnya.

 

Ditegaskannya, jajaran Polri akan terus meningkatkan sinergitas dan mensuport pihak Bawaslu untuk melaksanakan tugas pengawasan dalam penyelenggaraan Pilkada ini agar berjalan dengan optimal.

 

Menurut Kapolda dimasa kritis ini perlu adanya kerja sama yang baik antara unsur-unsur yang ada sehingga dapat meminimalisir pelanggaran yang dimungkinkan akan terjadi.

“Saya harapkan tidak ada pelanggaran. Tapi kalau ada pelanggaran cepat kita deteksi,” tuturnya.

 

Ditegaskannya lagi, dalam pelaksanaan Pilkada ini jangan sampai ada kluster baru penyebaran Covid-19. Sehingga protokol kesehatan harus diterapkan dengan baik. Simulasi yang terkait dengan penyelenggaraan Pilkada harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Baca Juga :  Dua Dekade ITB Stikom Bali, Sejarahnya Rektor Pernah Jual Mobil untuk Gaji Karyawan

“Itu akan kami awasi agar dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Penulis : Kontributor Denpasar

Editor : Oka Suryawan